Ada orang yang mudah sekali terganggu. Nada bicara sedikit berubah, ia langsung merasa ada yang tidak beres. Pesan yang tidak segera dibalas membuatnya gelisah. Tatapan singkat terasa seperti penilaian.
Ia bukan orang yang ingin curiga. Namun batinnya seperti tidak bisa diam. Selalu ada rasa...
Pemerintah seharusnya berani memerintah, jangan jadi pengimbau. "Jika pemerintah kerjanya hanya mengimbau, maka hanya menumpuk masalah, karena tidak ada ketegasan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada," kata mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kendari, Jumat 25 Mei 2012.
Benih-benih demokrasi yang mulai bertunas di Indonesia penuh dengan tantangan. Antara lain dengan munculnya rasa tidak puas terhadap amandemen UUD 45, yang merupakan pilar utama demokratisasi di Indonesia, antara lain dengan pembatasan periode boleh-tidaknya presiden dipilih lagi. Menurut Wakil Ketua MPR HM Aksa Mahmud, kalau kita kembali ke UUD 45, berarti kita menggiring kembali negara ini ke era lama, zaman susah.
Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (05/03/2010): Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Kamis malam 4 Maret 2010, terasa sangat melecehkan Keputusan Rapat Paripurna DPR tentang hasil akhir Pansus Hak Angket Bank Century. Pidato itu disampaikan dengan bahasa yang terkesan halus dan sopan tetapi sesungguhnya secara substantif sangat kasar dan melecehkan.
Di era Orde Baru yang identik dengan kekuasaan Pak Harto, usahawan di tingkat desa dan kabupaten seakan sulit bangkit. Yang terus berkembang hanyalah pengusaha karbitan atau cukong-cukong yang kebetulan dekat dengan lingkaran kekuasaan. Hanya seorang entrepreneur sejati yang tahan banting yang bisa muncul tanpa bersandar pada penguasa. Sementara dalam era reformasi ini, menurut HM Aksa Mahmud, peluang munculnya pebisnis baru, pengusaha daerah, kini sangat terbuka.
Tokoh Indonesia DotCom, suatu media yang berobsesi bertutur tentang upaya mendorong tampilnya orang-orang baik negeri ini dalam kepemimpinan publik. Agak berbeda dengan beberapa media yang cenderung memilih menyoroti keburukan orang-orang dan institusi publik. Kecenderungan itu, tentu, bukan suatu hal yang salah dan jangan! Tetapi, izinkan pula media ini memilih menampilkan orang-orang baik. Sehingga tampilan buruk tidak harus selalu mendominasi potret bangsa ini secara absolut.
Hari-hari ini, hampir semua kita berpendapat bahwa keterpurukan bangsa ini adalah akibat runtuhnya moralitas bangsa, terutama di kalangan elit. Artinya, sesungguhnya kita masih memiliki kesadaran (pengetahuan) bahwa bangsa ini akan bangkit dari keterpurukan jika kita (terutama para elit) mampu menjagai nurani dan moralitas masing-masing. Tetapi, sayang, kesadaran tentang kekuatan nurani dan moral itu hanya berada pada retorika di ujung lidah, tidak lagi berada di dalam jiwa dan perilaku kita.
Oleh Prof. Ahmad Syafii Maarif | Sebagai negara kepulauan terpanjang di muka bumi dengan anak suku bangsa dan tradisi yang beragam dan sangat kompleks, kita patut bersyukur karena masih bisa bertahan dalam sebuah keutuhan entitas negara-bangsa. Memasuki dasawarsa kedua abad ke-21, berarti kita sedang membuka gawang tahun ke-66 dalam batang usia kemerdekaan kita yang dinyatakan pada 17 Agustus 1945.
Suwardi Suryaningrat atau lebih terkenal sebagai Ki Hajar Dewantara, lahir di Yogyakarta 2 Mei 1889, pendiri Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922, Bapak Pendidikan Nasional yang kemudian hari kelahirannya 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), mengajarkan kepemimpinan kepada bangsa untuk tut wuri handayani, ing madyo mangun karso, dan ing ngarso sung tulodo. Artinya, kepemimpinan itu di belakang memberi dorongan, di tengah membangun prakarsa, dan di depan memberi teladan.
1932: KNIL mengadakan latihan militer besar-besaran di Jawa Tengah.
1912: Titanic menabrak gunung es di Atlantik Utara.
2003: Human Genome Project umumkan penyelesaian pemetaan gen manusia.
14 April
Burung Garuda yang merupakan lambang negara RI dibuat oleh Sultan Hamid II (lahir di Pontianak, 12 Juli 1913), putra sulung Sultan Pontianak: Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia dan Arab, pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istrinya seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak, keduanya sekarang di Belanda.
Seorang jurnalis, politikus dan sejarawan handal. Sempat membuka praktek kantor pengacara tanpa diploma (zaakwaarnemer) yang umumnya membantu masyarakat yang dirugikan golongan the haves dan rentenir. Menerima beberapa penghargaan baik sebagai wartawan maupun sejarawan. Ia hanya tamatan sekolah rendah, namun pengetahuan dan wawasannya amat luas. Ia seorang otodidak tulen.
Abraham Dominggus Tuapatinaja, Mantan Anggota DPD dan DPR / Anggota DPD | 13 Apr 1936 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Kristen Protestan, Maluku, Wartawan, DPR, MPR, DPD
Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Abdullah Makhmud Hendropriyono, Kepala Badan Intelijen Negara 2001-2004 / Guru Besar Ilmu Intelijen Pertama | 7 Mei 1945 | Ensiklopedi | H | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Menteri, intelijen, BIN
Prof Dr Emil Salim, Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (1983-1993) / Mencari Kearifan Masa Lalu | 8 Nov 1930 | Ensiklopedi | E | Member | Laki-laki, Islam, Sumatera Selatan, Guru Besar, Menteri, Dosen, FEUI, Lingkungan hidup
Ir. Ciputra, Founders - Chairman Ciputra Grup / Si Pengembang yang Menggeliat Kembali | 24 Agts 1931 | Ensiklopedi | C | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Tengah, CEO, Pengusaha, Dirut, entrepreneur, wirausaha
Prof Dr Tjia May On, Guru Besar Fisika ITB / Nama yang Mendunia | 25 Des 1934 | Direktori | T | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Timur, Guru Besar, ITB, UI, peneliti, Fisikawan
Dr. Th. Sumartana, Aktivis dan Dosen UKSW Salatiga / Potret Cendekiawan Kristiani | 15 Okt 1944 - 24 Jan 2003 | Direktori | T | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Tengah, Pluralisme, PAN, Cendekiawan, aktivis, LSM, Demos
Rachmawati Soekarnoputri, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Karno / Merasa Lebih Marhaenis | 27 Sept 1950 | Direktori | R | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Partai, politis, pelopor, Partai Pelopor
Mayor TNI (Purn) H. Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Batang, 2012-2017 / Bupati Komit Antikorupsi | 23 Apr 1972 | Direktori | Y | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Bupati, Jawa Tengah, antikorupsi, Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Batang
Yongki Aribowo, Pemain Timnas (U-23) / Berlatih Dengan Mengejar Motor | 23 Nov 1989 | Wiki-tokoh | Y | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, sepakbola, atlit, timnas
Wahyudi, Pembudidaya tanaman hias / Keuletan Sarjana Krisan Bandungan | 1958 | Wiki-tokoh | W | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, budidaya, krisan, tanaman hias
Mr. Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono, Politisi, Pendiri Partai Katolik Indonesia / Politisi Berpendirian Teguh | 1900 - 1 Agts 1986 | Pahlawan | I | Laki-laki, Kristen Katolik, DI Yogyakarta, pahlawan nasional, Politisi, Pahlawan, Anggota DPR, Menteri, Katolik, Pemuka Agama
Prof. DR. Mr. Soepomo, Menteri Kehakiman dalam Kabinet Hatta / Salah Satu Perumus UUD 1945 | 22 Jan 1903 - 12 Sept 1958 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Pahlawan, Guru Besar, UGM, Dosen, Rektor, UI, Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Imam Bonjol, Ulama, Pejuang perang paderi / Pemimpin Utama Perang Paderi | 1772 - 6 Nov 1864 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, paderi, ulama
Raden Mas Suryo, Gubernur Jawa Timur / Gubernur di Balik Pertempuran Surabaya | 9 Jul 1898 - 10 Sept 1948 | Pahlawan | R | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, Gubernur, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, DPA
Ferrasta Soebardi, Presenter, pelawak / Berkarya dalam Sakit | 23 Sept 1954 | Selebriti | P | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, pelawak, UI, presenter, psikologi
R.A. Ira Wibowo Wirjodiprodjo, Aktris / Mencuat Setelah Cinema-Cinema | 20 Des 1967 | Selebriti | I | Perempuan, Islam, , Penyanyi, cantik, iklan, aktris
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia