Kalau Sudah Tahu Bau, Kenapa Masih Dimakan?

Ketika anak-anak keracunan setelah memakan makanan yang diberikan melalui sebuah program publik, pertanyaan yang paling mendasar bukan mengapa mereka masih makan, melainkan mengapa makanan yang diduga bermasalah itu bisa sampai kepada mereka. Karena ketika korban adalah anak-anak, nalar yang memindahkan tanggung jawab kepada...

Ketika Pengikut Nommensen Berkhotbah

Teks Yeremia 15:15-21 yang mencatat keluhan Nabi Yeremia kepada...

Milad ke-27 Al-Zaytun: Memperbesar Investasi Pendidikan Menuju 100 Tahun Indonesia

Dua puluh tujuh tahun perjalanan Ma’had Al-Zaytun tidak hanya...

Supranalar Syaykh Al-Zaytun: Perlawanan Filosofis terhadap Tradisi Penurunan Bendera

Oleh: Ali Aminulloh Ketika bangsa Indonesia beramai-ramai menurunkan Sang Merah...

HUT Ke-81 RI di Al-Zaytun, 210 Penari Tampilkan Kreasi Nusantara

Bagi Al-Zaytun, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda tahunan....

Prolog Supranalar: Mendewakan Logika, Memenjarakan Jiwa

Kita hidup di puncak sebuah peradaban yang mabuk akan...

Menatap Wajah Sang Causa Prima YHWH-DEBATA

Ketika kesadaran manusia berhasil melompat dari konsep abstrak menuju...

Mendefinisikan Supranalar (Superreason)

Dalam arsitektur kesadaran manusia, berpikir sejatinya terbagi ke dalam...

Negara Ambivalensi Pancasila

Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita...

Trending Hari Ini
Lorong Kata

Daftar Tulisan

Buku | History

Epifani Tahun Kalender Batak

Leluhur Suku Bangsa Batak mempunyai keahlian astronomi yang terbi­lang...

Awal Silsilah Marga Batak

Silsilah (Tarombo) Suku Bangsa Batak adalah kearifan Mitologi Batak...

Mitologi Si Raja Batak

Leluhur Batak mewariskan mitologi tentang bagaimana Debata Mulajadi Nabolon...

Agama Jangan Lagi Memisahkan Kita!

Salah satu Bab dalam buku Hita Batak A Cultural...

Topik Pilihan

Dua Kapal Raksasa Al-Zaytun Berlayar

Peluncuran dua kapal tangkap ikan raksasa Pondok Pesantren Al-Zaytun,...

Dahlan Iskan: Luar Biasa! Panji Gumilang dan Gagasan Besar Indonesia 1000 Tahun

Dalam pidato di Perayaan 25 Tahun Al-Zaytun, Dahlan Iskan...

Dr. Berly Martawardaya: Menjaga Bumi, Membangun Bangsa

Dr. Berly Martawardaya, Direktur Riset INDEF dan dosen FEB...

Spanyol Juara, Messi Mati Kutu: Kemenangan Eksistensial Sepakbola

Spanyol menunjukkan kelasnya sebagai tim kesebelasan paling solid sepanjang...

Catatan Kilas

Ingat, Zero Tolerance bagi KPK

CATATAN CH. ROBIN SIMANULLANG | KPK itu menggenggam kewenangan luar biasa maka integritas pimpinan KPK semestinya harus lebih tinggi daripada penegak hukum lainnya. Kewenangan luar biasa itu juga menuntut tidak adanya toleransi (zero tolerance) atas kelalaian sekecil apa pun  bagi pimpinan KPK; Mereka harus jadi panutan dan teladan bagi penegak hukum lain.

Surat Kepada Presiden

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang Saya mendapat kesan bahwa Menkopolhukam...

Prabowo-Hatta Buka Peluang Menang

Capres Gerindra Prabowo Subianto berhasil melewati situasi galau (di ujung tanduk) dalam proses penggalangan koalisi pencapresannya. Tragedi kegagalan Golkar dan Demokrat membawa berkah melimpah dukungan kepadanya. Dia pun berhasil menghimpun koalisi tenda besar yang membuka peluang menang baginya bersama pasangan Cawapres Hatta Rajasa.

Kampus Kecerdasan Iman

Al-Zaytun menggelar kuliah umum bertajuk: “The Protestant Reformation: What...

Opini

Logika Hukum Asas Praduga Tak Bersalah

Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita[1]: Perkembangan Asas Praduga Tak Bersalah. Asas hukum praduga tak bersalah, sejak abad ke 11 dikenal di dalam sistem hukum Common Law, khususnya di Inggeris, dalam Bill of Rights (1648). Asas hukum ini dilatarbelakangi oleh pemikiran individualistik –liberalistik yang berkembang sejak pertengahan abad ke 19 sampai saat ini.

Toleransi

Bangsa ini, hari-hari ini menginjakkan kaki ke tahun ke-60 sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Sudah banyak pengalaman yang dikecap dengan berbagai suka dan tantangannya. Salah satu tantangan yang sering menimbulkan kepiluan dan keprihatinan adalah masih sering terjadinya konflik antaretnis terutama antar penganut agama yang berbeda.

Tri Pola Pembangunan Nasional

MEGAWATI SOEKARNOPUTRI: Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana terdiri dari TRI POLA, yaitu: pertama adalah pola program; kedua berupa pola penjelasan; ketiga merupakan pola pembiayaan. Dengan demikian, pola ini bukan suatu konsep dan perencanaan yang mengawang-ngawang. Bukan pula suatu perencanaan yang hanya berisi ide-ide besar yang tidak mungkin diimplementasikan

Ketika Duka Menjadi Cahaya: Membaca Jumat Agung dalam Kesadaran Bangsa

Oleh: Ali Aminulloh Hari ini, 3 April 2026, ketika dunia...

Terbaru

Populer Minggu Ini

Rhenald Kasali

Rhenald Kasali, Pakar Manajemen, Guru Besar FEUI / Ahli Bedah Bisnis | 13 Agts 1960 | Direktori | R | Laki-laki, Kristen Katolik, DKI Jakarta, Guru Besar, Dosen, UI, motivator, pembicara, Pakar manajemen, Tarakanita, Kanisius

Kompleksitas Pengawasan Intelijen di Negara Demokrasi

Pengawasan Rahasia Intelijen 04   Salah satu elemen penting di negara...

Arsitek Transformasi Pemasaran Digital KG Media

Dian Gemiano adalah sosok visioner di balik transformasi digital...

Tirto Adhi Soerjo

Data Singkat RM Tirto Adhi Soerjo, Pahlawan Nasional, Perintis Pers...

Dua Kapal Raksasa Al-Zaytun Berlayar

Peluncuran dua kapal tangkap ikan raksasa Pondok Pesantren Al-Zaytun,...

Dian Gemiano

Dian Gemiano adalah sosok visioner di balik transformasi digital...

Rafika Duri

Rafika Duri, Penyanyi, aktris / Dari Pop ke Bossas | 20 Jan 1960 | Selebriti | R | Perempuan, Islam, Kepulauan Bangka Belitung, Penyanyi, cantik, aktris, bossas

Kuis Kepribadian Presiden RI

🔥 Teratas: Habibie (24.5%), Jokowi (19.1%), Gusdur (15.8%), Megawati (10%), Soeharto (9.4%)

Beli Buku Hita Batak A Cultural Strategy
Beli Buku The Story of Simplicity Mayjen TNI Dr Suyanto

Follow us

0FansSuka
50,200PengikutMengikuti
2,883PelangganBerlangganan

Ensiklopedi

Budi Gunawan

Kepala BIN, Mata dan Telinga Presiden Presiden Jokowi tampaknya semakin...

Hendrawan Supratikno

Prof. Hendrawan Supratikno MBA., Ph.D., Anggota DPR-RI, 2009-2014 / Politisi Ekonom Bernurani | 21 Apr 1960 | Ensiklopedi | H | Member | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Tengah, Guru Besar, Ekonom, DPR, UI, PDI-P

Tifatul Sembiring

Tifatul Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informasi (2009-2014) / Si Anak Panah Ke-3 PKS | 28 Sept 1961 | Ensiklopedi | T | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Pejabat, PKS, Menteri, Menkominfo

Bagir Manan

Prof Dr Bagir Manan SH MCL, Ketua MA (2001-2008) & Ketua Dewan Pers (2010-2014) / Dahulukan Perkara Korupsi | 6 Okt 1941 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Islam, Lampung, Rektor, Dewan Pers, ketua, MA

Direktori

Mulyana W. Kusumah

Drs. Mulyana W. Kusumah, Mantan Anggota KPU / Kriminolog yang Ikut Mendirikan Kontras | 23 Nov 1948 - 1 Des 2013 | Direktori | M | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Dosen, UI, LBH, KPU, Kriminolog

Indria Samego

Indria Samego, Penasehat Ahli Kapolri, 2000 / TNI Mungkin Kembali ke Politik Praktis | 13 Jun 1950 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Dosen, peneliti, penasehat, staf ahli, cides, LIPI

ECW Neloe

Eduardus Cornelis William (ECW) Neloe, Direktur Utama Bank Mandiri (2000) / Kisah Pemimpin Bank Terbesar | 7 Nov 1944 | Direktori | E | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, BDN, Universitas Krisnadwipayana

Djafar Assegaff

Sayyid Dja'far bin Husein bin Ahmad Assegaff, Wartawan Senior (1956-2013) / Wartawan Tak Kenal Pensiun | 12 Des 1932 - 12 Jun 2013 | Direktori | D | Laki-laki, Islam, Lampung, Wartawan, Duta Besar, UI, pemred

Wiki Tokoh

I Ketut Los Antara

I Ketut Los Antara, Pengusaha / Buah Keuletan Los Antara | 1952 | Wiki-tokoh | I | Laki-laki, Lainnya, Bali, Pengusaha, kayu, seni ukir

Rafendi Djamin

Rafendi Djamin, Pendiri Indonesias Forum for Human Dignity (InFoHD), Amsterdam, Belanda / Hidupkan HAM ASEAN | 7 Nov 1957 | Wiki-tokoh | R | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pendiri, aktivis, HAM

Dina Nuriyati

Dina Nuriyati, Anggota Dewan Pertimbangan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) 2005-sekarang / Agar PRT Menjadi Profesi Bernilai | 25 Jul 1979 | Wiki-tokoh | D | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Koordinator, advokasi, pekerja rumah tangga

Emeria Siregar

Emeria Wilujeng Amir Siregar, Duta Besar Indonesia untuk Ceko di wilayah Eropa Timur/Tengah (ETT) / Kembali ke Habitat | 27 Des 1957 | Wiki-tokoh | E | Perempuan, Lainnya, Jawa Timur, Wartawan, Diplomat, Duta Besar

Bio Populer

Pahlawan

Syekh Yusuf Tajul Khalwati

Syekh Yusuf Tajul Khalwati, Pahlawan Nasional / Giat Syiarkan Islam di Pembuangan | 3 Jul 1626 - 23 Mei 1699 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, Pejuang, belanda, dakwah, penjajah, pembuangan

Ida Dewa Agung Jambe

Ida Dewa Agung Jambe adalah Raja Klungkung yang gugur...

Sultan Mahmud Badaruddin II

Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Kerajaan Palembang (dinobatkan pada tahun 1803) / Pahlawan Gigih dari Palembang | 1767 - 26 Nov 1852 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Sumatera Selatan, pahlawan nasional, Sultan, kerajaan

Pangeran Antasari

Pangeran Antasari, Pemimpin Perang Banjar / Bertempur Hingga Ajal Menjemput | 1809 - 11 Okt 1962 | Pahlawan | P | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, Pahlawan, banjar, Pahlawan Kemerdekaan Nasional

Selebriti

Viky Sianipar

Viky Paulus Sianipar, Musisi dan komposer / Populerkan Musik Tradisional | 26 Jun 1976 | Selebriti | V | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, musisi, tradisional, musik, komposer, Toba Dream

Baim

Ibrahim Imran, Penyanyi / Menekuni Dua Dunia | 31 Mei 1975 | Selebriti | B | Laki-laki, Islam, , musisi, Pencipta Lagu, Penyanyi, ganteng

Ananda Sukarlan

Ananda Sukarlan, Pianis, Komposer / Pianis yang Mendunia | 10 Jun 1968 | Selebriti | A | Laki-laki, Lainnya, DKI Jakarta, pianis, komposer, Kanisius, Budi mulia

Audy

Paula Allodya Item, Penyanyi / Dikenal Berkat Suara Melankolis | 23 Apr 1983 | Selebriti | A | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, pop, cantik

Sedang Dicari

Agus Widjojo

Agus Widjojo, Mantan Kepala Staf Teritorial TNI / Konsern atas Reformasi TNI | 8 Jun 1947 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, TNI, MPR

Cermin Kebeningan Nurani Hakim

Ibarat kaca, mantan hakim agung Bismar Siregar SH, menjadi cermin kebeningan hati nurani bagi para hakim. Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Sumatra Utara (1984), ini selalu mengandalkan hati nurani setiap kali mengambil keputusan. Sebab baginya, hati nurani tidak bisa diajak berbohong. Pria kelahiran Sipirok Sumatera Utara, 15 September 1928, ini meninggal di Jakarta, Kamis 19 April 2012.

Vidi Aldiano

Oxavia Aldiano, Penyanyi / Pendatang Baru Berbakat | 29 Mar 1990 | Selebriti | V | Laki-laki, Islam, , Penyanyi, ganteng

Mus Mulyadi

Mulyadi, Penyanyi / Pergulatan Si Buaya Keroncong | 14 Agts 1945 | Selebriti | M | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Keroncong, Penyanyi

Berita Sorotan