BIOGRAFI TERBARU

Continue to the category
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
26.7 C
Jakarta
Populer Hari Ini
Populer Minggu Ini
Populer (All Time)

Ensiklopedi

Tatkala Didaulat Jadi Presiden

Jenderal TNI AD Sumitro saat menjabat Pangkopkamtib/Wapangab (1971-1974), sebuah jabatan yang sangat berkuasa pada era itu, didaulat para aktivis mahasiswa untuk berkenan menjadi Presiden RI menggantikan Jenderal Soeharto. Akibatnya, Sumitro yang akrab dengan mahasiswa 'terpaksa' mengundurkan diri.

“Saya, Siap Memimpin TNI”

Karier Jenderal TNI Moeldoko sungguh cemerlang. Hanya tiga bulan menjabat Kepala Staf TNI AD (KSAD) sejak 22 Mei 2013, karier lulusan terbaik Akabri 1981 itu melejit mencapai puncak menjadi Panglima TNI.

Pionir Public Relations Nasional

Peran Inke Maris dalam dunia public relations diakui ketika majalah bahasa Inggris Globe Asia memilihnya sebagai salah satu Powerful Women dalam daftar 99 wanita berpengaruh di Indonesia, dalam dua edisi majalah ini di tahun 2007 dan 2008.

Dosen dan Novelis

Ashadi Siregar pada tahun 1979 menerbitkan novelnya yang berjudul Jentera Lepas (1979) yang menceritakan nasib sebuah keluarga yang berkaitan dengan PKI sesudah peristiwa tahun 1965.

Cerita Indah di Indonesia

Setelah memperoleh tugas pertama di Indonesia mengajar pelajaran Agama di SMA Kolese Kanisius, Jakarta antara tahun 19662-1964 serta merangkap Kepala Asrama Siswa yang membuatnya mengenal dan hafal nama 500 remaja binaannya, Franz Magnis-Suseno, SJ lalu ditugaskan belajar studi teologi ke Institut Filsafat Teologi Yogyakarta, di Yogyakarta antara tahun 1964 hingga 1968. Di situ dia mulai merasakan hidup dan studi nikmat bersama dengan para mahasiswa Yesuit lainnya. Ada yang warga negara Jerman, orang Indonesia, dan sebagian besar orang Jawa.
Majalah Horas Indonesia Edisi 08

Bulan Bintang dari Bima

Pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962 ini terpilih Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang dijabatnya sejak tahun 2010. Sebelumnya, lulusan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (1986) ini berprofesi pengacara. Kini ia menjabat Wakil Ketua Kemisi II DPR dari Partai Bulan Bintang, yang membidangi Hukum dan Dalam Negeri. Selain itu, ia juga pernah menjabat Ketua DPP PBB (2000-2005).

Sastrawan Pujangga Baru

Sanusi Pane, sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru. Pria kelahiran Muara Sipongi, Sumatera Utara, 14 November 1905, ini juga berprofesi sebagai guru dan redaktur majalah dan surat kabar. Ia juga aktif dalam dunia pergerakan politik,  seorang nasionalis yang ikut menggagas berdirinya "Jong Bataks Bond." Karya-karyanya banyak diterbitkan pada 1920 -1940-an. Meninggal di Jakarta, 2 Januari 1968.

Ekonom Indonesia Kelas Dunia

Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu dan mantan direktur eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) seorang ekonom perempuan Indonesia yang sudah dikenal dunia. Puteri ekonom kondang Panglaykim, ini telah menjadi pembicara laris bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia. Ia sering dimintai masukan oleh lembaga keuangan dunia seperti World Bank dan IMF.

Populer

Sang Teladan dengan Perbuatan

Letjen TNI (Purn) H. Abdul Rivai Harahap (ARH), 'Sang Teladan dengan Perbuatan.' Mantan Pangdam I/Iskandar Muda dan Aster Kasad/Hankam kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, 21 April 1928, ini mewariskan prinsip dan kearifan hidup keteladanan melalui perbuatan. Satunya kata dengan perbuatan! Sebelum mengajari atau menasihati orang lain, wujudkan dulu dalam sikap dan perbuatan sendiri.

Pakar Kelautan dari ITS

Pakar kelautan khususnya bidang teknik perkapalan ini meniti karirnya sebagai akademisi, pendidik dan peneliti di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Ia termasuk salah seorang perintis dan pendiri program Magister Teknik Kelautan ITS dan program doktor teknologi kelautan ITS yang pertama di Indonesia.

Pribumi Perintis Toko Kacamata

A Kasoem merupakan orang pribumi pertama yang merintis usaha toko kacamata di Indonesia. Usaha yang dirintisnya sejak tahun 1930-an itu kemudian berkembang dengan berbagai merk, seperti A Kasoem, Lily Kasoem, dan Cobra.

