Al-Zaytun Sangat Inclusive Kepada Siapapun

Syaykh: Kecuali Majelis Ulama Indonesia (MUI)

AS Panji Gumilang
 
0
243
Syaykh Panji Gumilang Menerima Undangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Syaykh Panji Gumilang Menerima Undangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Syaykh Al-Zaytun, AS Panji Gumilang menyatakan akan datang dengan senang hati pada Jumat, 23 Juni 2023 (setelah Jumatan), untuk memenuhi undangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Hal itu disampaikan setelah menerima kedatangan utusan dari Pemprov Jawa Barat, Kamis malam, 23 Juni 2023, di ruang khusus Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin, untuk menyampaikan undangan kepada Syaykh Al-Zaytun terkait dialog dan tabayun atas polemik yang terjadi akhir-akhir ini.

“Saya akan datang setelah shalat Jum’at, tolong jangan dimarahi jika saya terlambat, karena saya harus memimpin shalat Jum’at di sini,” kata Syaykh AS Panji Gumilang.

@tokoh.id

Syaykh Al-Zaytun Mau Datang ke Bandung #mahadalzaytun #pesantrenalzaytun #kesbangpolbandung #panjigumilang

♬ original sound – Tokoh Indonesia – Tokoh Indonesia

Al-Zaytun exclusive adalah hoax, sederet tokoh seperti Jenderal TNI, Pur.AM. Hendro Priyono, Jend.TNI.Pur. Wiranto, Menteri Agama Surya Darma Ali, Anas Urbaningrum, Agus Harimurti Yudhoyono, Ngabalin, Jend.TNI.Pur. Gatot Nurmantyo, Jend.TNI. Pur. Moeldoko dan masih banyak tokoh-tokoh nasional yang pernah berkunjung ke Al-Zaytun membuktikan bahwa Al-Zaytun sangat inclusive.

Bahkan jurnalis senior Drs. Ch.Robin Simanullang dan Dahlan Iskan sudah menjadi sahabat Al-Zaytun, teranyar Dandim Indramayu, Letkol Kolonel ARM. Andang Radianto, S.A.P.  bersama Kesbangpol Provinsi Jawa Barat datang ke Al-Zaytun Kamis 22/06 dan diterima dengan tangan terbuka serta penuh hormat oleh Syakh Al-Zaytun, Prof. DR. HC., Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang.

Bahkan Al-Zaytun diresmikan oleh Presiden RI Bj.Habibie, namun mengapa Al-Zaytun dituding exclusive?

Hasil penelusuran kami adalah; Isu Al-Zaytun Exclusive dihembuskan oleh orang-orang yang  tidak senang dengan Al-Zaytun, siapakah orang-orang tersebut?

Tentu orang-orang yang tidak pernah ke Al-Zaytun, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) menurut Syaykh Al-Zaytun, “Kami tidak pernah kedatangan MUI, tapi mengapa ada fatwa MUI yang mengatakan kami ini menyimpang dari syariat, terindikasi NII dan lain-lain,” ungkap Syaykh Al-Zaytun dalam dialognya dengan Dandim Indramayu Letkol ARM. Andang Radianto.SAP Kamis, 22 Juni 2023.

Sikap MUI inilah yang membuat Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun menolak MUI untuk datang ke Al-Zaytun melalui suratnya.

“Sudah menfatwakan yang tidak baik, bahkan mengharamkan untuk menyekolahkan anak di Al-Zaytun, eh tiba-tiba kirim surat mau melakukan penyelidikan jelas kami menolak, kecuali MUI mencabut statement yang menyudutkan dan merugikan Al-Zaytun, maka kami akan menerima dengan tangan terbuka,” tandas Syaykh. (rukmana, eti)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini