Lama Membaca: < 1menitEniya Listiani Dewi | Tokoh.ID
Data Singkat
Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng, Peneliti sel bahan bakar / Rekayasawati Teknologi Fuel Cell | 14 Jun 1974 | Direktori | E | Perempuan, Islam, Jawa Tengah, peneliti, riset, polimer, hidrogen
S-3 Fakultas Aplikasi Kimia, Polimer, Katalis, dan Sel Bahan Bakar, Universitas Waseda, 2000-2003
S-2 Fakultas Aplikasi Kimia dan Rekayasa Polimer, Universitas Waseda, 1998-2000
S-1 Fakultas Aplikasi Kimia, Universitas Waseda, 1993-1998
SMA Negeri I Magelang, 1989-1992
SMP Negeri I Magelang, 1986-1989
SD Ahmad Yani, Magelang, 1980-1986
Inovasi/karya ilmiah:
Penemuan katalis vanadium model “dinuclear complex” sebagai katalisator proses “engineering plastic/Polyphenylene Sulfide” shuh tinggi (di atas 300 derajat celcius”
Pengembangan katalis vanadium sebagai pendonor elektron pereduksi oksigen menjadi air berkekuatan 5 kali lipat platina
Penggunaan katalis vanadium pereduksi oksigen dan polimer elekrolit anion dalam zinz-air “fuel cell” untuk meningkatkan daya tahan sel bahan bakar
Penghargaan:
Mizuno Award dan Koukenkai Award sebagai mahasiswa doktoral berprestasi Universitas Waseda, 2003
1942: Jepang membentuk pemerintahan militer di Sumatra.
1979: Kecelakaan reaktor nuklir Three Mile Island terjadi di Pennsylvania, AS.
1930: Kota Konstantinopel resmi berganti nama menjadi Istanbul.
28 Maret
Asal mula nama Glodok berasal dari kata grojok yang merupakan sebutan dari bunyi air yang jatuh dari pancuran air. Di tempat itu dahulu kala ada semacam waduk penampungan air kali Ciliwung. Orang Tionghoa dan keturunan Tionghoa menyebut grojok sebagai glodok karena orang Tionghoa sulit mengucap kata grojok seperti layaknya orang pribumi.