
Buku OSO: Politik Hati Nurani menghadirkan kisah nyata perjalanan hidup Oesman Sapta Odang dari seorang yatim yang sejak kecil mengasong demi membantu ibunya, hingga tumbuh menjadi pengusaha besar, tokoh politik nasional, sekaligus filantropis. Kisah ini tidak sekadar menuturkan sukses material, tetapi menempatkan persahabatan, kerja keras, dan kejujuran sebagai fondasi utama perjalanan hidupnya. Penulis menyebut lintasan hidup OSO sebagai “Kitab Persahabatan”, sebuah metafora tentang manusia yang membangun relasi lintas suku, agama, dan kepentingan dengan ketulusan.
Struktur buku ini disusun sangat lengkap, mulai dari kisah masa kecil dan perjuangan hidup, perjalanan bisnis dari nol hingga membangun konglomerasi OSO Group, hingga kiprah politiknya sebagai Senator, Wakil Ketua MPR, dan Ketua DPD RI. Pembaca juga diajak memahami etos kepemimpinan OSO melalui konsep 5-S (Strategy, Structure, Skill, System, Speed & Target), serta visinya tentang pembangunan daerah melalui “Sapta Master Key”. Semua ini dirangkai sebagai potret utuh tentang pengabdian di tiga ranah sekaligus: bisnis, politik, dan sosial.
Lebih dalam lagi, buku ini mengangkat gagasan Politik Hati Nurani sebagai inti pemikiran OSO tentang politik yang berakar pada moral, kejujuran, dan Pancasila. Di bagian akhir, pembaca diajak melihat sisi kemanusiaan OSO melalui kisah keluarga, kearifan lintas budaya, serta nilai persahabatan yang tetap dijaga di tengah kerasnya persaingan politik. Buku ini bukan hanya biografi, tetapi juga refleksi tentang kepemimpinan, pengabdian, dan makna persahabatan dalam perjalanan hidup seorang negarawan.