Nakhoda Akselerasi Humbahas

[ Maddin Sihombing ]
 
0
187
Maddin Sihombing
Maddin Sihombing | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Drs. Maddin Sihombing, MSi, pria kelahiran Desa Parulohan, Lintong ni Huta, Humbang Hasundutan, 06 Mei 1946, berhasil mengukir prestasi sebagai nakhoda akselerasi pembangunan Kabupaten Humbang Hasundutan, selama menjabat Bupati Humbang Hasundutan dua periode (2005-2010 dan 2010-2015). Dia didamping Wakil Bupati Drs. Marganti Manullang, sejak periode pertama.

Di bawah kepemimpinan ‘duet serasi’ ini, pembangunan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tampak lebih menonjol dibanding kebupaten lain di Sumatera Utara. Apa keberhasilan kepemimpinan duet ini?

Dari pantauan TokohIndonesia.com, duet Maddin-Marganti ini dapat menjadi model bagaimana pasangan Bupati dan Wakil Bupati bisa akur dan bekerjasama, saling menopang dan saling menghargai sesuai dengan Tupoksi masing-masing. Itulah menjadi kelebihan dan kekuatan pertama dari pasangan ini, di tengah banyaknya kepala daerah yang tidak akur dengan wakilnya. Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah (Kamis, 27/2/2014), 93 persen kepala daerah tidak akur dengan wakilnya.

Dengan talenta kepemimpinan yang mumpuni, Maddin tampil sebagai nakhoda, didampingi dan didukung duet serasinya, Marganti, berhasil mengakselerasi pembangunan daerah Humbang Hasundutan (Humbang Barat). Di bawah kepemimpinan duet ini, Kabupaten Humbang Hasundutan meraih banyak prestasi:

Pertama, Pemkab Humbahas sejak awal fokus membangun desa dengan meningkatkan peran perempuan yang terkenal tangguh di daerah itu. Sehingga menjadi terbaik desa percontohan pelaksanaan PTP2WKSS (Pengelola Program Terpadu Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat). Desa Sihastoruan yang memiliki nilai tertinggi mendapat penghargaan dari Gubsu, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Mendagri. Penyerahan piagam penghargaan itu dihadiri Presiden.

Kedua, Kabupaten Humbahas (Humbang Hasundutan) merupakan terbaik Indeks Tata Kelola Ekonomi Daerah tingkat Sumut pada tahun 2007.

Ketiga, Juara Pertama Sumut Expo III tahun 2009 dalam pameran stand dengan menampilkan produk-produk pertanian dan alam yang ada di Bonapasogit.

Keempat, Humbahas menduduki peringkat I Evaluasi Kinerja Pemerintahan di Sumut tahun 2011. Kabupaten ini meraih peringkat pertama tentang skor, prestasi dan peringkat kinerja kabupaten/kota dalam rangka evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah (EKPPD) se-Provinsi Sumut 2011. Hal itu sesuai surat keputusan Gubernur Sumut bernomor: 188.44/973/KPTS/2011 tanggal 9 November 2011 dengan peringkat skornya 2.9476 disusul peringkat kedua Kabupaten Serdang Bedagai dengan skor 2,8663.

Kelima, Humbahas meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2012 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2011 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Propinsi Sumatera Utara (Propsu). Hal ini menjadikan Humbahas sebagai pemerintah daerah (Pemda) pertama di Sumut yang berhasil memperoleh opini WTP dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tersebut kembali diraih pada tahun 2013 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2012.

Dengan talenta kepemimpinan yang mumpuni, Maddin tampil sebagai nakhoda, didampingi dan didukung duet serasinya, Marganti, berhasil mengakselerasi pembangunan daerah Humbang Hasundutan (Humbang Barat). Di bawah kepemimpinan duet ini, Kabupaten Humbang Hasundutan meraih banyak prestasi

Keenam, Humbahas meraih penghargaan atas Prestasi Kinerja Pemerintahan Sangat Terbaik 10 Besar Tingkat Nasional Tahun 2013

Ketujuh, Humbahas meraih Penghargaan ICTPura Peringkat 2 Kategori Madya Tahun 2013. Penghargaan tersebut diperuntukkan bagi daerah yang dinilai telah siap untuk menghadapi Era Ekonomi Digital dalam berbagai stakeholder yaitu pemerintahan, swasta dan masyarakat.

Wajah keberhasilan Maddin Sihombing sebagai kepala daerah adalah kemampuannya mendekati masyarakat dalam pelebaran jalan di pusat kota Dolok Sanggul yang dulu terkesan sebagai kota sangat kecil (kota kampung), berubah menjadi kota baru yang mampu bergerak menjadi kota modern. Pembangunan kota ini didukung pula dengan pembangunan prasarana jalan yang terhubung dengan sangat baik dengan semua desa dan dusun. Sehingga Kecamatan Dolok Sanggul, sebagai Ibukota Kebabupaten, menjadi terintegrasi laksana sebuah (berpotensi) kota besar.

Sebelum menjadi duet, pasangan ini sebelumnya sudah saling mengenal, karena mereka sempat sama-sama berkarya di Kabupaten Dairi. Maddin Sihombing menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, dan Marganti Manullang menjabat Direktur AKPER Kabupaten Dairi, 2001 – 2005.

