Jakarta, 30 April 2011. KHA Wahid Hasyim dengan segudang pemikiran tentang agama, negara, pendidikan, politik, kemasyarakatan, NU, dan pesantren, telah menjadi lapisan sejarah ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang tidak dapat tergantikan oleh siapapun. Untuk memperingati satu abad kelahiran KHA Wahid Hasyim, akan diadakan serangkaian acara di beberapa kota di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.
Jakarta, 30 April 2011. KHA Wahid Hasyim dengan segudang pemikiran tentang agama, negara, pendidikan, politik, kemasyarakatan, NU, dan pesantren, telah menjadi lapisan sejarah ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang tidak dapat tergantikan oleh siapapun. Untuk memperingati satu abad kelahiran KHA Wahid Hasyim, akan diadakan serangkaian acara di beberapa kota di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.
Bandung TI (6/5/2011) | Suryadharma Ali (SDA) kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) perioden 2011-2016 setelah secara telak memenangkan pemillihan Ketua Umum pada Muktamar VII PPP di Bandung. SDA memperoleh 859 suara, jauh mengungguli dua kompetitornya, yaitu Akhmad Muqowam 281 suara dan Ahmad Yani hanya 39 suara.
Buku otobiografi bankir ternama yang pernah menjadi Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (2000-2005), alm. DR. Rudjito berjudul "Be An Optimist!: Banyak Bekerja, Banyak Bicara, Banyak Hasilnya", resmi diluncurkan pada Kamis, 28 Juli 2016 di Gedung BRI 1 Sudirman, Jakarta.
Buku otobiografi bankir ternama yang pernah menjadi Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (2000-2005), alm. DR. Rudjito berjudul "Be An Optimist!: Banyak Bekerja, Banyak Bicara, Banyak Hasilnya", resmi diluncurkan pada Kamis, 28 Juli 2016 di Gedung BRI 1 Sudirman, Jakarta.
Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Syaukani Hasan Rais meninggal dunia Rabu 27 Juli 2016 sekira pukul 16.26 Wita di rumah sakit AWS Samarinda. Saat menghembuskan napas terakhir, Pak Kaning (sapaan akrabnya) didampingi istri, puterinya Rita Widyasari (Bupati Kukar) dan beberapa orang anggota keluarga.
Majalah Forbes merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia (Indonesia's 50 Richest) tahun 2015 dilengkapi jumlah kekayaan dan sektor bisnis yang menjadi fokus pendorong kekayaan para orang miliader tersebut.
Pustaka Tokoh Indonesia menerbitkan buku Biografi Hukum Prof. Dr. H. Romli Atmasasmita, SH, LLM berjudul Jalan Keadilan di Tengah Kezaliman, yang diluncurkan pada Sabtu, 15 November 2014 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Jawa Barat.
Demi membuka peluang terpilih, pasangan Capres-Cawapres yang diusung Gerindra, PPP, PAN, PKS, Golkar dan PBB (Koalisi Merah Putih) Prabowo Subianto - Hatta Rajasa juga menggalang dukungan dari berbagai ormas, di antaranya Forum Ormas Bersatu (FOB) yang terdiri dari FBR, FPI, dan PP.
Kiprah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ramai dalam gosip infotainmen berbagai media, terutama televisi. Pasalnya KPK mengaitkan nama seorang gadis belia berwajah cantik DM dengan tersangka suap kuota impor daging Luthfi Hasan Ishaaq. KPK menduga gadis belia itu menerima aliran dana dari Lutfi. Ternyata, gadis belia itu telah menjadi istri siri Luthfi.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mendapatkan setidaknya delapan gelar doktor kehormatan (honoris causa). Dua gelar dari universitas di Indonesia dan enam gelar dari universitas-universitas di dunia seperti Singapura, Malaysia, China, Thailand, Jepang, dan Inggris. Unduh Infografis (High Resolution)
Jakarta Baru, Jakarta Bersih! Untuk mewujudkannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan sistem pengolahan sampah berbasis bisnis. Konsepnya, menggandeng masyarakat dan badan usaha untuk mendayagunakan sampah.
Salah satu kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang pro orang-orang kaya adalah akan diterapkannya nomor polisi ganjil-genap dalam upaya mengurai kemacetan lalulintas Jakarta. Kebijakan itu dinilai sangat prematur karena tidak didukung sarana transportasi umum yang memadai.
Pustaka Tokoh Indonesia menerbitkan buku Biografi Militer Sutiyoso THE FIELD GENERAL, Totalitas Prajurit Para Komando, yang diluncurkan pada Selasa, 15 Januari 2013, pukul 19.30 di Djakarta Theater, Jakarta, dalam sebuah acara yang dihadiri para undangan pejabat negara, jenderal, politisi, cendekiawan dan tokoh-tokoh dari berbagai kalangan.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meniru kebiasaan Busyro Muqoddas yang pernah dikritiknya sering tampil di televisi bak selebriti. Setelah tampil di tengah kerumunan para aktivis antikorupsi yang membela KPK yang berseteru dengan Polri, Abraham Samad tampil populer dengan menyatakan, akan ada yang mengejutkan dari penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan sport center atau sekolah olahraga nasional di Hambalang, Jawa Barat.