Arya Wedakarna
Arya Wedakarna

Dia mulai dikenal sebagai sosok yang kontroversial setelah memprotes sampul novel Dewi Lestari, sampul album Iwan Fals, dan film Sinta Obong yang disutradarai Garin Nugroho karena dianggap melecehkan simbol agama Hindu. Dia juga dipandang radikal dan intoleran karena menolak keras pihak-pihak yang anti-Pancasila dan anti-NKRI serta nilai-nilai asing yang berasal dari luar Bali. Tak heran, bila banyak pihak yang membenci dia. Selengkapnya >

Nama:

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, SE(MTRU), M.Si

Lahir:

Denpasar, 23 Agustus 1980

Agama:

Hindu

Istri:

Ida Ayu Ketut Juni Supari

Pendidikan:
  • SD Cipta Dharma Denpasar, 1992
  • SMP Negeri 3 Denpasar, 1995
  • SMA Negeri 1 Denpasar, 1998
  • S1 Jurusan Manajemen Transportasi Udara Universitas Trisakti (STMT), 2002
  • S2 Jurusan Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Satyagama Jakarta, 2004
  • S3 Jurusan Doktor Ilmu Pemerintahan Universitas Satyagama Jakarta, 2007
Kursus/Diklat:

– Melbourne Languange Center Australia, 2000

Organisasi:
  • Kabid Humas Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) DKI Jakarta, 1999
  • Ketua Umum Forum Intelektual Muda Hindu Dharma (FIMHD), 2000-sekarang
  • Pendiri & Ketua HINDU MUDA AWARD Committee (HMA), 2001-sekarang
  • Penasehat Yayasan Pengkaderan Nasional SHRI WEDASTERA SUYASA, 2001-sekarang
  • Penasehat Yayasan Kepustakaan Bung Karno (YKBK), 2001-sekarang
  • Pendiri & Penasehat Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN), 2002-sekarang
  • Pendiri & Ketua Umum Teruna-Teruni Bali Foundation (TTB), 2003-sekarang
  • Pendiri & President Bali International Film Festival (BIFFest), 2003-sekarang
  • Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PNI Marhaenisme, 2003-2005
  • President World Hindu Youth Organization (WHYO), 2004-sekarang
  • Ketua Dewan Penasehat & Pendiri Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO), 2005-sekarang
  • Ketua Dewan Penasehat Bali Best Brand (BBB), 2005-sekarang
  • Ketua Dewan Penasehat Bali Costumer Satisfaction Award (BCSA), 2005-sekarang
  • Pendiri & Penasehat Majalah Siswa Hindu (SHINDU), 2005-sekarang
  • Direktur Eksekutif Bali Convention Event Exhibition (Bali Convex) Nusa Dua, 2006-sekarang
  • Pendiri & Penasehat Hindu Books Readers Community (HBRC), 2006-sekarang
  • Penasehat & Konseptor Ikatan Suka Duka Pekerja Hindu Indonesia (ISD-PHI), 2006-sekarang
  • Ketua Dewan Pimpinan Daerah PNI Marhaenisme Provinsi Bali, 2007-sekarang
  • Ketua Umum Gerakan Hindu Muda Indonesia, 2007-sekarang
  • Pendiri dan Penasehat Forum Kebangkitan Siwa Budha, 2008-sekarang
  • Ketua Umum Yayasan Sukma Sukarno Indonesia, 2008-sekarang
  • Penasehat Pesraman Agung Gedong Batu Daging Jagat Segara Gunung, 2008-sekarang
  • Pendiri dan President The Majapahit Center, 2008-sekarang
  • Sekretaris Jenderal Pasemetonan Agung Naraya Dalam Benculuk Tegeh Kori Provinsi Bali, 2009-sekarang
  • Penasehat Gerakan Wanita Marhaenis (GWM) Se-Bali, 2009-sekarang
  • Penasehat Gerakan Pemuda Marhaenisme (GWM) Se-Bali, 2009-sekarang
  • Penasehat Gerakan Satuan Tameng Marhaenis (GASTAM) Se-Bali, 2009-sekarang
  • Pendiri & Penasehat Balinese India Friendship Association (BIFA), 2010-sekarang
  • Pendiri & Penasehat India-Indonesia Language Center (IILC), 2010-sekarang
  • Pendiri & Penasehat Konsorsium, Singaraja The City of Science, 2011-sekarang
Karier:
  • President THE SUKARNO CENTER
  • Rektor Universitas Mahendradatta Bali
  • President The Hindu Center of Indonesia
  • Ketua DPD PNI Marhaenisme Provinsi Bali
  • Anggota DPD RI Bali, 2014-2019
Penghargaan:
  • MURI 2006 (President World Hindu Youth Organization), 2006, untuk Penghargaan Patung Ganesha Tertinggi di Asean & Indonesia dengan nomor rekor 1850/R.MURI/II/2006
  • MURI 2006 untuk Tokoh Pemuda Indonesia yang memimpin LSM Terbanyak di Indonesia dalam Waktu Bersamaan dengan nomor rekor 1982/R.MURI/V/2006
  • MURI 2008 untuk Doktor Ilmu Pemerintahan Termuda di Indonesia nomor rekor 2995/R.MURI/II/2008
  • MURI 2009 untuk Rekor Rektor Universitas Termuda di Indonesia dengan nomor rekor 3914/R.MURI/IX/2009
  • MURI 2009 untuk Rekor Pemrakarsa Pembuatan Kitab Suci Bhagawad Gita Terbesar 2 meter x 3 meter di Museum Pasifika Nusa Nusa Dua
Perjuangan:
  • Pendiri Museum Presiden Proklamator Dr.Ir. Sukarno, Tampaksiring-Gianyar
  • Pendiri The Hindu Center of Indonesia di seluruh Indonesia
Alamat:

Puri Tegeh Kori Bali, Jalan Plawa No. 93A, Dusun Pagan Kelod, Desa Sumerta, Denpasar Timur, Denpasar, Bali

Pusat Data Tokoh Indonesia (update 18/7/2018)
Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here