Selain itu, pasangan ini juga sudah sangat mengenal daerahnya. Sang Nakhoda, Drs. Maddin Sihombing, M.Si, adalah putera daerah Humbang kelahiran Desa Parulohan, Lintong ni Huta, Humbang Hasundutan, 06 Mei 1946. Suami dari Anny Rosma Napitupulu, BBA dan ayah dari satu anak, ini mengawali pendidikan dasar di desanya SR Lintongnihuta. Kemudian dia melanjut ke SLTP di Jakarta, SMA di Bogor. Lalu meraih gelar sarjana (Drs) dari Universitas Negeri Jakarta, dan Magister (dari Universitas Padjdjaran, Bandung.

Selain tekun mengikuti pendidikan formal, Maddin juga giat mengikuti berbagai kursus dan latihan. Dia mengikuti SEPADYA, SESPANAS, Training di Bidang Pertambangan (Nattended A Mineral Resource Management Information Exchange Programme Conducted) dan Training di Bidang Lingkungan dan Pertambangan (The Mining And Environmental Management Teaching And Training Field Trip Canada).

Maddin yang bersahaja, mengawali dan lebih lama menekuni karier di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri, dulu Depdagri). Diawali sebagai staf pada Seksi Informasi Industri dan Pertambangan Ditjen Puod Depdagri. Kemudian menjabat sebagai Pj. Kasi Informasi Industri dan Pertambangan Ditjen Puod Depdagri; Kasi Pertanian Dan Pertambangan Ditjen Puod Depdagri; Kasi Hubungan Kerja Sama Ditjen Puod Depdagri; Pj. Kasubdit Bina Pemerintahan Umum Depdagri; Kasubdit Bina Otda Bidang Ii Depdagri; Kasubdit Bina Otda Lingkungan Pertanian dan Industri Depdagri; Kabag Perencanaan Sekretariat Ditjen Puod Depdagri; dan Kasubdit Bina Penyertaan Modal Daerah Direktorat Keuangan Daerah Depdagri.

Kemudian dia memilih dan dipercaya mengabdi di daerah, sebagai Sekretaris Daerah Tingkat II Kabubaten Dairi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi. Dia kemudian ingin mengandikan diri untuk membangun daerah kelahirannya, Humbang Hasundutan. Dia mengajak Marganti Manullang untuk mendampinginya sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati pada Pemilukada 2005. Pasangan ini pun mendapat kepercayaan masyarakat Humbang Hasundutan dengan memenangkan Pemilukada tersebut.

Kepemimpinan yang mumpuni sebagai ‘anak ni raja’ yang menjiwai filosofi dan sistim ‘Dalihan Na Tolu’ serta kebersahajaan dan pengabdiannya yang tanpa pamrih, tampaknya dapat dirasakan oleh sebagian besar rakyat Humbang Hasundutan, terbukti pasangan ini kembali terpilih untuk periode kedua 2010-2015.

Kepemimpinan Maddin Sihombing, tampaknya akan menjadi tolak ukur bagi penggantinya. Dia akan menjadi King Maker pada Pemilukada 2015 nanti. Kecenderungan, dia akan lebih memilih wakilnya Maddin Manullang untuk meneruskan estafet kepemimpinan demi lebih terjaminnya kebersinambungan program pembangunan yang sudah dicaanangkannya.

Atas berbagai karya dan pengabdiannya, Maddin Sihombing telah menerima beberapa tanda jasa dan penghargaan. Di antaranya, Satya Lencana Karya 20 Tahun; Piagam Pembina Penataran Tingkat Instansi Pusat Depdagri Type A; Piagam Penghargaan pada Rapat Koordinasi dan Disiplin Kerja Aparatur Negara; Piagam Penghargaan dalam Seminar Gondok dan Kretik Endemik Nasional II; Piagam Penghargaan pada Lokakarya Nasional Prospek Pengembangan Sektor Perusahaan Kecil dalam Pelita V”; Piagam Penghargaan pada Seminar Lokakarya Pengembangan dan Pengalaman Penyelenggaraan Percontohan Otd Tingkat II; Piagam Penghargaan pada Loka-Karya I Persiapan dan Implementasi UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah; Piagam Penghargaan Pada Seminar Otda Perwujudan Otda Dalam Rangka Memantapkan Pemerintah Daerah Menyongsong Era Globalisasi dan Abad 21;

Piagam Penghargaan pada Seminar Sehari Air Bawah Tanah Peranan Konservasi Air Tanah dalam Menunjang Pembangunan Berkelanjutan Nasional dan dalam Rangka Otonomi Daerah; Piagam Penghargaan pada Sosialisasi Pp Pendukung Pelaksanaan Otda; Piagam Penghargaan pada Seminar Strategi Pembinaan Lumbung Pangan Masyarakat untuk Mencapai Ketahanan dan Keamanan Pangan Masyarakat; Piagam Penghargaan Sebagai Pengurus Korpri Depdagri; Piagam Penghargaan pada Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila bagi Pejabat Eselon III di Lingkungan Depdagri; Piagam Penghargaan pada Penataran Kewaspadaan Nasional Angkatan Ke-XX; Piagam Penghargaan pada Seminar Nasional Rencana Revisi UU OTDA; Certify Has Attended A Mineral Resource Management Information Exchange Programme Conducted; dan Certify Has Succesfully Completed The Mining And Environmental Management Teaching And Training Field Trip Canada. Penulis: Ch. Robin Simanullang | Bio TokohIndonesia.com

Data Singkat
Maddin Sihombing, Bupati Humbang Hasundutan (2005-2015) / Nakhoda Akselerasi Humbahas | Direktori | Bupati, Batak, Kristen, Humbang, Humbahas, Sihombing

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here