Ahok dan Seni Politik

Politik adalah seni kemungkinan (the art of possibilities). Dalam berpolitik (seni kemungkinan) itu ada visi dan misi yang diperjuangkan melalui seni diplomasi, negosiasi, koalisi dan kampanye yakni seni untuk meyakinkan, memengaruhi, mengubah pilihan dan dukungan. Catatan Kilas: Ch. Robin Simanullang

Syaykh Al-Zaytun: Cek Kosong, Negara Tanpa GBHN

Saat ini, Presiden Republik Indonesia memimpin negara laksana seorang yang dipercayai dan diberikan cek kosong. Terserah apapun yang dia tulis di situ dan tidak...

Bapak Pembaharuan Transportasi

Jakarta 01-07-2007: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dianugerahi penghargaan sebagai Bapak Pembaharuan Transportasi. Sutiyoso yang menggagas dan meluncurkan pola transportasi makro (PTM) yang mengintegrasikan empat moda transporta yakni busway, monorel, subway dan angkutan air di Provinsi DKI Jakarta dinilai mampu melakukan terobosan revolusioner untuk mengatasi transportasi di ibu kota.

Prabowo Merujuk Novel Armada Hantu

Betapa lugunya kita, jika merujuk buku novel fiksi berjudul 'Armada Hantu: Novel Perang Dunia Berikutnya' (Ghost Fleet: a Novel of The Next World War)...

SBY dan Peluang Prabowo

Capres Gerindra, Prabowo Subianto, membuka peluang menjadi pesaing sepadan petahana Jokowi setelah SBY menyatakan dukungannya. Dukungan SBY dan Partai Demokrat tersebut menjadi darah segar...

Siapa Yang Penjilat?

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (24/5/2011) | Kasus yang menggurita di sekeliling Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, yang juga merangkap anggotra Fraksi PD DPR,  telah menyita perhatian publik. Bahkan tampaknya telah merepotkan dan 'mempermalukan citra' Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Pendiri merangkap Ketua Dewan Pembina dan merangkap pula Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Padahal, bagi Presiden SBY dan Partai Demokrat, citra itu sangatlah penting. Maka, demi menjaga citra, Nazaruddin pun segera dicopot dari jabatan Bendahara Umum Partai Demokrat, tetapi masih tetap mempertahankannya sebagai anggota DPR yang terhormat.

Visi Jakarta Raya

Setiap kali terjadi banjir besar dan kemacetan parah di Jakarta, selalu timbul berbagai pendapat reaktif tentang beban Jakarta yang sudah tidak layak lagi sebagai Ibukota Negara dan pusat pemerintahan Republik Indonesia. Lalu, setelah banjir surut berbagai pendapat itu pun surut pula tanpa bekas, tanpa tindak lanjut.

Alot, Siapa Cawapres!

Jokowi dan Prabowo hampir dipastikan akan maju sebagai Capres 2019. Yang alot adalah siapa Cawapres pendamping keduanya. Apalagi siapa Cawapres pendamping Prabowo, jika salah...

Anda Negarawan?

Memasuki tahun pergantian kepemim­pinan nasional saat ini, kita merindu­kan munculnya para negarawan di atas panggung politik Pemilu 2014. Pada Pemilu Legislatif (9 April 2014) sebanyak 6.608 Caleg akan memperebutkan 560 kursi DPR. Dan puluhan tokoh telah mengambil ancang-ancang untuk merebut kursi Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Presiden (9 Juli 2014).

Mencari Pimpinan KPK Setengah Malaikat

Indonesia mencari orang yang extraordinary, luar biasa, setengah malaikat, untuk memimpin KPK. Orang berintegritas moral tinggi, bersih, jujur, cakap, berani, tegas dan memiliki reputasi yang baik; Berkomitmen memberantas korupsi, bergaya hidup sederhana (bersahaja), tidak memiliki cacat di masa lalu, sudah selesai dengan kepentingan diri sendiri dan berani (siap) mati (berkorban) demi bangsa dan negara. Negarawan (pejabat negara) setengah malaikat!
Advertisement

Terbaru

Moeldoko: UU Ciptaker untuk Wujudkan Indonesia Maju

Jakarta - Di tengah berbagai pro kontra tentang Undang-Undang Cipta Kerja, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menekankan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja diarahkan untuk menghadapi kompetisi...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,817FansSuka