Sutradara Spesialis Cinta

Nia Dinata, sineas yang banyak berkarya dengan tema cinta dan bersifat personal, alias berkaitan dengan dirinya. Tapi tema cinta dalam karyanya bukan hanya cinta melankolis, tapi juga cinta pada pekerjaan, cinta antar etnis, cinta sesama jenis dan cinta lainnya.

Tak Hanya Bisa Berlaga

Wajah indo, tubuh kekar, serta kemampuan beladirinya pernah menghiasi layar lebar di tahun 80-an. Setelah masa keemasannya berakhir, aktor laga senior yang menguasai beladiri taekwondo ini kembali berakting dengan memainkan peran lain yang lebih menantang.

Raja Penjual Mimpi Bertangan Dingin

Perjuangannya dimulai dari titik nol. Dia raja sinetron penjual mimpi bertangan dingin. Dia dipuji sebagai penyelamat industri film Indonesia, di sisi lain ia dianggap menjual mimpi. Tapi ia konsisten dengan apa yang dikerjakannya. Kota Pahlawan memberinya banyak kenangan dan inspirasi untuk meraih sukses.

Perkenalkan Jazz yang Membumi

Perjumpaannya dengan musisi jazz ternama, Bubi Chen, menjadi awal perjalanan karirnya sebagai penyanyi jazz profesional. Dedikasi perempuan yang biasa menyanyi di kampus dan pub ini dalam dunia jazz terlihat dari kerelaannya untuk menghasilkan banyak karya tanpa terlalu memusingkan aspek bisnis semata. Ia lebih suka bereksplorasi dengan berbagai jenis musik dan menyederhanakan impovisasi solo yang ekspresif dan individual untuk menyiasati kendala yang dihadapi oleh dunia musik jazz Indonesia.

Diva Pop Sarat Sensasi

Diva Pop, demikian julukan yang kerap disandang penyanyi dengan setumpuk penghargaan ini. Namun popularitas Grand Champion Asia Bagus (1997) ini perlahan-lahan meredup semenjak diterpa berbagai isu miring soal perselingkuhannya.

Pilih Dua-duanya

Sophie Navita dikenal sebagai seorang presenter yang juga tampil dalam sejumlah sinetron. Acara yang pernah dibawakannya antara lain Kuis Digital LG Prima (Indosiar), Spy Game (TPI), Kuis Liga Inggris, infotainment Was Was (SCTV), PESTA (Indosiar), Sang Bintang, dan Mimpi Kali Yee di (SCTV). Belakangan, Duta Air Susu Ibu (ASI) ini mencoba peruntungannya sebagai penyanyi. 

Merambah ke Belakang Layar

Lagu pop yang sempat hits di tahun 90-an, Bidadari dan Kuta Bali melambungkan namanya. Belakangan, penyanyi yang kerap berduet dengan sejumlah musisi dunia ini lebih banyak berkiprah di belakang layar sebagai produser musik.

Jadi Pelayan Tuhan

Bermodal wajahnya yang sangar dan keahliannya berkarate, ia pernah merajai dunia perfilman Indonesia sekitar tahun 80-an sebagai aktor film laga yang banyak memerankan tokoh antagonis. Pengalaman hidup yang pahit pada akhirnya menjerumuskannya menjadi pribadi yang angkuh dan pemarah. Hingga suatu ketika, Tuhan menjamah hidupnya.

Menyimpan Sejumlah Impian

Setelah melepaskan mahkotanya sebagai Puteri Indonesia 2008, perempuan berdarah Batak ini terjun sebagai news presenter di sebuah stasiun televisi swasta. Sejumlah impian masih ingin diraihnya seperti membuka usaha sendiri dan membangun sebuah lembaga pendidikan yang dikhususkan untuk peserta kontes pemilihan Putri Indonesia.

Eksis Setelah Mengalami Cobaan

Setelah bertahun-tahun menjadi budak narkoba, Kaka berhasil bangkit sekaligus berprestasi dengan grup band Slank hingga sekarang.

Terbaru

Ma’ruf Amin: The Government had Prepared Rp22 trillion for Digitalization

Jakarta - Vice President Ma'ruf Amin said the government had prepared a budget of more than Rp22 trillion for the development of digital technology...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,952FansSuka