BIOGRAFI TERBARU

Continue to the category
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
More
    24.8 C
    Jakarta
    Trending Hari Ini
    Populer Minggu Ini
    Populer (All Time)
    Ultah Minggu Ini
    Lama Membaca: 3 menit
    Lama Membaca: 3 menit
    Lama Membaca: 3 menit
    Lama Membaca: 3 menit

    Biografi

    Populer (All Time)

    Pendiri Budi Utomo

    Dokter Sutomo yang bernama asli Subroto ini lahir di desa Ngepeh, Jawa Timur, 30 Juli 1888. Ketika belajar di STOVIA (Sekolah Dokter), ia bersama rekan-rekannya, atas saran dr. Wahidin Sudirohusodo mendirikan Budi Utomo (BU), organisasi modem pertama di Indonesia, pada tanggal 20 Mei 1908, yang kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

    Pencipta Lagu Bagimu Negeri

    Seluruh pelosok negeri nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah sebuah lagu, Bagimu Negeri, yang diciptakan oleh Kusbini. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal yang tetap dikumandangkan hingga saat ini karena lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu.

    Bapak Sosiologi Indonesia

    Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).

    Penggagas Budi Utomo

    Kendati ia tidak termasuk pendiri Budi Utomo (20 Mei 1908), namanya selalu dikaitkan dengan organisasi kebangkitan nasional itu. Sebab, sesungguhnya dialah penggagas berdirinya organisasi yang didirikan para pelajar STOVIA Jakarta itu. Pahlawan Nasional ini lahir di desa Mlati, Yogyakarta, pada tanggal 7 Januari 1852. Ia wafat pada tanggal 26 Mei 1917 dan dimakamkan di desa Mlati, Yogyakarta.

    Melawan Penjajah Jepang

    Walau menyadari bahwa kekuatan kolonial Jepang sulit ditandingi, namun dengan semangat yang kuat, Supriyadi bersama teman-temannya tetap melakukan perlawanan.

    Populer Minggu ini

    Negarawan Berpendirian Teguh

    Wakil Presiden RI (1993-1998) ini dikenal sebagai seorang negarawan yang jujur, bersahaja, loyal, berdedikasi tinggi dan berpendirian teguh. Putra terbaik bangsa ini bukanlah seorang yang haus jabatan (ambisius) yang mau menghalalkan segala cara untuk meraih jabatan tertentu.

    Pejuang Sepanjang Hayat

    Tidak aktif secara langsung dalam mengelola negara sejak berakhirnya masa jabatannya sebagai wapres, tidak otomatis membuat dirinya langsung memilih diam menikmati pensiun, tidak mau berbuat apa lagi. Melainkan jiwanya masih terus terpanggil untuk berbuat sesuatu, mengabdi sepanjang hayat, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam lingkungan masyarakat dan negaranya.

    Pencipta Lagu Bagimu Negeri

    Seluruh pelosok negeri nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah sebuah lagu, Bagimu Negeri, yang diciptakan oleh Kusbini. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal yang tetap dikumandangkan hingga saat ini karena lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu.

    Kyai Kanjeng Sang Pelayan

    Budayawan Emha Ainun Nadjib, kelahiran Jombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953, ini seorang pelayan. Suami Novia Kolopaking dan pimpinan Grup Musik Kyai Kanjeng, yang dipanggil akrab Cak Nun, itu memang dalam berbagai kegiatannya, lebih bersifat melayani yang merangkum dan memadukan dinamika kesenian, agama, pendidikan politik dan sinergi ekonomi. Semua kegiatan pelayannya ingin menumbuhkan potensialitas rakyat.

    Warnai Dunia Jazz

    Lagu berirama bossas berjudul Kasmaran melambungkan namanya di dunia jazz pada era 90-an. Meski terhitung jarang mengeluarkan album, juara II Bintang Radio dan Televisi Tingkat Nasional (1989) ini masih aktif berkarya baik di depan layar ataupun di belakang layar.

    Trending Hari Ini

    Ibu dari Tiga Anak, Ibu untuk Satu Provinsi

    Sherly Tjoanda bukan sekadar Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara...

    Pencipta Lagu Bagimu Negeri

    Seluruh pelosok negeri nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah sebuah lagu, Bagimu Negeri, yang diciptakan oleh Kusbini. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal yang tetap dikumandangkan hingga saat ini karena lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu.

    Pendiri Hadassah of Indonesia

    "Damai itu baik dan damai dimulai dari diri sendiri,"...

    Patih Pembela Kehormatan Bali

    Benteng Jagaraga menjadi saksi sejarah perjuangan Patih dari kerajaan Buleleng Bali ini. Ia berperang melawan Belanda hingga titik darah penghabisan.

    Visioner di Balik Transformasi Kompas Gramedia

    Agung Adiprasetyo adalah pemimpin visioner yang berhasil membawa Kompas...

    DAFTAR ARTIKEL

    Relawan Jadi Menteri Pertanian

    Koordinator Tim Relawan Sahabat Rakyat untuk Jokowi-JK di Kawasan Indonesia Timur, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP diangkat Presiden Jokowi sebagai Menteri Pertanian dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Pria kelahiran Bone 27 April 1968 adalah CEO PT Tiran Group.

