Karier Guru Besar bidang Kriminologi dan Sistem Peradilan Pidana ini di instansi Polri terbilang cemerlang. Dia pernah menjadi Kapolda NTB, Kapolda Maluku dan Guru Besar PTIK. Anggota DPD RI dapil NTB periode 2009-2014 dan 2014-2019 ini sering diundang sebagai pembicara dan sudah menulis beberapa buku. Selengkapnya >
Nama:
Prof. Dr. Irjen Pol (Purn) Farouk Muhammad
Lahir:
Bima, 17 Oktober 1949
Wafat:
18 Februari 2021
Agama:
Islam
Istri:
Sarah Faridah
Anak:
3 orang
Pendidikan:
Akabri Bagian Kepolisian, Magelang/Sukabumi, 1969-1972
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, 1979-1981
Institut Bisnis & Manajemen Jayakarta (IBMJ), Jakarta, 1991-1993
Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta, 1992-1996
Oklahoma City University, Oklahoma, Amerika Serikat, 1993-1994
Florida State University, Tallahasee, Amerika Serikat, 1994-1998
Kursus/Diklat:
Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri, Lembang Bandung, 1985-1986
Kursus Singkat Angkatan VIII Lemhannas, Jakarta, 2000
Karier:
Perwira Staf Polres Timor Tengah Selatan, 1973-1978
Perwira Staf pada Staf Perencanaan & Anggaran Polri, 1981-1985
1976: Presiden Soeharto menetapkan UU Anti-Subversi di Indonesia.
1933: Gedung Reichstag Jerman dibakar, menjadi dalih Adolf Hitler memperkuat kekuasaan.
2002: Reruntuhan Kota Bamiyan kuno di Afghanistan ditetapkan sebagai situs UNESCO.
27 Februari
Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara.