Alpa Posisi Strategisnya

[ Andi Widjajanto ]
 
0
95
Andi Widjajanto
Andi Widjajanto | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Dr. Andi Widjajanto, S.Sos., M.Sc, pria kelahiran Jakarta, 3 September 1971, ahli kajian strategis intelijen, dosen tetap Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia, dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Sekretaris Kabinet, di Istana Negara, Jakarta Senin (3/11/2014). Dia sempat jadi tangan kanan pemerintahan Presiden Jokowi, namun dia alpa posisi strategisnya.

Putera sulung Mayjen TNI (Purn) Theo Sjafei itu memiliki hubungan sangat dekat dengan PDI Perjuangan, khususnya Megawati Soekarnoputri. Andi Widjajanto mendapat pesan dari almarhum Ayahandanya agar terus ikut mengurus negara bersama PDI Perjuangan. Dia bukanlah kader formal PDI Perjuangan, tetapi dikenal memiliki akses dan peran sangat dekat dalam memberikan pemikiran dan kajian strategis kepada PDI Perjuangan, khususnya kepada Megawati Soekarnoputri.

Kerdekatannya dengan PDI Perjuangan memberi ruang baginya untuk menyampaikan kajian politik dan intelijen strategisnya yang banyak berguna dalam rangka pemenangan Capres-Cawapres Jokowi – Jusuf Kalla, yang memenangkan Pilpres 2014. Setelah Pilpres, Andi Widjajanto dipercaya Presiden Terpilih Jokowi menjadi Deputi Tim Transisi yang bertugas mempersiapkan Kabinet Jokowi-JK.

Presiden Jokowi kemudian mempercayainya menjabat jabatan strategis sebagai Sekretaris Kabinet. Kendati jabatan Seskab kali ini tidak lagi dengan sebutan Menteri Seskab tapi tugas utama sangat strategis untuk melayani Presiden sebagai kepala pemerintahan. (Sementara Mensesneg melayani Presiden sebagai kepala Negara). Andi Widjajanto sempat menjadi tangan kanan pemerintahan Presiden Jokowi.

Namun, tidak selamanya keahlian profesional seseorang bisa terejawantahkan dalam kepemimpinan startegis praktis. Pengamatan TokohIndonesia.com, Andi justru alpa (lupa) atau justru melupakan posisi politik strategisnya setelah Presiden Jokowi mwngangkatnya menjabat Seskab. Andi tampak keliru memandang posisi politik Presiden Jokowi, sama seperti kebanyakan orang, yang ingin menjauhkan Presiden Jokowi dengan PDI Perjuangan. Tampaknya mereka tidak mengenal (mendalami) visi politik Jokowi. Jokowi itu adalah kader terbaik PDI Perjuangan. Maka sangat naif, jika menganggap Jokowi itu tidak bukan kader PDI Perjuangan. Sama naifnya, jika berusaha menjauhkan Jokowi dengan PDI Perjuangan.

Maka tak mustahil jika Presiden Jokowi tidak lagi merasa bahwa posisi politik strategis seorang Seskab tidak bisa diperankan Andi dengan semestinya. Begitu pula PDI Perjuangan, terutama Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, tidak merasakan arti posisi jabatan politik strategis Andi sebagai Seskab, bahkan sebaliknya ingin menjauhkan Presidem Jokowi dengan PDI Perjuangan. Maka, tak aneh jika akhirnya dalam reshuffle Kabinet Kerja, 12 Agustus 2015, Andi dicopot dari jabatan Seskab. Dia digantikan langsung oleh Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, politisi senior dan mantan Sekjen PDI Perjuangan untuk mengisi posisi strategis tersebut.

