Berita

Populer (All Time)

Presiden Habibie Lepaskan Timor Timur

Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.

Revolusi Pendidikan untuk Indonesia Abadi

Syaykh Al-Zaytun Prof. Dr (HC) Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang,...

Sesakit Apapun, Tetap Kawal Jokowi

Spanduk 'Turunkan Jokowi Sekarang Juga' sempat bertebaran di Solo...

Surat Kepada Presiden

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang Saya mendapat kesan bahwa Menkopolhukam...

Al-Zaytun, Islam Milenium Ketiga

Pernahkah Anda mengimpikan seperti apa wajah Islam pada milenium...

Populer Minggu ini

Baptisan Batak Pertama

Pada perayaan Paskah 31 Maret 1861 di Sipirok, sebelum...

Al-Zaytun Incompatible NII

Catatan Kilas Ch Robin Simanullang Sesungguhnya, sejak awal saya tidak...

Intelijen itu Pengetahuan

Oleh Ch. Robin Simanullang, Wartawan TokohIndonesia.com ||> Intelijen adalah pengetahuan,...

Anomali Ahok dan Parpol Ngambang

Anomali dukungan partai politik (parpol) kepada calon perseorangan (independen) dalam Pilkada tidak terlarang. Walaupun hal itu akan menimbulkan pertanyaan tentang eksistensi parpol tersebut, baik secara ideologis, tujuan dan terutama basis massanya.Catatan: Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com

NII Sempalan Bentukan CIA-BAKIN dan Golkar

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang Tapi anehnya (menariknya), di lain...

Trending Hari Ini

Singa Tua Diplomat Indonesia

Tokoh Indonesia 11/12/2008: Ali Alatas, singa tua diplomat Indonesia yang menjabat Menteri Luar Negeri RI pada 1987-1999 dan terakhir Ketua Dewan Pertimbangan Presiden/Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Internasional, sejak April 2007 hingga wafat pada usia 76 tahun, Kamis 11 Desember 2008 pagi di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Disemayamkan di rumah duka di Jalan Benda Raya No 19, Cilandak, Jakarta Selatan. Dimakamkan TMP Kalibata, Jakarta (12/12/2008).

Pengusaha Negarawan

Pembaca yang budiman! Apakah seorang pengusaha memungkinkan disebut negarawan? Pertanyaan ini dimunculkan sehubungan anggapan yang mengemuka di tengah masyarakat bahwa hanya para pejabat negaralah yang layak disebut negarawan. Sementara para pengusaha hanya dipandang sebagai orang-orang yang mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Mereka, para pengusaha, itu nyaris tak pernah dipandang sebagai warga negara yang berjasa dan berbakti kepada kepentingan rakyat, bangsa dan negara.

Yang Sesat dan Yang Ngamuk

Indo Pos, Rabu, 23 Apr 2008: Karena melihat sepotong, tidak sejak awal, saya mengira massa yang ditayangkan TV itu adalah orang-orang yang sedang kesurupan masal. Soalnya, mereka seperti kalap. Ternyata, menurut istri saya yang menonton tayangan berita sejak awal, mereka itu adalah orang-orang yang ngamuk terhadap kelompok Ahmadiyah yang dinyatakan sesat oleh MUI.

Satgas Bantah Gayus

Jakarta, 20/1/2011: Satgas Pemberantasan Mafia Hukum membantah semua tuduhan Gayus (Mengejutkan, Sembilan Pengakuan Gayus) dalam siaran pers yang dibacakan dan dibagikan kepada pers di Kantor Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) di Jakarta, Rabu (19/1/2011) malam.

Tujuh Pernyataan Tokoh Lintas Agama

Tokoh lintas agama menyampaikan tujuh pernyataan sikap terbuka dalam acara jumpa pers mengenai sikap mereka terkait 18 kebohongan pemerintah, di kantor Maarif Institute senin 17 Januari 2011. Pernyataan itu disampaikan sebagai suatu sikap dalam memenuhi undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara pada pukul 20.00 WIB.

DAFTAR ARTIKEL

Festival Pelajar Al-Zaytun: Merayakan Semangat, Mengukir Prestasi

Festival Pelajar Al-Zaytun bukan sekadar hiburan pasca-ujian, tapi ruang tumbuh yang menanamkan karakter lewat kegembiraan, sportivitas,...

Pernikahan di Al-Zaytun: Menyatukan Cinta, Iman, Ilmu, Seni, dan Kebangsaan

Di Al-Zaytun, pernikahan bukan sekadar seremoni dua insan, tapi peristiwa kebangsaan yang sarat nilai. Dalam nuansa...

Prof. Triyono Bramantyo: Bangun Pendidikan Holistik Lewat Seni

Prof. Drs. Triyono Bramantyo, M.Mus.Ed., Ph.D. membuka pidatonya dengan satu kalimat reflektif: "Pendidikan adalah art of...

Syaykh Panji Gumilang: Bongkar Total Sistem Pendidikan Nasional

Al-Zaytun, Indramayu - Di tengah berbagai keraguan terhadap arah pendidikan nasional, Syaykh Al-Zaytun AS Panji Gumilang...

Pelatihan Pelaku Didik Jilid 2: Integrasi Seni, Teknologi, dan Hukum

Al-Zaytun, Indramayu - Pelatihan pelaku didik jilid kedua yang digelar di Masjid Rahmatan Lil Alamin pada...

Tiga Pilar Panji Gumilang untuk Pendidikan Indonesia

Dalam khutbah Idul Adha 6 Juni 2025, Syaykh Al-Zaytun AS Panji Gumilang merumuskan sebuah gagasan besar...

Dari Al-Zaytun, Revolusi Pendidikan Dimulai dengan Mencatat

Di tengah maraknya pelatihan yang sekadar formalitas dan bersifat satu arah, Pelatihan Pelaku Didik di Kampus...

Prof. Sutrisna Wibawa: Al-Zaytun Menjawab Tantangan Revolusi Pendidikan

Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar reformasi dalam bidang pendidikan. Begitulah penegasan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.,...

Jalmo Utomo dan Visi Syaykh Panji Gumilang Membangun Bangsa

Dalam pidato pembuka dan penutup Pelatihan Pelaku Didik di Al-Zaytun, 1 Juni 2025, Syaykh Al-Zaytun, AS...

Al-Zaytun Gagas Gerakan Pendidikan Revolusioner Lewat Pelatihan Pelaku Didik

Indramayu - Ma’had Al-Zaytun kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor pembaruan pendidikan berbasis nilai-nilai luhur dan kebudayaan...
00:58:58

Video Prof. Ki Supriyoko – Ketika Karakter Hilang, Maka Segalanya Hilang

Dalam pidato reflektifnya pada Simposium Hari Pendidikan Nasional 2025 di Ma’had Al-Zaytun, Prof. Dr. Ki Supriyoko...
01:12:34

Video Prof. Ciek Julyati Hisyam – Karakter Bukan Angka

Dalam video ini, Prof. Dr. Ciek Julyati Hisyam — Guru Besar Tetap Universitas Negeri Jakarta dan...

Advertisement

spot_img