Topik Pilihan

Populer (All Time)

Presiden Habibie Lepaskan Timor Timur

Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.

Revolusi Pendidikan untuk Indonesia Abadi

Syaykh Al-Zaytun Prof. Dr (HC) Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang,...

Luar Biasa, Penerimaan Santri Al-Zaytun Meningkat 134%

Penerimaan Santri Ponpes Al-Zaytun tahun ajaran baru 2023-2024 meningkat...

Data Ketua DPA

Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.

Novum Gradum: Jalan Panjang Pendidikan Tak Boleh Berhenti

Dalam Simposium Hari Pendidikan Nasional 2025, Panji Gumilang memperkenalkan...

Populer Minggu ini

Sekilas Sejarah BIN

Intelijen Indonesia, dalam konteks ini Badan Intelijen Negara Republik...

Hidup Bersama Roh Orang Meninggal

Oleh: Pdt. Estomihi Hutagalung (Ringkasan Disertasi) Berteologi Kontekstual Gereja Methodist...

Alfito Deannova: Kerja Serius, Narasi yang Tertinggal

Alfito Deannova mengangkat dua isu mendasar: ketahanan pangan dan...

Ternyata Segini IQ Orang Indonesia

Dalam sepuluh tahun terakhir, IQ rata-rata orang Indonesia tidak...

Peringatan Hari Toleransi Internasional di Kapal Al-Zaytun

Pondok Pesantren Al-Zaytun memperingati Hari Toleransi Internasional 2024 dengan...

Trending Hari Ini

Pancasila, di Mana Kini Berada?

TI 1/6/2011 | Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip dan dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik. Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila? Di manakah Pancasila kini berada?

Hidup yang Berharga

Oleh Pdt. Dr. Erastus Sabdono, MTh | Segala sesuatu menjadi bernilai ketika menjadi milik Tuhan. Betapapun tinggi nilai suatu barang kalau digunakan untuk kepentingan diri sendiri bukan saja menjadi tidak berarti tetapi juga laknat; sesuatu yang sangat buruk atau bencana yang sangat besar. Tetapi semurah apapun nilai suatu barang bila dipersembahkan atau digunakan untuk kepentingan Tuhan, maka barang itu akan menjadi sangat bernilai.

Isu NII dan Implementasi Pancasila

Hiruk-pikuk berita tentang beberapa mahasiswa yang menghilang dan diduga dicuci otaknya oleh NII (Negara Islam Indonesia) telah mendominasi berita media massa dalam sebulan terakhir. Beberapa orang yang mengaku mantan NII, bahkan juga mengaku ayah-ibunya NII, telah menjadi narasumber 'utama dan terpercaya' beberapa media televisi, cetak dan online. Mereka selalu mengaitkan NII KW9 dengan Ma'had Al-Zaytun. Bahkan beberapa media cenderung telah bernada menghakimi.

Tolak Politisasi Agama

Presiden Jokowi menegaskan bahwa toleransi, persatuan, dan gotong royong...

Tatkala Jakarta Menyiksa Pohon

Di tengah gencarnya upaya Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penghijauan dan memperluas ruang terbuka hijau (RTH) antara lain dengan mengampanyekan gerakan menanam pohon, justru masih terjadi penebangan, pembakaran dan penyiksaan pohon di beberapa tempat yang dilakukan ‘instansi’ pemerintah.

DAFTAR ARTIKEL

Pemimpin Terkorup Dunia

Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengumumkan pemimpin Suriah terguling Bashar al-Assad sebagai pemenang penghargaan...

Wisuda Kelima IAI AL-AZIS: Inovasi DigiI dan Generasi Berdaya Saing Global

Wisuda Kelima Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) menjadi momen istimewa yang menggabungkan pencapaian akademik,...

Tiga Ideologi Ujian Pancasila

Prof. Dr. Budi Gunawan mengatakan, ada tiga ideologi yang berpotensi mengancam Pancasila. Ketiganya ialah ideologi radikal...

BIN Tidak Netral Secara Ideologis

Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN-RI) sama sebangun dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak netral secara...

Reorientasi BIN dan Penguatan Otoritas Sipil

Awal Reformasi bergema kehendak kuat untuk memulai pemerintahan demokrasi setelah terlepas dari cengkeraman pemerintahan otoriter selama...

Sekilas Sejarah BIN

Intelijen Indonesia, dalam konteks ini Badan Intelijen Negara Republik Indonesia, melintasi sejarah panjang yang berliku. Zulkifli...

Sekilas Sejarah Intelijen

Oleh Ch. Robin Simanullang, TokohIndonesia.com ||   Alkitab mempunyai beberapa bukti pertama mengenai intelijen militer: khususnya, rujukannya pada...

Intelijen itu Pengetahuan

Oleh Ch. Robin Simanullang, Wartawan TokohIndonesia.com ||> Intelijen adalah pengetahuan, mengacu (berupa) informasi yang telah dikumpulkan dari...

Intelijen, Policymakers dan Pengawasan

Penulis: Ch. Robin Simanullang, Wartawan TokohIndonesia.com || Badan Intelijen Negara (BIN) di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi (P)...

Akuntabilitas Intelijen Selaras Demokrasi

Catatan Ch. Robin Simanullang | Karena Intelijen atau Badan Intelijen Negara bertugas dan harus bermafaat bagi...

Pradoks Intelijen dalam Demokrasi

Catatan Ch. Robin Simanullang | Intelijen itu bersifat rahasia dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan khusus...

Agama, Kultur (In)Toleransi, dan Dilema Minoritas di Indonesia

Dalam orasi pengukuhannya sebagai Profesor Riset di bidang agama dan tradisi keagamaan, Ahmad Najib Burhani mengkritisi...

Advertisement

spot_img