Ahli Kajian Strategis

Dosen tetap FISIP Universitas Indonesia, pemilik NIP: 197109031999031003, tersebut adalah seorang pakar dibidang pertahanan dan keamanan. Alumni S1 Hubungan Internasional FISIP UI dan dan School of Oriental dan African Studies dari Universitas London,  itu memiliki keahlian mumpuni dalam hal kajian strategis intelijen. Dia meraih dua gelar S2 (MSc) dari London School of Economics dan Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika. Kemudian meraih doktoral (S3) tentang doktrin militer Indonesia di S Rajaratnam Schoool of International Studies, Singapura.

Presiden Jokowi kemudian mempercayainya menjabat jabatan strategis sebagai Sekretaris Kabinet. Kendati jabatan Seskab kali ini tidak lagi dengan sebutan Menteri Seskab tapi tugas utama sangat strategis untuk melayani Presiden sebagai kepala pemerintahan. (Sementara Mensesneg melayani Presiden sebagai kepala Negara). Andi Widjajanto adalah tangan kanan pemerintahan Presiden Jokowi.

Selain menjadi dosen tetap FISIP Universitas Indonesia, Andi juga menjadi dosen Sekolah Staf dan Komandan TNI Angkatan Darat (SESKO TNI AD) dan SESKO TNI. Pada tahun 2007, dia juga aktif sebagai anggota DoD Task Force TNI AD untuk merumuskan Strategic Defence Review. Tahun berikutnya (1998), menjadi anggota Kelompok Kerja Indonesia di bidang Militer Restrukturisasi Bisnis yang dibuat oleh Indonesia Institute, 2008.

Sebelumnya, ikut aktif sebagai anggota Tim Penelitian “Politik Kebijakan Keamanan Nasional” Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Hukum dan Perundang-Undangan, merumuskan rekomendasi kebijakan untuk membangun sistem keamanan nasional Indonesia.

Andi juga aktif dalam berbagai kelompok kerja reformasi militer yang difasilitasi Pro Patria, RIDEP, LOGOS, LIPI, Pacivis Universitas Indonesia dan Departemen Pertahanan sejak tahun 2000.

Peneliti Senior di Kajian Reformasi Militer, Pacivis Universitas Indonesia, ini juga menjabat Direktur Ekonomi Pertahanan Institute of Defense and Security Studies (IODAS) UI. Dia juga aktif sebagai Koordinator di Gerakan Non Blok Study Center; Dewan Editor Jjurnal Politik Internasional Global; Direktur dan Direktur Eksekutif di PACIVIS, Center for Global Civil Society Studies UI; Fasilitator Kelompok Kerja untuk Reformasi Intelijen Negara; dan Deputi Tim Transisi Pemerintahan Presiden Terpilih Jokowi

Beberapa karya tulisnya yang telah diterbitkan antara lain: Reformasi Militer, Ekonomi Pertahanan, dan Bisnis Militer, dalam Jaleswari, Pramodhawardani dan Andi Widjajanto,ed.; Bisnis Serdadu: Ekonomi Bayangan, Jakarta: The Indonesian Institute, 2007, Co-Author dengan Yulida Pangastuti, et.al.; Transnasionalisasi Masyarakat Sipil, Jakarta: FISIP UI Press – LkiS, 2007; Co-author dengan Makmur Keliat); Reformasi Ekonomi Pertahanan, Jakarta: INFID-PACIVIS, 2006; Evolusi Doktrin Pertahanan Indonesia, dalam Ikrar Nusa Bhakti, et.al; Kaji Ulang Pertahanan: Pendekatan Substantif, Jakarta: LIPI, 2006, Co-author dengan Cornely Lay dan Makmur Keliat; dan Intelijen: Velox Et Exactus, Jakarta: PACIVIS-UI, 2006. Penulis: Ch. Robin Simanullang | TokohIndonesia.com

Data Singkat
Andi Widjajanto, Sekretaris Kabinet RI (2014-2015) / Alpa Posisi Strategisnya | Direktori | Dosen, UI, Andi Widjajanto, Seskab, Kabinet Kerja, FISIP, Tangan Kanan Presiden

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here