back to top

BIOGRAFI TERBARU

Continue to the category
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
More
    31.4 C
    Jakarta
    Populer Hari Ini
    Populer Minggu Ini
    Populer (All Time)
    Ultah Minggu Ini
    Lama Membaca: 5 menit
    Lama Membaca: 5 menit
    Lama Membaca: 5 menit
    Lama Membaca: 5 menit

    Biografi

    Pejuang Manusia Setara

    Romo Antonius Benny Susetyo Pr, pastor dan aktivis penggerak manusia merdeka dan setara. Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan (HAK) Konferensi Waligereja Indonesia, dan  Pendiri (Founding Partner) Setara Institute (Institute for Democracy and Peace), ini lahir di Malang, 10 Oktober 1968. Alumni Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang tahun 1996, ini seorang pastor muda pengusung gerakan moral bangsa.

    Jalan Hidup Si Penggemar IT

    https://tokoh.id/bobby-sangka/ CEO PT Metrocom Global Solusi (MGS), Roberto Blasius Sangka...

    Ahli Perencanaan Pendidikan

    Dia seorang pakar perencanaan pendidikan, yang terbilang langka di Indonesia. Mantan Rektor IKIP Jakarta ini, di usia senjanya aktif sebagai kolumnis, terutama di Harian The Jakarta Post. Pada September 1994, pria kelahiran Yogyakarta, 9 Desember 1926, ini bergabung ke Litbang Partai Demokrasi Indonesia, karena melihat perjuangan Megawati yang sangat tulus untuk memajukan demokrasi di Indonesia.

    Wartawan ”Pembaruan” Wafat

    Dunia kewartawanan Indonesia kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya, Albert Situmorang (53 tahun), yang tutup usia, Minggu 18Juli 2004 siang. Jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Sunter Jaya 4A Nomor 32 RT 011 RW 02, Jakarta Utara. Jenazah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur Selasa 20 Juli 2004 petang.

    Wafat dalam Kecelakaan Mandala Airlines

    Gubernur Sumatera Utara Mayjen TNI (Purn) Tengku Rizal Nurdin, meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Mandala di Medan, Senin 5 September 2005, sekitar pukul 10.15 Wib. Pria kelahiran Bukittinggi 21 Februari 1948, itu rencananya akan ke Jakarta menghadiri rapat para gubernur dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
    Majalah Horas Indonesia Edisi 08

    Fasih Tiga Bahasa Internasional

    Perwira kelahiran Surabaya ini pernah menjadi Sekretaris Delegasi Militer Indonesia pada Konferensi Meja Bundar, Atase Militer RI untuk Negeri Belanda dan terakhir sebagai Deputy III Menteri/ Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad). Pria yang sebelum masuk tentara pernah duduk di Ika Dai Gakko (sekolah kedokteran) ini seorang perwira yang fasih berbicara dalam bahasa Belanda, Inggris, dan Jerman. Kemampuannya itu membuat dirinya menjadi perwira penyambung lidah yang sangat dibutuhkan dalam berbagai perundingan.

    Saksi Supersemar

    Basuki Rahmat salah satu dari tiga jenderal yang menjadi saksi terbitnya surat perintah sebelas maret (Supersemar) yang sekaligus menandai pergantian rezim Soekarno ke Soeharto.

    Mantan Gubernur Jabar dan Mendagri

    Mantan Menteri Dalam Negeri (1993-1998) dan Gubernur Jawa Barat (1985-1993) Haji Raden Mohammad Yogie Suardi Memet, meninggal dunia pukul 14.15 Kamis 7 Juni 2007 di Rumah Sakit Advent, Bandung. Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Agung (1998) dan Panglima Daerah Militer Siliwangi (1978-1983) kelahiran Cirebon, 16 Mei 1929, itu dimakamkan seusai sholat Jumat 8 Juni 2007 di Taman Makam Pahlawan Cikutra dengan upacara militer. Dia meninggalkan istri Emmy Sariamah (75), dua anak, Billy Ibrahim (49) dan Danny Iskandar (46), serta lima cucu.

    Populer

    Ibu dari Tiga Anak, Ibu untuk Satu Provinsi

    Sherly Tjoanda bukan sekadar Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara...

    Pencipta Lagu Bagimu Negeri

    Seluruh pelosok negeri nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah sebuah lagu, Bagimu Negeri, yang diciptakan oleh Kusbini. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal yang tetap dikumandangkan hingga saat ini karena lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu.

    Walikota Surakarta yang Fenomenal

    Walikota Kota Surakarta (Solo), Ir. Joko Widodo atau akrab dipanggil Jokowi, dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, tegas, jujur dan selalu berpihak pada wong cilik. Ia bertekad mengubah wajah kota Surakarta menjadi lebih sejahtera, hijau dan modern tanpa menghilangkan jati diri sebagai masyarakat Jawa yang setia memegang budaya dan tradisi.

    Artikel Lainnya

    Berkarya dalam Sakit

    Bertahun-tahun menderita penyakit langka membuat dia mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Sambil menahan sakit, pria yang terkenal berkat Telekuis Jari-Jari ini mengisi kesehariannya dengan belajar, berkarya dan mengajak orang untuk terus berjuang dan jangan menyerah.

    Warnai Dunia Jazz

    Lagu berirama bossas berjudul Kasmaran melambungkan namanya di dunia jazz pada era 90-an. Meski terhitung jarang mengeluarkan album, juara II Bintang Radio dan Televisi Tingkat Nasional (1989) ini masih aktif berkarya baik di depan layar ataupun di belakang layar.

    Bankir Pecinta Golf dan Jazz

    Sebelum bergabung dengan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II sebagai Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), mantan orang nomor satu di JP Morgan Indonesia ini sudah malang-melintang di dunia bisnis dan investasi terutama pasar modal. Dunia lain yang dijalani jebolan Harvard University ini adalah dunia olahraga khususnya golf dan dunia musik sebagai promotor dan musikus jazz.

    Berkibar di Perusahaan Telekomunikasi

    Tiga perusahaan seluler dalam negeri pernah mendapatkan sentuhan ide, pemikiran dan tenaganya. Dua diantaranya bahkan menempatkan dia sebagai direktur utama. Peraih penghargaan Telecom CEO of The Year 2011 ini juga terkenal sebagai CEO di Indonesia yang rajin menulis di blog pribadinya.

    Ahli Bedah Bisnis

    Ulasan-ulasan bisnisnya yang tajam dan tak njelimet telah banyak menginspirasi orang. Peraih penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun dari Presiden RI ini ingin mengubah cara berpikir masyarakat Indonesia yang masih sangat birokratis menjadi berjiwa entrepreneurship dan leadership.

    Komedian Bersuara Khas

    Tingkah kocaknya mulai dikenal publik sekitar medio tahun 90-an dalam acara Spontan yang tayang di sebuah stasiun televisi swasta. Di acara komedi itu, ia terkenal dengan jargonnya, Uhuiiii.... Pelawak bersuara khas yang menjadi ikon sebuah merek sepeda motor ini pernah disebut-sebut sebagai pelawak dengan bayaran termahal.

    Memaknai Musik Lewat Gitar

    Gitaris yang terkenal dengan gitar elektrik double neck dan teknik bermain tapping 8 jari ini banyak berkiprah di event-event bergengsi di luar negeri. Lewat grup musik Batuan Ethnic Fusion, ia mengeksplorasi dan memadukan musik jazz, rock, dan pop dengan musik tradisional Bali. Sebagai salah satu gitaris jazz favorit di Indonesia, ia kerap diundang mengisi acara di berbagai stasiun televisi dan menjadi guru gitar di beberapa sekolah musik di Indonesia.

    Sepak Terjang Miss No Comment

    Di era tahun 90-an, ia bertahta sebagai artis nomor satu dan termahal di jagat hiburan Indonesia. Di tengah hadirnya bintang-bintang baru dan berwajah Indo, pelantun lagu Tenda Biru ini masih tetap eksis karena dianggap sebagai ikon kecantikan wajah Indonesia asli.

    Naikkan Citra Dangdut

    Penyanyi dangdut ini populer lewat lagu-lagu Melayu Tempo Doeloe generasi Said Effendi dan Mashabi. Dengan penampilannya yang elegan dan jauh dari kesan seronok, Iis dianggap sebagai salah satu ikon musik dangdut yang menaikkan kelas musik khas Indonesia ini.

    Ikon Binaraga Indonesia

    Sejak menorehkan prestasi di dunia olahraga binaraga antara lain Juara Nasional (1994-1999) dan Mr ASIA 1995 dan 1998, Ade Rai menjadi ikon bagi mereka yang ingin memiliki tubuh kekar dan sehat. Sebagian besar waktu pendiri Klub Ade Rai Fitness Centers ini didedikasikan untuk memasyarakatkan olahraga khususnya binaraga baik lewat seminar, buku, siaran televisi dan radio, event olahraga termasuk mendirikan gym dan klub-klub kesehatan dan kebugaran di beberapa kota besar di Indonesia.

    Sudah Lalui Banyak Dunia

    Berbagai predikat melekat pada diri wanita cantik ini, mulai dari bintang film, bintang iklan, penyanyi dan pencipta lagu, hingga pecinta lingkungan. Debutnya di dunia film dimulai pada tahun 1984 saat ia berusia 18 tahun. Di dunia olah vokal, ia telah menelurkan belasan album rekaman. Sejumlah penghargaan telah ia terima diantaranya Penghargaan Wanita Kartini di bidang seni (1999), Bintang TV Favorit dalam Karmila versi Panasonic Awards (1998), dan Penghargaan Pecinta Lingkungan Flora dan Fauna Nasional (KLH) 1994-1995.

    Bahasa Kalbu Sang Dewi

    Ia sudah malang melintang di dunia hiburan negeri ini sejak dekade 80-an, baik sebagai model, aktris, pencipta lagu dan penyanyi. Meski beberapa kali menuai sensasi baik dalam karir maupun kehidupan pribadi, peraih 5 penghargaan dalam ajang AMI (Anugerah Musik Indonesia) Award 1999 ini sudah menghasilkan puluhan album dan belasan lagu hits diantaranya Imajinasi (1984), Yang Pertama Yang Bahagia (1986), Ekspresi (1988), Titi DJ 1989 (1989), Dunia Boleh Tertawa (1990), Bintang Bintang (1994), Kuingin (1996), dan Bahasa Kalbu (1999).

    Advertisement

    spot_img