    Berjanji Jaga Pancasila

    H. Zulkifli Hasan, SE., MM, lahir di Penengahan, Lampung Selatan, 17 Mei 1962, terpilih menjadi Ketua MPR Periode 2014 – 2019. Mantan Sekjen Partai Amanat Nasional (2005 – 2010) dan Menteri Kehutanan RI (22 Oktober 2009 sampai 1 Oktober 2014), itu berjanji akan menjaga Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

    Terpilih Lagi Secara Demokratis

    Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2009-2014, terpilih kembali untuk periode 2014-2019 dalam Rapat Paripurna Pemilihan pimpinan DPD yang berlangsung demokratis di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014) malam. Dia pun berjanji akan menjembatani Koalisi Merah Putih dengan Koalisi Indonesia Hebat.

    Janji Respon Tuntutan Rakyat

    Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 12 November 1955, yang juga seorang pengusaha itu berjanji dalam kepemimpinannya akan merespon tuntutan rakyat.

    Anggota DPR 2014-2019 Tertua

    Dra. Popong Otje Djundjunan, politisi Golkar kelahiran Bandung 30 Desember 1938, adalah Anggota DPR-RI tertua (yang terpilih pada Pileg 2014 dan dilantik 1 Oktober 2014. Sesuai Tatib DPR, dia pun menjadi pimpinan DPR sementara bersama anggota termuda hingga terpilihnya pimpinan DPR tetap.

    Nafsu Politik Ketua KPK

    Nafsu politik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad tampaknya tak tertahankan lagi. Tanpa sungkan, dia menyatakan siap mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun 2019. "Saya mungkin tidak akan bergabung dalam kabinet Jokowi-JK, tapi saya akan mencalonkan diri jadi presiden di tahun 2019," kata Abraham setelah menyosialisasikan Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2014 di Gedung Mulo, Makassar, 20/9/2014.

    Jenderal Peredam Kerusuhan

    Rekam jejak langkah Letjen  TNI (Purn) Sutiyoso, SH sebagai Pangdam Jaya menunjukkan bahwa dia seorang jenderal (pemimpin) lapangan yang amat teruji. Teruji, bagaimana dia berhasil dengan baik meredam dan mengatasi berbagai peristiwa dan kerusuhan, seperti peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 dan rentetan kerusuhan pada masa kampanye Pemilu Mei 1997. Dengan gaya dan karakter kepemimpinannya yang berani dan terkesan dingin, Sutiyoso mampu bertindak cepat dan tepat untuk meredam berbagai peristiwa kerusuhan tersebut menjadi bersifat lokal dan tidak merembet lebih luas ke mana-mana.

    Nyaris Jadi Presiden

    Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo, lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951. Menantu (mantan) Presiden Soeharto dan putera begawan ekonomi Prof. Sumitro Djojohadikusumo, itu dalam satu dekade terakhir menunjukkan perjuangan gigih untuk mewujudkan obsesinya jadi Presiden RI. Namun, impiannya masih selalu kandas. Dalam Pilpres 9 Juli 2014, dia nyaris jadi Presiden RI.

    Cetusan Hati Pengagum Prabowo

    Kubu Capres-Cawapres Prabowo-Hatta menghadirkan enam saksi ahli dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2014, salah satunya adalah pengamat hukum tata negara Dr. Andi Irmanputra Sidin. Di depan sidang MK (15/08/2014) Irman, sebagai saksi ahli hukum tata negara, memaparkan pandangan politik tentang cetusan hati seorang pengagum Prabowo di media sosial.

    Nakhodai KPU Lebih Transparan

    Husni Kamil Manik, adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Termuda dan Keempat era reformasi sejak 1998. Di bawah kepemimpinan pria kelahiran Medan, 18 Juli 1975, ini KPU lebih transparan dan independen. Dia menyatakan tidak mau diintervensi dan tidak takut ancaman.

    Politisi, Spirit Selalu Muda

    Yorrys Th. Raweyai, pria kelahiran Serui, Papua, 28 Januari 1951, seorang aktivis pemuda dan politisi yang selalu merasa muda. Pada usia enampuluhan dia masih tampak merasa muda. Spiritnya selalu muda. Ketua Umum AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar), 2009-2014, ini adalah aktivis Pemuda Pancasila hingga menjabat Ketua Umum DPN Pemuda Pancasila 2007-2013.

    Telenta Profesional Politisi

    Dr. Ir. Arif Budimanta, MSc, pria kelahiran Medan, 15 Maret 1968, memiliki talenta profesional sebagai pengajar (dosen), penulis dan politisi yang fokus menggumuli bidang ekonomi politik dan perencanaan pembangunan. Dosen Pascasarjana UI yang menjadi Anggota DPR RI Komisi IX dan Wakil Ketua Fraksi PDIP MPR RI, 2009-2014, ini sangat konsern pada masalah pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang selalu didekatinya dengan ekonomi politik dan perencanaan.

    Advertisement

    spot_img