Ekonom Senior Orde Baru

[ Mohammad Sadli ]
 
0
239
Sadli
Sadli | Tokoh.ID

[ENSIKLOPEDI] Prof Dr Mohammad Sadli, ekonom senior yang ikut berperan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia, terutama pada era Orde Baru. Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja Kabinet Pembangunan I Reshuffle (1971-1973) dan Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan II (1973-1978).

Dia seorang ekonom berintegritas tinggi. Menurut sejawatnya Prof Dr Emil Salim, dia ekonom yang setia pada hati nurani dan setia pada integritas keilmuan. Dia berani mengatakan sesuatu itu putih, jika putih dan hitam jika hitam. Termasuk mengenai kebijakan ekonomi Presiden Soeharto dalam sepuluh tahun terakhir sebelum kejatuhannya.

Pria kelahiran Sumedang, Jawa Barat, 10 Juni 1922, ini meninggal dunia dalam usia ke-86 tahun di RS PGI Cikini Jakarta, pukul 23.30 wib Selasa 8 Januari 2008.

Prof Sadli, panggilan akrabnya, meninggalkan seorang istri Prof Dr Saparinah Sadli, anak, dan cucu. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Jalan Brawijaya IV No 24 Jakarta Selatan, dan dimakamkan Rabu (9/1/2008) siang di TMP Kalibata. Sejumlah tokoh datang melayat. Di antaraanya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla yang sengaja mengistrahatkan sementara (break) Sidang Kabinet, Rabu 9/1/08 untuk berkesempatan melayat.

Prof Sadli menamatkan pendidikan sarjana teknik dari Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1952). Kemudian meraih gelar MSc (S-2) dari Institut Teknologi Massachussetts, Amerika Serikat (1956). Namun kemudian dia lebih tertarik ke bidang ekonomi sehingga melanjutkan studi ke Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat (1957) serta gelar doktor (S-3) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta (1963) dan Universitas Harvard, Amerika Serikat (1964).

Sebelum berkecimpung dalam pemerintahan, Prof Sadli telah mengajar di Universitas Indonesia sejak tahun 1953 dan dikukuhkan sebagai Guru Besar FE-UI, 1963.

Dia seorang ekonom yang ikut berperan dalam pembangunan ekonomi Indonesia, terutama pada era Orde Baru. Bersama lulusan Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat, lainnya, seperti Widjojo Nitisastro dan Emil Salim, dijuluki sebagai Ekonom Berkeley. Julukan ini diberikan antara lain sehubungan kebijakan ekonomi mereka yang akrab dengan penanaman modal asing. Julukan yang bernada sinis ini tidak mempengaruhi dirinya untuk mendedikasikan diri baik dalam dunia pendidikan maupun pembangunan ekonomi dalam pemerintahan.

Pada awal pemerintahan Presiden Soeharto, Prof Sadli telah berperan sebagai anggota tim penasihat ekonomi dan menjabat Ketua Komite Penanaman Modal Asing (PMA). Kemudian pada usia belum 45 tahun dia dipercaya Menteri Tenaga Kerja Kabinet Pembangunan I Reshuffle (1971-1973) dan Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan II (1973-1978).

Selain itu, dia juga pernah menjabat Penasihat Bapindo (1978, Presiden Komisaris PT Air Indonesia Transport (1979), Presiden Komisaris PT Aneka Tambang (1979) serta Presiden Komisaris PT Tifico (1982). Bahkan pernah menjadi Anggota Komite Perencanaan Pembangunan PBB (1984).

Mantan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (1966), ini juga aktif sebagai Penasihat Ahli Kadin (1980) bahkan menjabat Sekretaris Jenderal Kadin Indonesia (1982-1985).

Kemudian setelah era reformasi, dia aktif dalam Tim Penasihat Ekonomi Presiden Megawati Soekarnaputri, 2001-2004. Bahkan sampai menjelang akhir hayatnya, Prof Sadli masih gigih menyumbangkan pemikirannya demi kemajuan bangsa dan negara yang dicintainya, Negara Kesatuan Republik Indonesia, melalui berbagai tulisan yang diterbitkan di sejumlah media cetak nasional.

Dalam rangka ulang tahun kelahirannya yang ke-80, Mohamad Ikhsan, Chris Manning, Hadi Soesastro mempersembahkan buku bertajuk: 80 Tahun Mohamad Sadli. Ekonomi Indonesia di Era Politik Baru. Dalam resensi yang ditulis ST Sularto dalam Harian Kompas, Sabtu 8 Juni 2002 disebut: “Prof Sadli menjadi bagian dari jatuh-bangunnya Orde Baru, bahkan juga sesudahnya; tidak saja ketika menjadi anggota tim penasihat dengan sebutan sinis “Mafia Berkeley” atau sebagai menteri, tetapi juga saat menjabat dalam lembaga-lembaga ekonomi yang strategis.” Selengkapnya baca: Sadli dan “PR” Pemerintahan Pasca-Soeharto. e-ti/robinson binsar halomoan

Data Singkat
Sadli, Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan II (1973-1978) / Ekonom Senior Orde Baru | Ensiklopedi | Guru Besar, UGM, Menteri, Rektor, UI, penulis, Universitas Harvard

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here