Tanpa Sepengetahuan Ayah

[ Fabian Richard Sarundajang ]
 
0
59
Fabian Richard Sarundajang
Fabian Richard Sarundajang

Sebelum terpilih sebagai anggota DPD RI dapil Sulawesi Utara (2014-2019), putra Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang Fabian ini pernah menjadi Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Ketua KPSI-PSSI Sulawesi Utara, dan Bendahara Umum KNPI Pusat.

Fabian Sarundajang boleh dibilang melengkapi dinasti politik anak-anak Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulut dua periode: 2005-2010, 2010-2015). Selain menjadi gubernur, Sinyo Harry Sarundajang pernah menjadi Walikota Bitung, Walikota Manado, Gubernur Malut, hingga Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri.

Kakak Fabian, Vanda Sarundajang adalah anggota DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019.  Begitu pula dengan Eva Sarundajang yang menjadi anggota DPRD Sulut dari PDIP periode 2014-2019. Sementara Ivan Sarundajang (Wakil Bupati Minahasa) pernah maju sebagai Calon Bupati Minahasa pada Pilbup Juni 2018.

Pada saat mendaftarkan diri sebagai anggota DPD, Fabian Sarundajang mengaku mendaftar tanpa sepengetahuan ayahnya. “Saya menjadi calon anggota DPD tanpa sepengetahuan papa. Kebetulan saja, saya anak gubernur. Jangan ada diskriminasi anak pejabat,” kata pria kelahiran Manado, 16 Juli 1977, sebagaimana dimuat Kompas.com, Selasa (23/4/2013), di Manado.

Hani Sumakul, tim sukses Fabian saat itu, mengatakan, pencalonan putra ketiga gubernur itu mendapat respons dari masyarakat. Bahkan, jumlah pendukung Fabian sekitar 4.474 orang, terbanyak dari calon anggota DPD yang mendaftar. Dukungan awal masyarakat untuk anggota DPD minimal 2.000 orang. Fabian sebelumnya Ketua KNPI Sulut, dan duduk sebagai bendahara umum DPP KNPI. “Fabian dikenal luwes dan bermasyarakat. Dia memiliki wawasan, sempat bersekolah di Kanada. Dukungan masyarakat bukan karena dia anak gubernur,” kata Hani.

Fabian yang akrab disebut BISA ini akhirnya lolos ke Senayan sebagai senator mewakili Provinsi Sulawesi Utara, berada di peringkat ketiga pada Pemilu 2014 silam, dengan 127.508 suara.

Sebagai anggota DPD, Fabian juga rutin melakukan kunjungan ke berbagai tempat di Sulut. Entah itu Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau melakukan sosialisasi empat pilar. Dia pernah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga Kota Manado yang digelar di Kantor DPD RI Provinsi Sulawesi Utara, Tikala, Minggu (17/4/2016). RDP ini dilakukan untuk mendapatkan masukan dan saran dari masyarakat terhadap pelaksanaan Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal. Selain itu, Fabian juga mengaku RDP ini dilakukan untuk lebih memasyarakatkan pentingnya komunikasi antara rakyat dan perwakilannya.

Sedangkan sosialisasi tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika atau biasa disebut empat pilar kebangsaan pernah dia gelar bersama masyarakat Kota Manado, 18 April 2018. Dalam pertemuan itu, BISA membahas pentingnya sistem ekonomi kerakyatan sebagai solusi ketimpangan ekonomi di Tanah Air. Ia menjelaskan perlunya sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat kecil.

“Sistem ekonomi kita saat ini sangat kapitalistik. Itu sebenarnya bisa kita lawan dengan sistem ekonomi kerakyatan agar ada pemerataan yang dirasakan oleh rakyat kecil,” katanya. Ideologi yang berlandaskan empat pilar kebangsaan dianggap harus jadi kerangka dasar. Menurut BISA, empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan harga mati yang harus dipertahankan.

Pada persaingan ke kursi senator periode 2019- 2024, dari 4 anggota DPD RI asal Sulut atau berstatus petahana, 3 di antaranya absen dari persaingan yaitu Fabian Sarundajang, Benny Rhamdani, dan Marhany Pua. Hanya Senator Stefanus BAN Liow yang kembali bertarung di DPD RI. Fabian sebenarnya sempat kembali mendaftar pada awal tahapan pencalonan anggota DPD. Namun akhirnya tereliminasi setelah diteliti KPU.

Fabian Sarundajang menikahi Ike Trisia Yuniwati dan telah dikaruniai tiga orang anak. Salah satu anaknya, Jonathan ‘Joey’ Sarundajang, adalah seorang pembalap Gokart yang pernah mengikuti berbagai kejuaraan nasional dan internasional, diantaranya Kejuaraan Gokart di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia tahun 2013. Sang anak berlomba di bawah bendera Kawanua Motor Sport, yang dimiliki oleh Fabian. Bio TokohIndonesia.com | pan, red

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here