Rizal Nurdin
Rizal Nurdin | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Gubernur Sumatera Utara Mayjen TNI (Purn) Tengku Rizal Nurdin, meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Mandala di Medan, Senin 5 September 2005, sekitar pukul 10.15 Wib. Pria kelahiran Bukittinggi 21 Februari 1948, itu rencananya akan ke Jakarta menghadiri rapat para gubernur dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kecelakaan naas itu juga menewaskan dua anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumut, yakni Abdul Halim Harahap dan Raja Inal Siregar yang juga mantan Gubernur Sumatera Utara (1988-1998) dan 147orang penumpang, awak pesawat dan warga di sekitar lokasi kejadian.

Pesawat jenis Boeing 737-200 buatan tahun 1981 bernomor penerbangan RI-091 yang membawa 94 penumpang dan lima awak pesawat tersebut jatuh dan meledak di Jalan Jamin Ginting, kawasan Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara Polonia pukul 10.06. Pesawat itu rencananya akan bertolak ke Jakarta via Padang.

Rizal Nurdin berencana menghadiri rapat kerja seluruh gubernur dengan Presiden SBY. Rapat kerja itu tetap digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pukul 19.00 Wib, Senin (5/9) dengan diselimuti duka mendalam. Seusai makan malam, sebelum rapat dimulai, Presiden mengajak semua peserta rapat mengheningkan cipta, mengenang arwah para korban kecelakaan pesawat Mandala, terutama Rizal Nurdin. Presiden menyebut Rizal Nurdin sebagai salah satu putra terbaik bangsa dan sahabat dalam tugas-tugas kenegaraan.

Saat mengheningkan cipta, satu kursi untuk Rizal Nurdin di sisi kanan presiden dibiarkan kosong. Kemudian, seusai mengheningkan cipta, kursi kosong itu diisi oleh Asisten I (Bidang Pemerintahan) Gubernur Sumut Edward Simanjuntak yang kebetulan ada di Jakarta dan ditugaskan menghadiri rapat kerja dengan Presiden tersebut.

Tengku Rizal Nurdin meninggalkan seorang istri, NR Siti Maryam, dan dua putri, Tengku Armilla Madiana dan Tengku Arisma Mellina. Setelah jenazahnya diidentifikasi, kemudian di semayamkan di Gubernuran, Jalan Diponegoro, Medan. Dan dimakamkan di pekuburan Mesjid Raya Medan, Selasa 6 September 2005.

Anak kedua dari pasangan H Tengku Nurdin dan Hj Rafiah, itu menjabat Panglima Daerah Militer I Bukit Barisan dengan pangkat Mayor Jenderal sebelum menjabat Gubernur Sumatera Utara, dua periode. Periode pertama menjadi Gubernur Sumut, dia terpilih 15 Juni 1998 sampai 2003. Kemudian terpilih lagi untuk periode kedua pada 24 Maret 2003, dan dilantik 15 Juni 2003, seyogyanya baru berakhir 15 Juni 2008.

Dia tergolong sosok gubernur yang ramah, nyaris tidak pernah mengelak jika ditanya wartawan. Dia juga selalu berusaha untuk tidak marah. e-ti/tsl

Data Singkat
Rizal Nurdin, Gubernur Sumatera Utara (1998-2005) / Wafat dalam Kecelakaan Mandala Airlines | Direktori | TNI, Panglima, Gubernur, Sumut, KONI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here