Sam Ratulangi
Sam Ratulangi | Tokoh.ID

Data Singkat
Gerungan Saul Samuel Jacob (GSSJ) Ratulangi, Gubernur Sulawesi / Pahlawan Termasyur dari Minahasa | 5 Nov 1890 – 30 Jun 1949 | Pahlawan | S | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, Pahlawan Kemerdekaan, Gubernur

Nama:

Dr. G.S.S.J Ratulangi

Nama lengkap:

Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi

Nama Populer:

Sam Ratulangi

Lahir:

Tondano, Sulawesi Utara, 5 November 1890

Jabatan:

Gubernur Sulawesi berkedudukan di Makassar

Wafat:

Jakarta, 30 Juni 1949

Makam:

Pemakaman Umum Tanah Abang, kemudian dipindahkan ke Makam Keluarga di Tondano

Ayah:

Jozias Ratulangi

Karir:
  • Pengajar Princes Juliana School (setingkat STM)
  • Pengajar ilmu pasti di AMS (setingkat Sekolah Menengah Umum) Yogyakarta
  • Sekretaris Dewan Minahasa di Manado, 1924-1927
  • Anggota Volksraad, 1927
  • Redaksi mingguan politik Nationale Commentaren, 1938-1942
  • Anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
  • Gubernur Sulawesi berkedudukan di Makassar
Riwayat pendidikan:
  • Hoofden School (Sekolah Raja)
  • Sekolah Tehnik di Jakarta
  • Mendapat ijazah guru ilmu pasti untuk Sekolah Menengah di Belanda, 1915
  • Doktor Ilmu Pasti dan Ilmu Alam di Swiss, 1919
Organisasi:
  • Ketua Indische Vereniging (Perhimpunan Indonesia, organisasi pelajar Indonesia di Belanda)
  • Ketua organisasi pelajar-pelajar Asia di Swiss
Jasa-jasa:
  • Mendirikan Maskapai Asuransi Indonesia
  • Mendirikan Vereniging Indonesische Academici (Persatuan Kaum Sarjana Indonesia)
  • Menerbitkan majalah mingguan Peninjauan bersama dr. Amir
  • Mendirikan Partai Persatuan Minahasa pada 16 Agustus 1927
Perjuangan:
  • Menentang keras kebijakan Belanda yang ingin memisahkan Indonesia bagian Timur dari NKRI
  • Mengajukan petisi kepada PBB agar Sulawesi tidak dipisahkan dari RI
  • Dengan berani ia mengecam kebijakan pemerintah kolonial yang diskriminatif sehingga ia sering dituduh sebagai Radicalist dan Extremist
  • Ketika menjadi anggota Volksraad, ia mengajukan tuntutan supaya Pemerintah Belanda menghapuskan segala perbedaan dalam bidang p olitik, ekonomi, dan pendidikan antara orang Belanda dan penduduk Indonesia
  • Melalui posisinya sebagai Sekretaris Dewan Minahasa di Manado, ia berhasil menghapus kerja paksa di Minahasa
Gelar kepahlawanan:

Pahlawan Kemerdekaan Nasional (SK Presiden RI No. 590/TK/Tahun 1961, tanggal 9 November 1961)

Advertisement
Buku:

Indonesia inden Pacific-Kernproblemen van den Aziatischen (Indonesia di Pasifik-Analisa Masalah-masalah Pokok Asia Pasifik)

Sumber:

Buku “Album Pahlawan Bangsa” cetakan ke 18 terbitan PT. Mutiara Sumber Widya
Buku “Jejak-Jejak Pahlawan” edisi revisi II 2007 terbitan PT. Gramedia Widiasarana Indonesia

Pusat Data Tokoh Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here