Membangun Sekolah Lokakarya

[ Ajiep Padindang ]
 
0
75
Ajiep Padindang
Ajiep Padindang

Politisi yang sudah 25 tahun lebih mengabdi di partai berlambang pohon beringin ini membangun sekolah lokakarya Bugis-Makassar di sejumlah daerah di Sulsel untuk mempertahankan budaya dan bahasa daerah yang semakin terkikis oleh perkembangan zaman. Dia kembali mendaftar sebagai calon senator untuk periode kedua pada Pemilu 2019.

Ajiep Padindang lahir di Batulappa, Bone, 30 September 1959. Dia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Negeri Bulu, Bone (lulus tahun 1971). Kemudian melanjutkan ke SMP Bone Pallatae, Bone (lulus tahun 1974), lalu ke SPG Negeri I, Makasar (lulus tahun 1977). Pendidikan Strata 1 ditempuh selama empat tahun di Universitas Veteran Republik Indonesia (lulus tahun 2004),

Suami dari Hj. Hastinah, AS ini meniti karier di dunia politik lewat Partai Golkar. Ia pernah menjadi pengurus DPD II Golkar Makassar (1990-1994), pengurus Golkar Sulsel, Makassar (1994-2004) dan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Makassar (2003-2004). Pengalamannya sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (1997-1999 dan 1999-2004) memberi nilai tambah dalam meniti karier selanjutnya sebagai anggota DPD periode 2014-2019.

Ajiep Padindang juga aktif di organisasi kedaerahan misalnya organisasi Karang Taruna dimana dia pernah dipercaya sebagai Ketua Penasehat hingga tahun 2015. Pada tahun 2007-2010, Ajiep Padindang menjabat sebagai Wakil Ketua INKADO Sulawesi Selatan, Makasar. Sebelumnya selama sepuluh tahun, pada periode 2003 hingga 2013, Ajiep Padindang menjadi penasehat di BKPRNI Sulawesi Selatan.

Saat melakukan kampanye sebagai calon anggota DPD pada Pemilu 2014, H. Ajiep Padindang menggunakan twitter dan website dalam menggalang suara. Dalam akun twitternya, H. Ajiep Padindang sering menuliskan kalimat-kalimat petuah dan mengutip ayat-ayat Al-Quran.

Sebagai anggota DPD, H. Ajiep Padindang ingin memperjuangkan kepentingan daerah serta menjaga keutuhan NKRI. “Terutama keterkaitan pemerataan pertumbuhan antardaerah agar tidak terjadi kesenjangan,” kata politisi yang sudah 25 tahun lebih mengabdi di partai berlambang pohon beringin ini.

Salah satu langkah nyata yang sudah dia lakukan adalah membangun sekolah lokakarya Bugis-Makassar di sejumlah daerah di Sulsel. Tujuan membangun sekolah tersebut untuk mempertahankan budaya dan bahasa daerah yang semakin terkikis oleh perkembangan zaman. “Kehadiran sekolah ini untuk memberi pelatihan para guru-guru tentang kebudayaan dan bahasa daerah,” jelas Ajiep di kediamannya di Minasa Upa Makassar, Sabtu 3 Juni 2017.

Sekolah lokakarya ini sudah ada di beberapa kabupaten diantaranya, Pangkep, Bone, Soppeng, Sinjai dan daerah lainnya di Sulsel. “Kalau daerah Bugis, seperti Bone, Soppeng itu dibangun sekolah Bugis. Kalau daerah Makassar dibangun sekolah Makassar. Sementara daerah campuran kayak Pangkep dibangun sekolah Bugis Makassar,” ungkapnya.

Dalam kapasitas sebagai anggota DPD, Ajiep Padindang juga rutin melakukan kunjungan kerja dan menggelar diskusi di Sulsel. Dia pernah menggelar diskusi mengenai dana transfer ke Desa dan memahami kebijakan dana transfer ke Daerah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Hotel JL Star Jalan Boulevard, Kota Makassar, Sabtu (14/10/2017). Diskusi itu terlaksana berkat kerja sama dengan Yayasan Lembaga Pers Sulawesi Selatan.

Dalam diskusi itu, Ajiep Padindang menjelaskan bahwa dana transfer ke daerah adalah dana yang dialokasikan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan antara pusat dan daerah serta mengurangi ketimpangan sumber pendanaan urusan pemerintah antar daerah, mengurangi kesenjangan layanan publik antar daerah dan mendanai pelaksanaan otonomi khusus dan keistimewaan daerah. “Selain sebagai anggota DPD RI dan Ketua Komite IV yang membidangi APBN, saya harus berkomitmen kuat untuk terus memperjuangkan peningkatan Dana Transfer ke Daerah lebih khusus lagi untuk Sulawesi Selatan,” kata Ajiep saat itu.

Sedangkan kunjungan kerja yang pernah ia lakukan, salah satunya adalah kunjungan kerja ke DPRD Makassar pada awal Maret 2018. Ajiep disambut oleh Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta bersama sejumlah anggota dewan lainnya. Kedatangan Ajiep itu membahas sejumlah hal, terutama soal koperasi di Makassar.

Menyongsong Pemilu 2019, Ajiep Padindang akan bertarung lagi sebagai calon senator RI periode 2019-2024. Dia sudah menyerahkan berkas syarat dukungan sebagai bakal calon anggota DPD ke KPU Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu (25/4/2018). Ajiep menyerahkan syarat dukungan berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sebanyak 4.567 e-KTP. Dukungan itu (4.567 KTP) tersebar di 20 kabupaten/kota di Sulsel. Hampir semua kecamatan dan kelurahan ada.

Ajiep kembali menyambangi Sekretariat KPU Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Rabu (11/7/2018) untuk mendaftar sebagai calon anggota DPD RI periode 2019-2024. Ajiep datang bersama keluarga dan Ajiep Community menyerahkan dukungan 1.700 Kartu Tanda Penduduk (KTP yang tersebar di lima daerah yaitu Kabupaten dan Kota Makassar, Bone, Maros, Pangkep, dan Barru. Bio TokohIndonesia.com | pan, red

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here