Data Singkat
Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim, Ketua Umum Partai NU, 1952 / Menteri Agama Tiga Kabinet | 1 Jun 1914 – 19 Apr 1953 | Ensiklopedi | W | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Nahdlatul Ulama, pendiri, UIN, NU, PBNU
Pengurus Nahdlatul Ulama, mulai dari jabatan Sekertaris NU Ranting Cukir, Ketua Cabang NU Kabupaten Jombang (1938) dan Pengurus PBNU bagian ma’arif (pendidikan), 1940 dan Ketua Tanfidiyyah PBNU, 1948
Ketua Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI), 1940
Pengasuh Pesantren Tebuireng (1947 – 1950)
Pendiri Sekolah Tinggi Islam (UIN) di Jakarta, 1944
Anggota BPUPKI dan PPKI, 1945
Bersama M. Natsir menjadi pelopor pelaksanaan Kongres Umat Islam Indonesia yang diselenggarakan di Jogjakarta dan mendirikan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), 1948
1950: Pemerintah Indonesia menetapkan lambang negara Garuda Pancasila.
1981: Presiden AS Ronald Reagan ditembak dalam upaya pembunuhan di Washington D.C.
1856: Perang Krimea berakhir dengan penandatanganan Traktat Paris.
30 Maret
Orang pribumi yang pertama kali menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913, ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau. Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch ("Hindia") oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander ("pribumi") diganti dengan Indonesier ("orang Indonesia").