back to top

BIOGRAFI TERBARU

Continue to the category
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
More
    29.7 C
    Jakarta
    Populer Hari Ini
    Populer Minggu Ini
    Populer (All Time)
    Ultah Minggu Ini
    Lama Membaca: 3 menit
    Lama Membaca: 3 menit
    Lama Membaca: 3 menit
    Lama Membaca: 3 menit

    Biografi

    Mendirikan Perusahaan IT Sendiri

    https://tokoh.id/bobby-sangka/ Setelah lulus dari Washington State University, Amerika, pria yang...

    Pelukis dan Pematung

    Yusach NH seorang pelukis dan pematung yang berdomisili di Mojokerto. Lahir di Kediri, 05 Maret 1954. Pelukis berdarah Jawa ini, alumnus Seni Rupa Fakultas Sastra dan Seni IKIP Negeri Surabaya 1981. Berkecimpung dalam kesenian diawali pengajaran seni di lembaga sekolah di Mojokerto dengan profesi sebagai guru pendidikan Seni Rupa.

    Tokoh Kependudukan Dunia

    Dia pantas disebut sebagai tokoh kaliber dunia di bidang kependudukan dan keluarga sejahtera. Di tangan mantan Kepala BKKBN/Menteri Negara Kependudukan dan Menko Kesra dan Taskin, ini program kependudukan Indonesia mencapai puncak keberhasilan yang diakui dunia. Dia mutiara dunia tentang kependudukan dan keluarga sejahtera.

    Setia Menggemakan Sabda

    Dr. Paul Budi Kleden, SVD, lahir di Waibalun, Flores Timur, 16 November 1965. Dosen STFK Ledalero Maumere, ini meraih gelar doktor dalam bidang Teologi tahun 2000 dari Universitas Freiburg, Jerman dengan judul disertasi: Christologie in Fragmenten: Die Rede von Jesus Christus im Spannungsfeld von Hoffnungs - und Leidengeschichte bei Johann Baptist Metz.

    Seni Berbicara ala CBS

    Kepiawaiannya berbicara membawa dia menjadi presenter, MC, eksekutif perusahaan, pengajar hingga penulis buku. Kegemilangannya sebagai presenter pernah diganjar penghargaan bergengsi Panasonic Award di tahun 1999 dan 2003.
    Majalah Horas Indonesia Edisi 08

    Turut Membesarkan Tamansiswa

    Bersama Ki Hadjar Dewantara, Ki Sarmidi mengabdikan diri di dunia pendidikan baik lewat perannya sebagai tokoh Tamansiswa maupun Menteri Pendidikan. Selama duduk di kabinet, penerima penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana ini berhasil menyusun dan memperjuangkan UU Pendidikan Nasional pertama.

    Pangeran yang Ditakuti Belanda

    Bapak pendiri dinasti Mangkunagaran ini meninggalkan istana pada usia...

    Permata Hijau Pemikir Islam

    Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, Guru Besar dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah (dua periode 1998-2006), ini seorang cendekia dan pemikir Islam pembaharu. Pemilik nama Azyumardi Azra yang mempunyai arti mendalam sebagai 'permata hijau', ini memang seorang 'permata hijau' pemikir Islam berpandangan luas. Dia tak kurang telah menulis sembilan buku tentang Islam. Koleksi bukunya sudah mencapai 15.000 judul buku.

    Populer

    Pendiri Hadassah of Indonesia

    "Damai itu baik dan damai dimulai dari diri sendiri,"...

    Ulama Pejuang dari Tasikmalaya

    Dia adalah simbol perlawanan masyarakat Tasikmalaya, Jawa Barat terhadap...

    Suhartoyo, Ketua Mahkamah Konstitusi (2023-2028)

    Dr. Suhartoyo S.H., M.H., adalah seorang hakim konstitusi dengan...

    Artikel Lainnya

    Jurnalisme ‘Garam dan Obor’

    Drs, Ch. Robin Simanullang, jurnalis yang telah menulis biografi singkat 1001 tokoh di Website TokohIndonesia.com. Ketua Umum DPP Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (FPWI - ForumPWI) ini adalah Pendiri dan Pemimpin Redaksi situs web TokohIndonesia.com. Sebuah situs web yang tengah dikembangkan menjadi ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA (ENSIKONESIA) online. Dia berobsesi menjadi pengukir prestasi orang lain (tokoh) di 'batu maya'. Berprinsip, menulis dengan mengosongkan diri, sebagai abdi dalem, yang berkreasi menerjemahkan (interpretasi) dan mengapresiasi visi dan jejak rekam sang tokoh.

