Lama Membaca: < 1menitArie Frederick Lasut | Tokoh.ID
Data Singkat
Arie Frederick Lasut, Pendiri Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Tinggi / Berjuang Simpan Rahasia Negara | 6 Jul 1918 – 7 Mei 1949 | Pahlawan | A | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, pahlawan nasional, Pahlawan, DPR
Nama:
Arie Frederick Lasut
Lahir:
Tondano, Sulawesi Utara, 6 Juli 1918
Jabatan:
Pendiri Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Tinggi
Meninggal:
Pakem, Yogyakarta, 7 Mei 1949
Pendidikan:
Sekolah Dasar
Sekolah Guru di Ambon, kemudian Bandung (tidak selesai)
AMS (Sekolah Menengah Umum), Jakarta
Sekolah Kedokteran (berhenti), 1937
Sekolah Teknik Tinggi, Bandung (mendapat beasiswa dari Dinas Pertambangan), 1939, Corps Opleiding voor Reserve Officieren (CORO)
Karir:
Departemen Urusan Ekonomi
Asisten Geologi, Chirsitsu Chosayo (Jawatan Geologi), Bandung
Kepala Jawatan Tambang dan Geologi
Anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang menjalankan fungsi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bagi RI
Jasa-jasa:
Mempelopori pengambilalihan jawatan geologi dari Jepang
Membentuk organisasi Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi Selatan (KRISS)
Mendirikan Sekolah Pertambangan Rendah
Mendirikan Sekolah Geologi
Mendirikan Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Tinggi
Gelar kepahlawanan:
Pahlawan Kemerdekaan Nasional (SK Presiden Republik Indonesia No. 012/TK/Tahun 1969, tanggal 20 Mei 1969)
1950: Provinsi Jawa Tengah resmi dibentuk dalam kerangka NKRI.
1975: Perang Saudara Lebanon dimulai.
1742: Oratorio 'Messiah' karya Handel dipentaskan pertama kali di Dublin.
13 April
Koperasi pertama kali dikenalkan di Indonesia oleh R. Aria Wriatmadja di Purwokerto Jawa Tengah pada tahun 1896. Saat itu beliau mendirikan koperasi kredit yang bertujuan membantu masyarakat yang terlilit hutang.