Keberhasilan sudah diumumkan. Kini tinggal memastikan tidak ada laporan yang berani membantahnya.
Ada satu pekerjaan yang mungkin lebih melelahkan daripada menjalankan program pemerintah, yaitu menjelaskan mengapa program yang belum berhasil: sebenarnya sudah berhasil. Apalagi kalau pemimpinnya telanjur mengumumkan keberhasilan itu dengan penuh kebanggaan.
Bayangkan seorang...
Oleh Ch. Robin Simanullang | Bagaimana pandangan Syaykh Al-Zaytun Panji Gumilang tentang Pancasila (lima nilai-nilai dasar bernegara)? Apakah pemuka agama (Islam) dan pemangku pendidikan ini patut digugu dan ditiru (diteladani) dalam hal bagaimana hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam tatanan nilai-nilai dasar negara yang sudah disepakati bersama itu?
Pada edisi lalu, kolom ini bertajuk Bobot Kepemimpinan. Diawali dengan pertanyaan: Siapakah yang layak disebut tokoh Indonesia dan apa kriterianya? Tokoh Indonesia itu ialah semua pemimpin formal dan informal Indonesia tanpa pembatasan tingkatan, melainkan lebih kepada bobot kepemimpinannya. Sebab seorang kolonel bisa mengukir prestasi yang oleh seorang jenderal belum tentu bisa (pernah) melakukannya.
Tanggal 20 Mei adalah hari bersejarah bagi bangsa ini. Hari berdirinya Budi Oetomo, yang kemudian setiap tahun diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Di tengah suasana bangsa saat ini, semangat kebangkitan nasional ini terasa amat penting direvitalisasi. Sebaiknya, harus dimulai dari setiap individu untuk bertanya perihal kontribusinya dalam proses kebangkitan bangsanya. Apa yang telah diberikan kepada bangsa dan negaranya.
Oleh Dr. Paul Budi Kleden SVD | Agama menjadi bingkai pemikiran mengenai dunia dan menawarkan nilai dalam menyikapi permasalahan sosial. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah kebangkitan ini merupakan satu bentuk resureksi agama, atau lebih merupakan sebuah restorasi?
Gerhard Mulia Panggabean, Tokoh Pers, Pendiri Harian SIB / Pejuang Batak Berjiwa Nasional | 8 Jun 1929 - 20 Jan 2011 | Ensiklopedi | P | Member | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Wartawan, Batak, Pejuang, nasionalis, Pers, SIB
GM Panggabean, bernama lengkap Gerhard Mulia Panggaben, lahir di Sibolga, 8 Juni 1929 dan meninggal di Singapura, 20 Januari 2011. Tokoh pers dan pendiri (Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi) Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), koran nasional terbitan Medan, ini seorang tokoh dan pejuang masyarakat Batak berintegritas tinggi dan berjiwa kebangsaan. Dia seorang nasionalis sejati yang berakar kuat pada identitas dirinya sebagai warga masyarakat adat Batak. Sebagai seorang jurnalis, dia punya prinsip teguh, visioner dan pejuang. Bahkan, dia bukanlah jurnalis biasa, yang hanya pandai merangkai kata, tetapi dia adalah seorang tokoh pejuang yang mengakar pada masyarakat pembacanya.
Wanita cantik berdarah Sunda, bermata lentik dan bertubuh mungil, ini adalah mantan reporter, penyiar atau broadcaster radio dan televisi yang memiliki sikap total professionalism. Dia mempunyai spesialisasi mewawancarai tokoh-tokoh kaliber dunia. CEO Inke Maris & Associates (IM&A), ini juga seorang pelopor jasa public relations nasional di Indonesia. Dia ikon perempuan profesionalisme total.
Penulis syair sekaligus penyanyi lagu-lagu balada ini digelari sebagai musisi tragedi karena salah satu karyanya yang berjudul Berita kepada Kawan sering dijadikan "theme song" berita bencana alam. Semua lagu yang dinyanyikannya adalah hasil karyanya sendiri.
M Aziz Syamsuddin, SE, SH, MH, MAF, Advokat dan Anggota DPR-RI (2004-2014) / Politisi Lintas Profesi | 31 Jul 1970 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, golkar, DPR, MPR, pengacara
dr. Abdul Mun'im Idries, Sp.F, Dokter spesialis forensik / Ahli Forensik Legendaris Indonesia | 25 Mei 1947 - 27 Sept 2013 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, dokter, pakar, kedokteran, spesialis, Polri, forensik, RSCM, kriminal
Arifin Chairin Noer, Sutradara Film / Sutradara Film G-30-S/PKI | 10 Mar 1941 - 28 Mei 1995 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Wartawan, Seniman, sutradara, film
Prof.Dr. Satrio Billy Joedono, Ketua BPK (1998-2004) / Bunyi Alarm Tiada Henti | 1 Des 1940 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Kepulauan Bangka Belitung, Menteri, UI, perdagangan, BPK, Kanisius
Budiman Sudjatmiko, Anggota DPR (2009-2014) dari PDI-P / Tumbal Orde Baru | 10 Mar 1970 | Direktori | B | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, PDIP, Politisi, DPR, PDI Perjuangan
Haji Muhammad Alwi Haji Muhammad - HM Alwi Hamu, Pendiri Harian Fajar / | 28 Jul 1944 | Direktori | A | Member | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Wartawan, pemred, Pers, Harian Fajar
Nuku Muhammad Amiruddin, Sultan Kerajaan Tidore / Pejuang Kedaulatan Kerajaan Maluku Kuno | 1738 - 14 Nov 1815 | Pahlawan | N | Laki-laki, Islam, , pahlawan nasional, Pahlawan, Sultan, kerajaan
Nyi H. Siti Walidah Ahmad Dahlan, Istri KH Ahmad Dahlan / Wanita Penyemangat Perjuangan | 1872 - 31 Mei 1946 | Pahlawan | S | Perempuan, Islam, DI Yogyakarta, pahlawan nasional, muhammadiyah, Pahlawan
Pangeran Antasari, Pemimpin Perang Banjar / Bertempur Hingga Ajal Menjemput | 1809 - 11 Okt 1962 | Pahlawan | P | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, Pahlawan, banjar, Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Viky Paulus Sianipar, Musisi dan komposer / Populerkan Musik Tradisional | 26 Jun 1976 | Selebriti | V | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, musisi, tradisional, musik, komposer, Toba Dream
Anya Dwinovita Pahlawanti, Presenter, pemain sinetron, model / Kiprah Si Bibir Seksi | 10 Nov 1982 | Selebriti | A | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, film, cantik, bintang, sinetron, iklan, presenter, artis
Atiqah Hasiholan, Aktris, Model / Meniti Peran di Dunia Film | 3 Jan 1982 | Selebriti | A | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, film, cantik, aktris, teater, seksi, bintang iklan
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Laksamana Bernard Kent Sondakh, alumnus Sesko ABRI Angkatan-20 TA 1993/1994, ini menjabat Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) ke-18. Pria kelahiran Tobelo 9 Juni 1948, ini digantikan Laksamana Slamet Soebijanto pada 18 Februari 2005. Selama menjabat KASAL, dia bertindak lebih tegas dalam hal pengamanan laut. Ia memerintahkan jajarannya untuk menembak dan menenggelamkan kapal-kapal yang melakukan pelanggaran di laut.