Prof. Dr. Ali Wardhana, Menteri Keuangan RI (1968-1983) & Menko Ekuin Wasbang (1983-1988) / Menkeu RI Selama 10 Tahun | 6 Mei 1928 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Guru Besar, UI, Dekan, Menkeu
Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI (2004-2009 dan 2014-2019) / Arsitek Pemulihan Ekonomi | 15 Mei 1942 | Ensiklopedi | J | Member | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Wakil Presiden, Sulawesi Selatan, Ketua Umum Golkar, Pengusaha, Makassar, Ketua PMI, Palang Merah Indonesia
Umar Kayam, sosiolog, novelis, cerpenis, budayawan, meninggal dunia di MMC Jakarta, hari Sabtu (16/3) kemarin pukul 07.45. Tutup usia pada usia 70 tahun (almarhum dilahirkan di Ngawi, Jawa Timur, 30 April 1932), Umar Kayam sudah dirawat di rumah sakit itu sejak sekitar dua pekan lalu ketika dia dilarikan ke situ karena terjatuh dan mengalami patah tulang pangkal paha kiri.
H. Rosihan Anwar, Wartawan Budayawan / Wartawan Legendaris Indonesia | 10 Mei 1922 - 14 Apr 2011 | Ensiklopedi | R | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Wartawan, senior
Marimutu Sinivasan, Presiden Direktur Group Texmaco / Kita Bukan Bangsa Tempe | 17 Des 1937 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, direktur, group, texmaco
Jika Jepang dan Korsel mampu mandiri dalam bidang industri barang modal dan otomotif, Indonesia juga bisa. Indonesia tak perlu inferior. "Bung Karno bilang, kita bukan bangsa tempe, dan saya ingin mewujudkan kebenaran pandangan itu," ujar ayah enam anak yang merintis usaha dari nol sejak 39 tahun silam.
Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri, Presiden RI Kelima (2001-2004) / Sepeninggal Taufiq Kiemas | 23 Jan 1947 | Ensiklopedi | M | Member | Perempuan, Islam, DI Yogyakarta, PDIP, Pancasila, Kebangsaan, Marhaenisme, Negarawan, Politisi, Wakil Presiden, Presiden RI
Prof Dr Bagir Manan SH MCL, Ketua MA (2001-2008) & Ketua Dewan Pers (2010-2014) / Dahulukan Perkara Korupsi | 6 Okt 1941 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Islam, Lampung, Rektor, Dewan Pers, ketua, MA
PROLOG 2: Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia tetap diam dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana Presiden RI ke-5.