Anggota DPD-RI dapil Sulawesi Tenggara, Muliati Saiman S.Si berhasil mengumpulkan suara terbanyak (75.164) pada Pemilu 2014. Pendiri beberapa SMK, Sekolah Tinggi dan yayasan di Kendari ini memutuskan mundur dari DPD karena maju sebagai calon bupati pada Pilkada Konawe 27 Juni 2018 dari jalur independen. Posisinya di DPD kemudian digantikan oleh HM Yasin Welso Lahaja. Selengkapnya >
Nama:
Muliati Saiman, S.Si
Lahir:
Kendari, 1 Oktober 1974
Agama:
Islam
Suami:
Drs. Laode Asis
Anak:
6 orang
Pendidikan:
SDN 1 Ranomeeto, 1987
SMPN Angkasa, 1990
SPP, 1993
S1 STMIK Bina Bangsa Kendari, 2006
Kursus/Diklat:
Rencana Strategis Bina Bangsa, 2009
Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Internal Amik Yapennas Kendari, 2010
Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Internal Amik Milenium Kolaka, 2008
Karier:
Calon Bupati pada Pilkada Konawe 27 Juni 2018 dari jalur independen
1950: Pemerintah Indonesia menetapkan lambang negara Garuda Pancasila.
1981: Presiden AS Ronald Reagan ditembak dalam upaya pembunuhan di Washington D.C.
1856: Perang Krimea berakhir dengan penandatanganan Traktat Paris.
30 Maret
Orang pribumi yang pertama kali menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913, ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau. Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch ("Hindia") oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander ("pribumi") diganti dengan Indonesier ("orang Indonesia").