Data Singkat
Boy Jhonny Bolang, Promotor Tinju / Legenda Pertinjuan Indonesia | 12 Jan 1948 – 16 Apr 2004 | Direktori | B | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Timur, promotor, tinju
Nama:
Boy Jhonny Bolang
Lahir:
Surabaya, 12 Januari 1948
Meninggal:
Jakarta, Jumat 16 April 2004
Pekerjaan:
Promotor Tinju
Ayah:
Johanes Bolang (alm.)
Ibu:
Carolina (alm.)
Istri:
Priharumalinah Danukusumo dan Tari Kemal (keduanya sudah cerai)
Anak:
Virna (lahir 1970)
Riva (lahir 1972) 3. Vikki (lahir 1973) 4. Merika (lahir 1982) 5. Benigno (lahir 1996)
Cucu:
Tiga orang
Pendidikan:
Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Indonesia (Fisip-UI), tahun 1967 (tidak tamat)
Advertisement
Prestasi tinju:
Juara amatir kelas welter ringan se-Jakarta (1968)
Jara amatir nasional kelas welter (1969-70)
Juara amatir nasional kelas menengah ringan (1973-75)
Promotor tahun 1979-1999:
Membawa Ellyas Pical menjadi juara kelas bantam junior IBF (1985)
Membidani Sabuk Emas RCTI (1997)
Penghargaan dan Tanda Jasa:
Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI, 13 September 1999
Best CEO in Indonesia for the 2003 in Investor Relation Category dari IIRG (institutional Investor Relation Group) di New York & Kantor Berita Reuters, Agustus 2003
Penghargaan masa Bakti 20 tahun, dari PT Telkom, pada 1 September 1998
Penghargaan Masa bakti 15 Tahun, dari PT Telkom, pada 1 September 1993
Alamat Rumah:
Bona Indah Blok A8/10-11, Lebak Bulus, Jakarta 12440
1942: Soekarno dan Hatta ditahan oleh Jepang dan dibawa ke Rengasdengklok.
1930: Mahatma Gandhi memulai Salt March untuk melawan pajak garam Inggris.
1993: Serangan bom terjadi di Bombay, India, menewaskan lebih dari 250 orang.
12 Maret
Indonesia menjadi negara dengan jumlah bank dan lembaga keuangan yang berlandaskan sistem syariah terbanyak di dunia. Hal ini terbukti dengan hadirnya 33 bank, 46 lembaga asuransi, dan 17 mutual fund yang menganut sistem syariah untuk semester pertama tahun 2009.