Pembentuk Dana Abadi Umat

[ Tarmizi Taher ]
 
0
72
Tarmizi Taher
Tarmizi Taher | Tokoh.ID

[ENSIKLOPEDI] Dr. Tarmizi Taher, Laksamana Muda TNI (Purn) adalah Menteri Agama Kabinet Pembangunan VI (1993-1998) yang berinisiatif membentuk Dana Abadi Umat (DAU) serta yang pertama kali mengembangkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (2006-2011) ini lahir di Padang, Sumatera Barat, 7 Oktober 1936 dan meninggal di Jakarta, 12 Januari 2013.

Tarmizi Taher adalah anak dari pasangan Taher Marah Sutan (ayah) dan Djawanis (ibu). Ayahnya seorang pendiri Serikat Usaha dan menjadi agen perkapalan di Pelabuhan Teluk Bayur. Sedangkan kakeknya, Tengku Syekh Sabir adalah seorang ulama terkenal dari Batusangkar. Setelah menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Airlangga, Surabaya tahun 1964, dia mengawali kariernya di TNI Angkatan Laut (AL) sebagai Perwira Kesehatan di KRI Irian.

Kemudian, dia pernah menjabat Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut dan Kepala Pusat Pembinaan Mental ABRI. Pada saat yang sama, dia merangkap Anggota MPR dari Fraksi ABRI (1977-1982 dan 1982-1987) dan menjabat Juru Bicara Fraksi ABRI di MPR. Selama karier militer, dia mengikuti beberapa pendidikan di antaranya Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI AL dan Pendidikan di US Navy (Angkatan Laut Amerika Serikat) di bidang kesehatan.

Setelah dua periode menjadi Anggota MPR dan Kepala Pusat Pembinaan Mental ABRI, pensiunan Laksamana Muda TNI ini kemudian dipercaya menjabat Sekjen Departemen Agama Republik Indonesia selama lima tahun (1988-1993). Lalu, diangkat menjadi Menteri Agama Kabinet Pembangunan VI menggantikan Munawir Sjadzali pada 17 Maret 1993 hingga 14 Maret 1998 digantikan oleh Quraish Shihab. Selepas menjabat menteri, dia ditugaskan sebagai Duta Besar RI untuk Norwegia yang berkedudukan di Oslo (1998-2004). Setelah pulang ke tanah air, Tarmizi Taher mengabdikan diri sebagai Rektor Universitas Islam Az-Zahra, Jakarta (2004-2008) dan menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia periode 2006–2011. Ia pun dianugerahi doktor honoris causa di bidang dakwah oleh Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Setelah dua periode menjadi Anggota MPR dan Kepala Pusat Pembinaan Mental ABRI, pensiunan Laksamana Muda TNI ini kemudian dipercaya menjabat Sekjen Departemen Agama Republik Indonesia selama lima tahun (1988-1993). Lalu, diangkat menjadi Menteri Agama Kabinet Pembangunan VI menggantikan Munawir Sjadzali pada 17 Maret 1993 hingga 14 Maret 1998, lalu digantikan oleh Quraish Shihab.

Dia menikah dengan Hj. Djusma dan dikaruniai empat orang anak, tiga laki-laki dan satu perempuan, yakni Afgan, Sakina, Halbana dan Digantoro. Dia meninggal dunia pada Selasa, 12 Januari 2013, pukul 04.15 pagi di RS Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Jalan Merbau No 1, Kompleks Angkatan Laut (AL), Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Selepas salat jenazah, dilakukan upacara militer pelepasan dan penyerahan jenazah dari keluarga kepada Pemerintah yang diwakili oleh KASAL Laksamana Muda TNI Sadiman Koorsahli. Selanjutnya jenazah dibawa ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, untuk dimakamkan dengan upacara secara militer, ba’da shalat zuhur. Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, kita telah kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang selalu konsisten dengan prinsip-prinsip perjuangan, selalu mengemban tugas dengan ihklas untuk bangsa dan negara. Upacara pemakaman itu dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain mantan Presiden Habibie, mantan Wapres Jusuf Kalla, mantan Wapres Try Sutrisno, mantan Menteri Peranan Wanita Sulasikin Murpratomo, mantan Menkokesra Haryono Suyono, dan Ketua DPD RI Irman Gusman serta sejumlah pegawai Kementerian Agama. Penulis: Ch. Robin Simanullang | Bio TokohIndonesia.com

Data Singkat
Tarmizi Taher, Menteri Agama 1993-1998 / Pembentuk Dana Abadi Umat | Ensiklopedi | Menteri, dokter, laksamana, TNI AL

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here