Hasil Pencarian: pahlawan

Coba gunakan kata kunci lain bila Anda merasa kurang puas dengan hasil pencarian.

Peduli Masalah Sosial

Ny Nelly Adam Malik, istri Wakil Presiden Republik Indonesia ketiga, Adam Malik, seorang puteri bangsa yang amat peduli pada masalah sosial. Sebagai isteri pejabat negara, dia aktif merintis dan mengeola sejumlah organisasi sosial bersama sejumlah istri pejabat lainnya. Penerima penghargaan Bintang Mahaputra, itu meninggal dunia Minggu 25 Maret 2007 pukul 22.20 di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan akibat serangan stroke.

Gubernur Aceh 2007-2012

Irwandi Yusuf dan M Nazar dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam oleh Menteri Dalam Negeri Moh Ma'ruf, mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di hadapan 67 anggota DPRD dan seribuan undangan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nanggroe Aceh Darussalam, Kamis 8 Februari 2007.

Kepala LIPI 1989-1995

Mantan Kepala LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) periode 1989-1995, yang juga dikenal sebagai guru besar bidang elektronika di Institut Teknologi Bandung (ITB) aktif memperjuangkan pengembangan bidang mikroelektronika dan mendorong pembangunan Bandung Silicon Valley atau Kota Chip sejak 1991. Namun sampai dia meninggal dunia di Jakarta, Rabu 15 November 2006 pukul 10.15 WIB, cita-cita pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, 15 April 1931 itu belum terwujud.

Wafat, Mantan Ketua DPA

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung Arnold Achmad Baramuli meninggal dunia, Rabu 11 Oktober 2006 pukul 21.31 di kediamannya di Jalan Imam Bonjol 51, Jakarta. Mantan Gubernur Sulawesi Utara dan Tengah (1960-1962), itu sudah terbaring sakit selama enam bulan. Jenazah pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan, 20 Juli 1930, itu dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata hari Kamis pagi pukul 10.00, 12 Oktober 2006.

SOKSI Pencetak Kader Bangsa

SOKSI, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia, sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) pencetak kader bangsa, bukan kader organisasi. Berasas Pancasila yang dalam melaksanakan perjuangannnya berorientasi pada karya dan kekaryaan (doktrin karyawanisme). Bukti sejarah kelahiran dan perjuangannya telah membuktikan peran Ormas ini dalam mencetak kader bangsa yang mencintai bangsa dan negaranya di atas kepentingan golongan.

Yos Sudarso

Laksamana Madya Yosaphat Sudarso, Kepala Staff Angkatan Laut / Gugur di Atas KRI Macan Tutul | 24 Nov 1925 - 15 Jan 1962 | Pahlawan | Y | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Tengah, Pahlawan, laksamana, KSAL, Pahlawan pembela kemerdekaan

Gugur di Atas KRI Macan Tutul

Laksamana Madya Yosaphat Soedarso atau yang lebih dikenal dengan nama Yos Sudarso adalah pahlawan nasional Indonesia yang dilahirkan di Salatiga, Jawa Tengah, 24 November 1925 dan pernah menjabat sebagai Kepala Staff Angkatan Laut. Meski sebagai orang nomor satu di TNI AL, ia bukanlah tipe pemimpin yang berdiam diri di belakang meja. Di usianya yang masih muda 36 tahun, ia turut ke medan tempur maju ke garis depan untuk merebut Irian Barat dari kolonial Belanda. Di atas KRI Macan Tutul di Laut Aru, Yos Sudarso gugur dengan berani.

Meniti Karier dengan Ikhlas

Menunaikan tugas yang diamanatkan kepadanya dengan ikhlas, dan meyakini adanya tangan Tuhan di balik setiap tanggung jawab yang diserahkan kepadanya, adalah etos Letjen TNI (Purn) Budi Harsono dalam mengabdikan diri baik di dunia ketentaraan selama 34 tahun maupun dalam dunia politik (Sekjen DPP Partai Golkar). 

Kesadaran Bernegara dan Bela Negara Mulai Hilang

"Jangan tanyakan apa yang dapat negara berikan kepadamu, tetapi tanyalah apa yang sudah Anda berikan kepada negara." (Presiden AS John F. Kennedy)

Pluralisme dan Kemerdekaan Beragama

Pengakuan terhadap pluralisme agama dalam sebuah komunitas sosial menjanjikan dikedepankannya prinsip inklusivitas (keterbukaan) –suatu prinsip yang mengutamakan akomodasi dan bukan konflik- di antara mereka. Sebab, pada dasarnya masing-masing agama mempunyai berbagai klaim kebenaran yang ingin ditegakkan terus, sedangkan realitas masyarakat yang ada terbukti heterogen secara kultural dan religius.

Bangsa Indonesia yang Sebenarnya

Saya menjadi bangsa Indonesia dalam arti kata yang sebenarnya," kata Jos, panggilan akrab Johanna Masdani, saat ikut aktif dan terlibat dalam perkumpulan pemuda Indonesia di Gedung Indonesisch Clubhuis. Puteri bangsa kelahiran Amurang, Sulawesi Utara, 29 November 1910, ini berpulang Sabtu, 13 Mei 2006, dalam usianya yang 95 tahun. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Menteng Raya 25, Jakarta. Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Senin (15/5).

Jenderal yang Tidak Pernah Cuti

Letnan Jenderal (Purn) A Hasnan Habib, intelektual militer yang tak henti-hentinya berperan merancang dan menggagas reorganisasi, konsolidasi dan integrasi militer Indonesia, yang juga mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (1982-1985), meninggal dunia dalam usia 78 tahun, Kamis 16 Februari 2006 pukul 21.19 WIB, di Rumah Sakit Pondoh Indah, Jakarta.