Data Singkat
Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Kerajaan Mataram / Menyerbu Belanda Habis-Habisan | 1951 – 1645 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, pahlawan nasional, Pahlawan, raja
Nama lengkap:
Sultan Agung Hanyokrokusumo
Lahir:
Yogyakarta, 1591
Jabatan:
Raja Kerajaan Mataram
Meninggal:
1645
Makam:
Pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri, sebelah selatan Yogyakarta
Ayah:
Panembahan Seda Krapyak
Kakek:
Panembahan Senapati (Danang Sutawijaya)
Perjuangan:
Menyerang pertahanan Belanda di Jakarta
Memperkuat pertahanan dalam negeri serta memajukan kemakmuran rakyat Mataram
Gelar kepahlawanan:
Pahlawan Nasional (SK Presiden RI No. 106/TK/Tahun 1975, tanggal 3 Nov 1975)
Sumber:
Buku “Album Pahlawan Bangsa” cetakan ke 18 terbitan PT. Mutiara Sumber Widya
Buku “Jejak-Jejak Pahlawan” edisi revisi II 2007 terbitan PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
1950: Letjen Abdul Haris Nasution diangkat sebagai KSAD.
1976: Supersonik Concorde mulai layanan komersial.
1924: Kematian Vladimir Lenin, pemimpin Revolusi Bolshevik.
21 Januari
Nama Indonesia mulai muncul sejak tahun 1850 dan mulai lebih dipopulerkan kepada para sarjana Belanda pada 1884. Adapun warga pribumi yang memulai penggunaan nama Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara. Tatkala Ki Hajar diasingkan ke Belanda pada 1913, beliau mendirikan biro pers Indonesische Pers-bureau.