‘Yes, I am a Fundamentalist’

[ Ahmad Sumargono ]
 
0
107
Ahmad Sumargono
Ahmad Sumargono | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Secara blak-blakan, Gogon, panggilan akrab Ahmad Sumargono, menyatakan dirinya adalah seorang fundamentalis. “Yes, I am a fundamentalist,” ujarnya mengawali sambutan peluncuran buku biografinya. Dia mengakui, sebutan fundamentalis itu menyebabkan dirinya dinilai sebagai “orang paling berbahaya” sekaligus membuat namanya menonjol di pentas politik nasional.

Ahmad Sumargono meluncurkan buku berjudul: Ahmad Sumargono: Dai dan Aktivis Pergerakan Islam yang Mengakar di Hati Umat. Peluncuran buku Sumargono ini dilakukan di Hotel Bumi Karsa Jakarta Selatan dan dihadiri Wakil Presiden Hamzah Haz dan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra, Senin (8/3/2004). Buku biografi Ahmad Sumargono tersebut ditulis oleh Drs Firdaus Syam MA dan Drs Ahmad Suhelmi.

Namun, saat peluncuran buku biografinya, hadir pula beberapa orang yang dinyatakan Sumargono memiliki pemikiran berlawanan dengan dirinya, akan tetapi akhirnya menjadi teman diskusinya. Satu di antaranya Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Denny JA.

Mundur dari PBB
Ketua DPP dan anggota DPR dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengundurkan diri dari partainya. Pengunduran diri ini terkait dengan keputusan PBB untuk mendukung kandidat presiden Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Dia mengaku sudah memendam keprihatinan sejak menjelang pilpres pertama.

Menurutnya, Yusril sebagai ketua umum sudah mengambil keputusan sendiri untuk mendukung SBY, padahal mekanisme partai belum dilakukan.

Dia bilang, keputusan PBB untuk mendukung Susilo Bambang Yudhoyono diputuskan dengan tergesa-gesa dan dilakukan beberapa orang pengurus PBB saja. Pengurus sudah tidak menghormati lagi mekanisme kepartaian. Memang, katanya, setelah itu ada pertemuan partai, tetapi itu lebih untuk meminta pengesahan saja.

Sebagai kader partai, dirinya tidak bisa mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan sikap partai. Itu sebabnya dia baru memberikan pernyataan yang bertentangan dengan sikap PBB setelah resmi mengundurkan diri. “Tadi siang saya sudah mengembalikan kartu tanda anggota saya ke DPP. Jadi, sekarang saya bebas mengemukakan pikiran dan menjadi orang bebas dari partai,” ujarnya Kamis 9 September 2004.

Dia akan aktif di Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI). Rencananya ia akan menata dengan baik organisasi GPMI tersebut agar mampu memberikan kemaslahatan kepada anggotanya. Dia berharap, dalam perjalanannya nanti, jika memang mendapat sambutan dan dukungan yang besar, bisa dibentuk partai. Tsl

Data Singkat
Ahmad Sumargono, Politisi Partai Bulan Bintang / ‘Yes, I am a Fundamentalist’ | Direktori | DPR, Radikal, GPMI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here