Petugas Partai Ideologis

Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa semua kader PDI Perjuangan yang menduduki jabatan di legislatif dan eksekutif maupun di struktur partai di semua tingkatan adalah petugas partai. “Ingat kalian adalah petugas partai. Petugas partai itu adalah perpanjangan tangan dari partai. Kalau kalian tidak mau disebut sebagai petugas partai, silakan keluar dari partai,” tegas Ketua Umum PDI Perjuangan itu.[1]

Keluar dari Zona Nyaman

PRESIDEN JOKOWI*: Sekarang kita berada pada era persaingan global. Kompetisi antarnegara luar biasa kerasnya, luar biasa sengitnya. Untuk memenangkan kompetisi, untuk menjadi bangsa pemenang, kita harus berani keluar dari zona nyaman. Kita harus kreatif, optimis, bahu-membahu, dan melakukan terobosan-terobosan. Semua itu demi mempercepat pembangunan nasional, demi meningkatkan daya saing kita sebagai bangsa.

Tahun Percepatan Pembangunan

PRESIDEN RI JOKO WIDODO*: Tahun 2016 ini adalah Tahun Percepatan Pembangunan Nasional. Kita harus melangkah menuju Indonesia maju. Percepatan pembangunan tersebut mutlak kita perlukan. Sudah 71 tahun Indonesia merdeka, kita belum mampu memutus rantai kemiskinan, memutus rantai pengangguran, memutus rantai ketimpangan dan kesenjangan sosial.

Golkar Jadi Follower

Golkar, partai penguasa 30-an tahun Orde Baru, jika dilihat dari perolehan suara pemilu legislatif era reformasi, masih bertahan sebagai salah satu partai besar di Indonesia. Namun dalam hal pemilu presiden, tampak semakin tak berdaya, loyo, kerdil dan terpuruk jadi follower.Catatan Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com

Peluncuran Buku Biografi DR. Rudjito, Be An Optimist!

Buku otobiografi bankir ternama yang pernah menjadi Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (2000-2005), alm. DR. Rudjito berjudul "Be An Optimist!: Banyak Bekerja, Banyak Bicara, Banyak Hasilnya", resmi diluncurkan pada Kamis, 28 Juli 2016 di Gedung BRI 1 Sudirman, Jakarta.

Pemimpin Kukar, Meninggal

Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Syaukani Hasan Rais meninggal dunia Rabu 27 Juli 2016 sekira pukul 16.26 Wita di rumah sakit AWS Samarinda. Saat menghembuskan napas terakhir, Pak Kaning (sapaan akrabnya) didampingi istri, puterinya Rita Widyasari (Bupati Kukar) dan beberapa orang anggota keluarga.

Anomali Ahok dan Parpol Ngambang

Anomali dukungan partai politik (parpol) kepada calon perseorangan (independen) dalam Pilkada tidak terlarang. Walaupun hal itu akan menimbulkan pertanyaan tentang eksistensi parpol tersebut, baik secara ideologis, tujuan dan terutama basis massanya.Catatan: Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com

Risma-Sandi Kalahkan Ahok-Heru, Jika…

Pilgub DKI Jakarta akan berlangsung Februari 2017. Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sangat percaya diri meninggalkan PDIP dan memilih pasangan Cawagubnya Heru Budi Hartono (Heru), melalui jalur perorangan (independen), untuk sementara ini berada di atas angin karena belum munculnya pasangan pesaing yang lebih unggul. Oleh: Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com

Ahok dan Seni Politik

Politik adalah seni kemungkinan (the art of possibilities). Dalam berpolitik (seni kemungkinan) itu ada visi dan misi yang diperjuangkan melalui seni diplomasi, negosiasi, koalisi dan kampanye yakni seni untuk meyakinkan, memengaruhi, mengubah pilihan dan dukungan. Catatan Kilas: Ch. Robin Simanullang

50 Terkaya Indonesia 2015

Majalah Forbes merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia (Indonesia's 50 Richest) tahun 2015 dilengkapi jumlah kekayaan dan sektor bisnis yang menjadi fokus pendorong kekayaan para orang miliader tersebut.

Terpopuler

Tokoh Kesenian Topeng Betawi

Tokoh kesenian topeng Betawi Haji Bokir bin Dji'un, meninggal dunia dalam usia 77 tahun pada hari Jumat (18/10) sekitar pukul 05.30. Jenazah dimakamkan siang harinya setelah shalat Jumat di pemakaman Kampung Keramat, Cipayung, Jakarta Timur. Sejumlah tokoh topeng betawi dan lenong turut mengantar jenazah Bokir, seperti Nasir, Omas, dan Hajah Nori.

Ikuti Kami

28,134FansSuka
717PengikutMengikuti
Advertisement