Data Singkat
Bonar Simangunsong, Dosen, Hamba Tuhan, Politisi, Penulis / Selalu Belajar Melayani Sesama | 24 Nov 1938 | Direktori | B | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, ITB, Dosen, politik, penulis, TNI-AL, Hamba Tuhan
Pembinaan Personil Melalui Bimbingan dan Penyuluhan (1989)
Manajemen Indonesia Menyongsong Tinggal Landas dan pada Era Industri (1989)
Sistem Informasi Manajemen (1991)
Negara, Demokrasi dan Berpolitik Yang Profesional (2004)
Buah pikiran/ide:
Makalah untuk Simposium Komputer di Tokyo
Makalah untuk KKN II Jakarta
Makalah untuk Wanhankamnas
Naskah untuk Benua Maritim Indonesia.
Penghargaan / Sertifikat:
Economic Planning Seminar oleh International Computers Limited (1972)
Kursus Network Planning oleh Institut Pendidikan PUTL (1973)
Lokakarya “Pengenalan dan Pengembangan Diri” oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1979)
“WIDYAKARYA-PENATARAN PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN”. Kerjasama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dam Denver Research Institute, University Of Denver (1981)
Advanced Course Session 69 by The Australian Administrative Staff College
Sarjana Lengkap Administrasi Negara oleh STIA-LAN (1985)
International Defense Management Course by Defense Resources Management Education Center, Naval Post Graduate School Monterey, California (1986)
Pendidikan dan Pelatihan Kewidyaiswaraan untuk Program Diklat SPAMEN oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) (1999)
Kingdom Partnerships at Singapore by Interdev (1999)
Seminar “Sukses Bisnis Melalui e – Commerce” oleh Warta Ekonomi (1999)
Ijazah Sarjana Ekonomi Universitas Terbuka (2002).
Unsur Pimpinan Institut Filsafat Theologi dan Kepemimpinan Jaffray Jakarta periode 2001-2006 sebagai Penasehat IFTK Jaffray Jakarta.
1932: KNIL mengadakan latihan militer besar-besaran di Jawa Tengah.
1912: Titanic menabrak gunung es di Atlantik Utara.
2003: Human Genome Project umumkan penyelesaian pemetaan gen manusia.
14 April
Burung Garuda yang merupakan lambang negara RI dibuat oleh Sultan Hamid II (lahir di Pontianak, 12 Juli 1913), putra sulung Sultan Pontianak: Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia dan Arab, pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istrinya seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak, keduanya sekarang di Belanda.