Jaga Soliditas TNI-Polri

 
0
75
Jaga Soliditas TNI-Polri
Presiden Jokowi lantik perwira remaja

[OPINI] – Presiden Joko Widodo, berpesan agar soliditas dan kinerja TNI dan Polri semakin diperkuat. Presiden mengajak kepada TNI dan Polri untuk bersinergi, bergotong royong, dan menghilangkan ego sektoral demi terwujudnya negara Indonesia yang aman dan berdaulat.

Presiden menegaskan,TNI dan Polri merupakan alat negara yang terdepan dalam menjaga pertahanan dan keamanan NKRI. “Oleh sebab itu, TNI dan Polri harus bersinergi, harus berkoordinasi, harus bersatu bergotong royong untuk kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Hilangkan ego-sektoral, tingkatkan jiwa korsa serta soliditas dan solidaritas TNI dan Polri,” tegas Presiden, Selasa 26 Juli 2016, saat memimpin upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2016 di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer, Magelang.

Pada kesempatan tersebut, Presiden melantik dan mengambil sumpah para perwira yang berjumlah 720 orang (420 perwira TNI dan 300 perwira Polri) yang dintandai dengan menyematkan tanda pangkat di pundak 4 orang perwira remaja yang meraih prestasi terbaik dan penghargaan Adhi Makayasa, masing-masing, Sermatutar Tri Ageng Widhi Nugroho dari Akademi Militer, Sermatutar Anka Samudera dari Akademi Angkatan Laut, Sermatutar Juliar Dwidya Firmansyah dari Akdemi Angkatan Udara, dan Brigtutar Nahal Rizaq dari Akademi Kepolisian.

Tantangan di Masa Datang

Presiden mengingatkan, reformasi di tubuh TNI dan Polri adalah kunci menghadapi masa depan dalam menghadapi tantangan kedaulatan negara dan keamanan yang perubahannya semakin cepat. Untuk itu, Presiden berpesan agar segera mempersiapkan diri untuk berbenah agar di kemudian hari mampu menjadi penentu pelaksana reformasi di tubuh institusi masing-masing.

“Sebagai masa depan TNI dan Polri, kalian akan menjadi penentu pelaksanaan reformasi di institusi kalian masing-masing. Ingat bahwa reformasi TNI dan Polri adalah kunci menghadapi masa depan dalam mengatasi tantangan-tantangan kedaulatan negara dan Kamtibmas yang perubahannya semakin cepat,” terangnya.

Presiden menyebut, tantangan kedaulatan dan ketertiban di dalam negeri yang akan dihadapi oleh para perwira TNI dan Polri tersebut di antaranya ialah upaya pengeroposan nilai-nilai Pancasila, tindak kekerasan dan anarkisme terkait agama, terorisme, meningkatnya peredaran narkoba, penyelundupan, dan perdagangan ilegal.

“Di luar negeri, isu-isu seperti kompetisi global, permasalahan perbatasan, konflik antar-negara, konflik intra-negara, peperangan asimetris, perebutan cadangan energi, perlombaan senjata oleh negara-negara berkekuatan militer besar, maupun berkembangnya ISIS dan foreign terrorist fighters, menjadi isu-isu yang memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap negara kita, Indonesia,” tambah Presiden.

Terhadap segala perubahan dan dinamika yang terjadi di lapangan, Presiden kembali mengingatkan agar para perwira mampu bersikap responsif dan terus meningkatkan kualitas kerja secara profesional. Selain itu, Presiden juga berpesan agar seluruh pihak senantiasa memperbaiki diri dan menerima segala kritik yang ditujukan kepada mereka.

“Ketika ada kritik dari masyarakat terkait kinerja TNI dan Polri, jadikan itu sebagai masukan untuk perbaikan kinerja kita. Terus meneruslah memperbaiki kualitas institusi agar TNI dan Polri mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan strategis, baik pada lingkup nasional, lingkup regional maupun global,” ucapnya.

Menutup arahannya, Presiden meminta kepada segenap perwira untuk melaksanakan tugas, amanah, dan pelayanan secara profesional, proporsional, dan prosedural. Junjung tinggi ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik profesi, dan juga hak asasi manusia. “Selamat bertugas para patriot muda! Selamat mengabdi pada Ibu Pertiwi!” tutup Presiden.

Hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antaralain Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menhankam Ryamizard Ryacudu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Berita TokohIndonesia.com | rbh

© ENSIKONESIA – ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

Tokoh Terkait: Joko Widodo, | Kategori: Opini | Tags: Presiden, TNI, Polri, Jokowi, TNI/Polri

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here