Sempat Dipandang Sebelah Mata

[ Darius Sinathrya ]
 
0
73
Darius Sinathrya
Darius Sinathrya | Tokoh.ID

[SELEBRITI] Wajah tampannya mulai menghiasi layar kaca sekitar tahun 2006. Saat itu, ia menjadi presenter acara olahraga khususnya sepakbola. Setelah dikenal sebagai presenter dan aktor, pria penggila olahraga bola ini dipercaya menjadi Manajer Tim Nasional Futsal Indonesia sejak Januari 2010.

Pria bernama lengkap Daniel Sineon Darius Sinathrya Kartoprawiro ini lahir di Kloten, Swiss, 21 Mei 1985. Seperti kebanyakan orang yang memiliki darah campuran, ia dikaruniai wajah tampan, kulit putih bersih serta postur tubuh yang tinggi dan atletis. Kelebihan penampilan fisiknya itu kemudian dimanfaatkan Darius sebagai bekalnya untuk terjun di dunia modeling. Sepanjang karirnya sebagai model, Darius menyabet banyak penghargaan salah satunya The Best Male Model Harpers Bazaar Indonesia tahun 2006.

Sukses sebagai model, pria blasteran Jawa-Swiss ini mulai tampil di layar kaca menjadi presenter sepakbola. Ajang yang pertama kali dibawakannya adalah Piala Dunia 2006 yang saat itu dihelat di Jerman.

Menjadi presenter tentu saja tak hanya bermodalkan penampilan yang enak dilihat melainkan harus ditunjang dengan wawasan yang memadai mengenai acara yang tengah dibawakan. Begitu juga saat didaulat menjadi presenter sepakbola, Darius tak hanya berpatokan pada naskah namun juga mengandalkan pengetahuannya. Di awal karirnya, Darius sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, terlebih saat itu usianya masih sangat muda, 20 tahun. Meski sempat diremehkan, Darius terus meniti karirnya sebagai presenter dengan berbekal keluasan wawasannya seputar sepakbola. Rupanya, Darius telah menjadi penggila bola sejak lama.

Kecintaannya pada sepakbola telah tumbuh sejak Darius masih balita. Darius kecil memang hobi olahraga. Beragam olahraga dilakoninya, mulai dari sepak bola, sepatu roda, renang, sampai kasti. Namun di antara olahraga tersebut, sepak bola adalah olahraga yang paling diminatinya. Saking sukanya sama sepak bola, ia bercita-cita menjadi pesepakbola. Tapi karena tak mendapat dukungan orangtuanya, cita-citanya pun pupus.

Gagal menjadi pesepakbola, ia malah sukses sebagai presenter sepakbola. Penampilannya yang gemilang dalam memandu acara olahraga bahkan diganjar penghargaan dari ajang Panasonic Award sebagai Presenter Olahraga Terfavorit dua tahun berturut-turut yakni tahun 2006 dan 2007.

Dari dunia presenter, Darius kemudian menjajal peruntungannya sebagai seorang aktor tahun 2007. Film D’Bijis mengawali debutnya di bidang akting. Di film bergenre komedi ini, Darius beradu akting bersama Tora Sudiro, Indra Birowo, Garry Iskak, dan Rianty Cartwright. Ia kebagian peran sebagai Boni, seorang vokalis sekaligus pemimpin grup band The Bandits yang meninggal karena penyakit Hepatitits C ketika tengah berada di puncak popularitasnya.

Dalam film perdananya itu, Darius hanya bermain sebentar. Meski demikian, ia mengaku senang bisa mendapat pengalaman baru dalam film arahan Rako Prijanto ini. Darius juga berharap, akting perdananya, meski hanya sesaat, bisa diterima semua pihak.

Setelah berakting dalam D’Bijis, Darius rupanya langsung ketagihan. Di tahun yang sama, ia membintangi tiga judul film sekaligus yakni Naga Bonar (Jadi) 2, Pocong 3, dan Akhir Cinta.

Gagal menjadi pesepakbola, ia malah sukses sebagai presenter sepakbola. Penampilannya yang gemilang dalam memandu acara olahraga bahkan diganjar penghargaan dari ajang Panasonic Award sebagai Presenter Olahraga Terfavorit dua tahun berturut-turut yakni tahun 2006 dan 2007.