    Kita Bukan Bangsa Tempe

    Jika Jepang dan Korsel mampu mandiri dalam bidang industri barang modal dan otomotif, Indonesia juga bisa. Indonesia tak perlu inferior. "Bung Karno bilang, kita bukan bangsa tempe, dan saya ingin mewujudkan kebenaran pandangan itu," ujar ayah enam anak yang merintis usaha dari nol sejak 39 tahun silam.

    Mbak Pendiam itu Emas

    PROLOG 2: Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia tetap diam dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana Presiden RI ke-5.

    Presiden Berkepribadian Kuat

    PROLOG: Dia pemimpin berkelas dunia! Penerima penghargaan Long Time Achievement di bidang politik dari  International Conference of Asian Political Parties -ICAPP (Desember 2010), ini juga pernah diposisikan Majalah Forbes(2004) sebagai perempuan kedelapan terkuat dunia. Dialah Ibu Reformasi Indonesia! Seorang pendiam berkepribadian emas. Presiden RI ke-5 ini teguh memegang prinsip, konsisten dan visioner. Dia seorang pejuang sekaligus simbol dan inspirasi reformasi.

    Bersahaja dan Kritis

    Di bawah kepemimpinnya, Muhammadiyah menunjukkan komitmen keislaman dan kebangsaan yang kuat.

    Sukses Menjual Kreativitas

    Sebelum berubah menjadi LOWE pada Februari 2002, perusahaan iklan papan atas ini dikenal dengan nama Citra Lintas. Kalangan yang mengenal dan berhubungan dengan Citra Lintas, pasti akan mengakui keunggulan perusahaan ini dalam hal kreativitas. Oleh karena kreativitaslah, Citra Lintas bisa memimpin perolehan belanja iklan beberapa tahun terakhir. "Kami akan terus kreatif," kata Gunadi Sugiharso, Chairman dan CEO Citra Lintas yang kini berganti nama LOWE.

    Dahulukan Perkara Korupsi

    Setelah melalui proses panjang dan ketat, Guru Besar FH Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung kelahiran Lampung, 6 Oktober 1941, ini diangkat menjabat Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. Kariernya di bidang hukum tergolong panjang. Ia pernah menjabat sebagai Dirjen Hukum dan Perundang-undangan Departemen Kehakiman.

    Menempatkan Seni dalam Konteks Budaya

    Umar Kayam, sosiolog, novelis, cerpenis, budayawan, meninggal dunia di MMC Jakarta, hari Sabtu (16/3) kemarin pukul 07.45. Tutup usia pada usia 70 tahun (almarhum dilahirkan di Ngawi, Jawa Timur, 30 April 1932), Umar Kayam sudah dirawat di rumah sakit itu sejak sekitar dua pekan lalu ketika dia dilarikan ke situ karena terjatuh dan mengalami patah tulang pangkal paha kiri.

    Sang ‘Pendekar’ Garuda Indonesia

    Setelah 25 tahun merintis karir di Garuda Indonesia, Indra Setiawan, satu dari "Sembilan Pendekar", akhirnya terpilih memimpin maskapai penerbangan nasional terbesar di Indonesia itu, meskipun pada mulanya ia bukan yang paling dijagokan di antara para calon yang ada. Ini perpaduan prestasi dan garis tangan.

    Kala Hukum Masih Tertidur Lelap

    Guru Besar Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) Prof Dr Charles Himawan hari Sabtu (11/5) meninggal dunia di rumahnya, Jalan Sinabung II/6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ketua Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Hak Asasi Manusia (HAM) di Komisi Nasional (Komnas) HAM itu diperkirakan meninggal akibat serangan jantung. Kepergiannya baru diketahui sekitar pukul 12.05, setelah Charles tidak kunjung keluar dari ruangan tidurnya.

    Harapan Baru Pemberdayaan Rakyat

    Arah dan buah reformasi harus bermuara pada peningkatan partisipasi dan kesejahteraan rakyat. Jadikan Jakarta 'kampung halaman' metropolis bagi insan dunia.

    Sosok Pendiam tapi Lugas

    Ya Allah, mengapa ada manusia yang sekeji ini? Mengapa Tgk Nash yang selurus ini dibunuh dan dianiaya? Apa yang diharapkan dari orang yang tidak memiliki ambisi pada jabatan dan tidak gila harta, yang sampai akhir hayatnya hidup sangat sederhana ini...?"

    Advertisement

    spot_img