Seniman Tionghoa Pencipta Lagu Ati Raja

Hoo Eng Djie
 
0
57
Hoo Eng Djie
Hoo Eng Djie, Seniman Tionghoa Pencipta Lagu Ati Raja

Hoo Eng Djie, seniman Makassar keturunan Tionghoa, pencipta lagu-lagu yang populer hingga saat ini seperti Ati Raja, Sailong, Dendang-dendang, Amma Ciang. Lagu Ati Radja dan Kola Satoe, misalnya, masih dilantunkan oleh artis-artis ternama di pesta-pesta. Lagu ciptaan Hoo Eng Djie ini seperti wajib didendangkan pada acara hajatan masyarakat Makassar termasuk keturunan Tionghoa. Bahkan lagu Ati Raja sudah menjadi lagu wajib saat Kampus Universitas Hasanuddin menggelar acara wisuda. Syair lagu dan musik Ho Eng Dji umumnya berbicara soal kearifan lokal, toleransi, dan cinta.

Tahun 1953 menjadi tahun yang paling bersejarah dalam kehidupan Hoo Eng Djie. Pada tahun itu, dia dan grup musiknya Singara Kulla-kullawa (Sinar Kunang-kunang) mendapat penghargaan dari Radio Nasional. Kemudian, pada 3 September 1953, Hoo Eng Djie menginjakkan kakinya di Istana Merdeka karena mendapat undangan dari Presiden Soekarno untuk berdialog tentang musik daerah.

Perjalanan hidup Hoo Eng Djie yang penuh dinamika, kisah cintanya yang sedih dan kiprahnya dalam menghasilkan banyak syair dan lagu, sudah ‘dihidupkan’ dalam sebuah film berjudul ‘Ati Raja’. Film produksi Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM) dan 786 Production ini sudah tayang di bioskop pada 7 November 2019.

Film Ati Raja yang juga mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Selatan ini merupakan hasil kerja keras Shaifuddin Bahrum (sutradara/penulis skenario), Ancu Amar dan Yudikatif Sukatanya (penulis skenario) dan didukung sejumlah artis yaitu Fajar Baharuddin (sebagai Ho Eng Dji), Jennifer Tungka (sebagai Soang Kie), Stephani Vicky Andries (sebagai Ho Eng Gwee), Chesya Tjoputra (sebagai Yang Tju), Goenawan Monoharta (sebagai Papa Ho Eng Dji), Yatti Lisal (sebagai Mama Ho Eng Dji), Zulkifli Gani Otto (sebagoi Gubernur Belanda), serta Noufah A. Patajagi, Saenab Hasmar, Agung Iskandar, Wandy, Syahriar Tato, dan Kiki Hehanusa. (cid)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini