Pamong Berorientasi Social Welfare

Bupati Purwakarta Drs H Tubagus Liliy Hambali Hasan, MSi, seorang pamong berjiwa enterpreneur yang berorientasi prestasi dan social welfare (welfare state). Organisator berlatar birokrat profesional berjiwa kebangsaan dan relijius (Islam) ini selalu menempatkan diri sebagai pemimpin (bupati) yang melayani segenap lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Sebagai bupati, mantan Sekda Purwakarta kelahiran Padeglang, 5 Mei 1950, itu menerapkan strategi enterpreneurial mendobrak pemeo negatif birokrasi yang berbelit dan mempersulit menjadi mempermudah.

Jadikan Hidup Lebih Bernilai

Sebagai direktur utama, dia berobsesi mewujudkan Bank Permata menjadi lembaga keuangan terkemuka di Indonesia maupun regional. Bankir yang sebelumnya berkiprah di Badan Penyehatan Perbankan Nasional dan Bank Mandiri ini bertekad menjadikan bank yang merupakan penggabungan dari lima bank (Bank Bali, Bank Universal, Bank Patriot, Bank Artha Media dan Bank Prima Express) ini menjadi bank profesional yang memiliki hubungan kuat dengan nasabah.

Api yang Tak Kunjung Padam

Ia dikenal sebagai tokoh penting bagi terselenggaranya Konferensi Asia - Afrika di Bandung, 1955. Jiwa nasionalismenya tak lekang dimakan usia, laksana api yang tak kunjung padam. Dia selalu memimpikan dapat melihat dunia yang benar-benar damai.

Demokrat Berintegritas Tinggi

Dia seorang pejuang demokrasi berintegritas tinggi. Marsillam Simanjuntak, aktivis Forum Demokrasi (Fordem) yang juga mantan Sekretaris Kabinet dan Jaksa Agung era pemerintahan Gus Dur, itu dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memipin Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R). Pengangkatan ini membuat Wapres Jusuf Kalla dan Partai Golkar seperti kebakaran jenggot.

The New Sprit of The Indonesian Navy

Setelah bertahun-tahun di kapal perang, Agus Suhartono diberikan kesempatan untuk bertugas sebagai staf di Mabes Angkatan Laut, sebagai Perwira Pembantu Bidang Strategi dan Operasi, Staf Operasi. Kemudian, menjadi Wakil Asrena (Wakil Asisten Perencanaan KSAL). Juga diberi kesempatan untuk menjadi Kasatgas Pengadaan kapal di Belanda.

Peletak Grand Strategy Telematika

Dalam tiga tahun memimpin Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi, Syamsul Mu'arif sudah dikenal luas berhasil meletakkan dasar-dasar atau grand strategy pengembangan telematika di Indonesia. Dia pun menggagas kementerian ini berubah dari kementerian negara menjadi departemen (kementerian). Bukan untuk mengontrol media massa seperti zaman Orde Baru tetapi untuk lebih operasional mewujudkan information society dan knowledge society.

Kearifan Maritim Segala Zaman

BIO 01 | PROLOG | Kisah hidup Laksamana Pertama (Pur) Urip Santoso, sangat menyatu dengan dunia kelautan (maritim). Kisah dan kiprah perwira tinggi yang berperan besar membentuk Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI-AL, ini sangat berguna dijadikan sebagai potret dan cermin untuk mengasah kearifan maritim. Dia yang hidup dan berkiprah pada 'segala zaman', mulai dari zaman penjajahan Belanda sampai era reformasi saat ini, telah menjelajah lautan dalam Indonesia. Dia jualah pionir wisata bahari Indonesia.
Poros PKPI

Jenderal Peredam Kerusuhan

Rekam jejak langkah LetjenĀ  TNI (Purn) Sutiyoso, SH sebagai Pangdam Jaya menunjukkan bahwa dia seorang jenderal (pemimpin) lapangan yang amat teruji. Teruji, bagaimana dia berhasil dengan baik meredam dan mengatasi berbagai peristiwa dan kerusuhan, seperti peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 dan rentetan kerusuhan pada masa kampanye Pemilu Mei 1997. Dengan gaya dan karakter kepemimpinannya yang berani dan terkesan dingin, Sutiyoso mampu bertindak cepat dan tepat untuk meredam berbagai peristiwa kerusuhan tersebut menjadi bersifat lokal dan tidak merembet lebih luas ke mana-mana.
Jakob Oetama

Tawarkan Jurnalisme Damai

Jakob Oetama, Pemimpin Umum Harian Kompas dan Chief Executive Kelompok Kompas-Gramedia, melampiaskan keharuannya pada saat Universitas Gadjah Mada, Kamis, 17 April 2003, secara resmi memberinya anugerah kehormatan berupa gelar Doktor Honoris Causa di bidang komunikasi. Dia adalah salah satu raksasa jurnalis di negeri ini yang menawarkan jurnalisme damai dan berhasil membuka horizon pers yang benar-benar modern, bertanggung jawab, nonpartisan, dan memiliki perspektif jauh ke depan.

Ungkap Kerusuhan Mei 1998

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana (Purn) Arief Kusharyadi mengungkap Tragedi Kerusuhan Mei 1998 yang diwarnai oleh konflik elite militer. Pria kelahiran Malang lulusan AMN tahun 1967ini mengungkapkan hal itu ketika memenuhi panggilan Tim Ad Hoc Kerusuhan Mei 1998 Komisi Nasional HAM, Kamis (19/6).
Advertisement
Pre-Order Buku Hita Batak A Cultural Strategy

Terbaru

Mitologi Si Raja Batak

Leluhur Batak mewariskan mitologi tentang bagaimana Debata Mulajadi Nabolon (Allah Sang Khalik Maha Besar) menciptakan alam semesta dan manusia. Bagi sebagian orang, mitologi itu...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,568FansSuka