Indonesia Terkorup

 
0
81
Indonesia Terkorup
Theo Sambuaga | Majalah TokohIndonesia 05

[OPINI] – Indonesia terkorup kedua di Asean, ketiga di Asia dan keenam di dunia. Hasil survei Transparansi Internasional yang dirilis di Jakarta Selasa 7/10/2003 menyebutkan Indonesia bersama Kenya merupakan negara paling korup keenam di dunia dari 133 negara dengan nilai index persepsi korupsi 1,9 dari rentang nilai 1 sampai 10. Di regional Asean Indonesia terkorup, kecuali dibanding Myanmar. Sementara di kawasan Asia, hanya Bangladesh dan Myanmar yang lebih korup dari Indonesia.

Di seluruh dunia, hanya ada beberapa negara yang masih lebih korup dari Indonesia, yakni Angola, Azerbaijan, Kamerun, Georgia, Tajikistan, Myanmar, Paraguay, Haiti, Nigeria dan Bangladesh. Sementara lima negara terbersih dari korupsi adalah Finlandi (9,7), Islandia (9,6), Denmark (9,5), Selandia Baru (9,5) dan Singapura (9,4).

Bukan kali ini saja hasil survei yang menggambarkan bahwa negara ini jawara dalam korupsi. Tapi bangsa ini seperti sudah tak punya rasa malu. Bukannya melakukan introspeksi malahan cenderung mempersalahkan proses dan hasil survei.

Yang paling menyedihkan, reformasi yang sudah bergulir hampir lima tahun dan salah satu agendanya memberantas KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), ternyata malah mempermarak korupsi, tidak lagi hanya kronis dalam tubuh birokrasi (eksekutif) melainkan juga mengganas dalam tubuh legislatif. Bahkan para aktivis (termasuk elemen mahasiswa) juga sudah ketagihan korupsi yang terindikasi dari maraknya demonstran bayaran.

Tapi tidaklah bijak bila kita larut dalam tradisi korup itu. Melainkan harus aktif, sekecil apa pun perannya, untuk menumbuhkan tradisi malu korupsi dan anti korupsi. Dimulai dari wacana — seperti yang sudah dilakukan Kadin Indonesia dan NU-Muhammadiyah menyatakan perang terhadap korupsi — sampai tindakan nyata yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Beberapa tokoh yang kami tampilkan pada Volume 05 ini juga berbicara tentang upaya pemberantasan korupsi. Pada Rubrik Tokoh Utama, Theo L. Sambuaga, yang kini menjabat Ketua DPP Partai Golkar dan pantas dijuluki sebagai pelaku (bukan sekadar penganut) prinsip kemajemukan, juga berbicara tentang langkah konkrit pemberantasan korupsi.

Begitu pula Betti Alisjahbana, Presiden Direktur IBM Indonesia, dalam Rubrik Tokoh Pilihan, dikenal sebagai seorang perempuan berwawasan teknologi yang juga konsern terhadap upaya pemberantasan korupsi. Ia menjadi Ketua Tim Dewan Juri Bung Hatta Anti Corruption Award yang setahun sekali memberikan penghargaan kepada mereka yang dikenal sebagai pribadi yang bersih dari praktik korupsi termasuk mereka yang berperan aktif memberikan inspirasi dan mempengaruhi masyarakat dan lingkungannya memberantas korupsi.

Selain itu, Muhammad Taufik yang kini menjabat Ketua KPU DKI Jakarta, aktif dalam LSM Pusat Pengkajian Jakarta yang konsern terhadap kebijakan-kebijakan publik. Pada Edisi ini juga kami sajikan Rubrik Opini para tokoh. Kali ini Rauf Purnama menyampaikan pikirannya tentang Pupuk dan Nilai Tambah. Ia menyarankan agar Depperindag mengembangkan industri pupuk majemuk untuk meningkatkan nilai tambah pertanian. Redaksi ?Kapur Sirih, Majalah Tokoh Indonesia Edisi 05, Oktober 2003

 

Tokoh Terkait: Rauf Purnama, Theo L Sambuaga, | Kategori: Opini | Tags: Kapur Sirih, Majalah Tokoh Indonesia, Terkorup

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here