Darius mengakhiri masa lajangnya di usia yang terbilang masih sangat muda, 21 tahun. Ia menikahi presenter Donna Agnesia yang berusia 6 tahun lebih tua darinya pada 30 Desember 2006 di Gereja Katolik Santa Catharina di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Tak perlu menunggu lama, belum setahun usia pernikahan mereka, Tuhan mengaruniakan seorang bayi lelaki yang diberi nama Lionel Nathan Sinathrya Kartoprawiro yang lahir pada 28 Juni 2007. Menyusul kemudian lahirlah Diego Andres Sinathrya pada 5 Mei 2009. Saking cintanya pada sepakbola, dalam memberi nama anak-anaknya pun Darius terinspirasi dari nama dua pesepakbola ternama asal Argentina, Lionel Messi dan Diego Maradona.

Meskipun berumahtangga di usia yang masih muda belia, Darius dapat membuktikan bahwa ia dapat menjadi suami sekaligus ayah yang baik dan bertanggung jawab. Setelah menikah pun, karir Darius sebagai aktor maupun presenter kian meroket. Tawaran untuk berakting seakan tak pernah sepi.

Pada tahun 2008, ia terlibat dalam film romantis berjudul Love bersama aktris Luna Maya. Setahun kemudian ia membintangi film perjuangan bertajuk Merah Putih. Tahun 2010, Darius bermain dalam dua judul film yakni Darah Garuda dan Kawin Ceria.

Untuk dunia presenter, Darius mulai mendapat kepercayaan untuk menjadi host di luar acara sepakbola, seperti membawakan acara kuis Super Family di AnTV yang sebelumnya dibawakan Sonny Tulung.

Sesekali ia juga tampil di acara off air bersama istri tercinta membawakan acara olahraga. Sebelum menikah dengan Darius, Donna memang telah terlebih dahulu dikenal sebagai mantan model yang berkiprah sebagai presenter. Kesamaan minat dan profesi membuat Darius dan Donna dapat berjalan beriringan.

Mereka pun saling mendukung tak hanya dalam kehidupan pribadi sebagai suami istri namun juga untuk pekerjaan dan bisnis. Sadar bahwa dunia entertainment tak bisa dijadikan pegangan seumur hidupnya, Darius mulai berbisnis.

Bersama sang istri, berangkat dari kecintaannya pada sepakbola, pada tahun 2009, Darius membuka bisnis penyewaan lapangan futsal. Selain memang hobi, tren olahraga futsal yang makin mewabah di Tanah Air membuat bisnis persewaan lapangan futsal kian menggiurkan.

Setelah menemukan lokasi yang cocok di kawasan Semanggi, pasangan presenter ini langsung membangun lapangan futsal. Darius mengaku, sebenarnya keinginan bisnis ini sudah sejak tahun 2007, namun karena baru mendapatkan lokasi yang cocok, realisasinya baru terkabul dua tahun berikutnya.

Pada Juli 2009, Darius berencana memperluas bisnisnya dengan membuka cabang di kawasan BSD Serpong, Tangerang. Darius dan istri mengaku optimis dengan usaha barunya itu. Selain itu, yang membuat bola mania ini bangga, lapangan futsal yang dibangunnya merupakan yang pertama di Indonesia dengan standar internasional.

Dedikasinya yang besar dalam mengembangkan sepakbola khususnya futsal membuat Darius dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Manajer Tim Nasional Futsal Indonesia sejak Januari 2010. Dengan jabatan tersebut, kesibukan Darius semakin bertambah. Selain jadwal syuting yang padat dan mengelola sekolah futsal, ia juga harus meluangkan waktu untuk mengawasi jalannya kompetisi futsal yang digawanginya. Di bawah kepemimpinan Darius, Timnas Futsal Indonesia mampu keluar menjadi juara Piala AFF Futsal 2010, setelah mengalahkan Malaysia 5-0 di Vietnam.

Memasuki tahun 2011, Darius terpilih sebagai Brand Ambassador Liga Primer Indonesia (LPI). Sebagai brand ambassador, ia bertugas mensosialisasikan LPI kepada masyarakat dengan tujuan agar mereka datang langsung ke stadion beserta keluarganya untuk menyaksikan hiburan yang menarik. “Saya bersedia ditunjuk karena saya ingin ada perubahan di sepak bola Indonesia, together we change,” tegasnya di sela-sela acara pembukaan LPI yang digelar di Hotel Novotel, Solo, Jumat 7 Januari 2011. eti | muli, red

Data Singkat
Darius Sinathrya, Presenter, aktor / Sempat Dipandang Sebelah Mata | Selebriti | aktor, presenter, bintang iklan, ganteng

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here