Artikel Lainnya

Tito, Jejak Cemerlang

Jenderal Tito Karnavian memiliki jejak rekam cemerlang sejak belia sampai selama meniti karier dan mengabdi di...

Tetap Melayani Walau Difitnah

PLEDOI AHOK: Tuhan yang melihat hati, mengetahui isi hati saya. Saya hanya seekor ikan kecil Nemo di tengah Jakarta, yang akan terus menolong yang miskin dan membutuhkan (poor and needy) walaupun saya difitnah dan dicaci maki, dihujat karena perbedaan iman dan kepercayaan saya, saya akan tetap melayani dengan kasih.

Pelopor Pantun Melayu-Makassar

Ang Ban Tjiong dikenang sebagai penulis buku Pantoen Melajoe Makassar yang di dalamnya berisi 200 syair...

Kapolri Brilian dan Terpercaya

Pastikan Keamanan Negara Kondusif: Jenderal Polisi Tito Karnavian menunjukkan kapasitasnya yang amat mumpuni dan cemer­lang (brilian)...

Bapak Kepolisian Negara RI

Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo (RS Soekanto) lahir di Kampung Sawah, Bogor, Jawa Barat, 7 Juni 1908. Komisaris Jenderal Polisi ini adalah Kepala Djawatan Kepolisian Negara (Kepolisian Negara RI) Pertama (1945-1959). Dia adalah Peletak Dasar Kepolisian Negara RI dan ditetapkan menjadi Bapak Kepolisian Negara RI. Beliau meninggal di Jakarta, 24 Agustus 1993. Namanya juga diabadikan di Rumah Sakit Polri RS Soekanto Tjokrodiatmodjo.

Pemimpin Nan Pelayan Rakyat

Ir. Tri Rismaharini, MT, akrab dipanggil Risma, seorang walikota, pemimpin perempuan, yang egaliter, transformasional, informal dan proaktif. Pemimpin nan pelayan rakyat. Perempuan pertama yang menjabat Walikota Surabaya (2010-2015, 2016-2021) ini bekerja sepenuh hati dengan berorientasi pada kepentingan publik.

Peraih Double Champion

Tidak banyak atlet bulu tangkis yang bisa meraih dua gelar juara sekaligus dalam sebuah kompetisi. Di Indonesia, prestasi itu pernah diraih seorang atlet serba bisa era 70-an, Imelda Wigoena dengan menjuarai ganda putri dan ganda campuran di All England 1979.

Sutiyoso Intelijen Otentik

Presiden RI Jokowi sangat jeli ketika memilih Letnan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Karena Sutiyoso adalah intelijen yang sesungguhnya, otentik. Sutiyoso, selain sangat berpengalaman, terlatih dan teruji dalam berbagai tugas operasi intelijen strategis sebagai perwira Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat (Sandi Yudha), mantan Pangdam Jaya itu memang memiliki habitat intelijen.

Tokoh Pembangun Toleransi

Pancasilais sejati dan Tokoh Pembangun Toleransi Beragama, KH. Drs. Slamet Effendy, MSi, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Anggota Lembaga Pengkajian MPR RI, meninggal pukul 23.00 WIB, Rabu 2 Desember 2015, saat melaksanakan tugas MPR di Hotel Ibis Braga, Bandung, Jawa Barat, sejak Selasa malam, 1 Desember 2015.

Buku Penjelajah Kepemimpinan

Buku biografi Sutiyoso, Gubernur DKI Jakarta di Masa Sulit pada Era Lima Presiden berjudul Sang Pemimpin, yang akan diluncurkan Minggu malam, 6 Desember 2015 di Djakarta Theater, membawa kita kepada penjelajahan kepemimpinan yang tangguh dalam jagad penuh tantangan. Ini adalah sebuah buku kisah kepemimpinan empiris berdimensi luas.

Pemimpin Pendobrak Kemunafikan

Siapa Ahok – Basuki Tjahaja Purnama? Dia adalah pemimpin pendobrak kemunafikan! Pemimpin (Gubernur DKI Jakarta) yang paling bernyali menantang (menyerukan) kepada siapa saja, khususnya para pejabat dan politisi, untuk segera menghentikan korupsi dan kemunafikan1] yang telah membuat bangsa ini sulit mencapai kemajuan.

Walikota Surabaya Terbaik

Ir. Tri Rismaharini, MT, akrab dipanggil Risma, selama lima tahun memimpin kota metropolitan Surabaya, sejak 28 September 2010 hingga 28 September 2015, berhasil mengukir berbagai prestasi yang mendapat apresiasi publik dan dunia. Kecemerlangan prestasi yang mendapat apresiasi publik itu, pantas menempatkannya sebagai Walikota Surabaya terbaik.

Advertisement

spot_img