Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.
Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (12/03/2010): Ibarat gempa bumi, episentrum krisis ekonomi dan politik tahun 1997/1998 berada di Indonesia dan beberapa negara ASEAN sendiri. Sedangkan episentrum krisis keuangan global 2008 berada jauh di Amerika Serikat sana, tanpa krisis politik pula di Indonesia.
Pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK pada prinsipnya memiliki visi yang sama tentang keberagaman (bhinneka tunggal ika). Keempat ‘putera terbaik’ bangsa ini sama-sama memegang teguh prinsip keberagaman itu. Lalu, apa yang membedakannya?
Jakarta, 20/1/2011: Satgas Pemberantasan Mafia Hukum membantah semua tuduhan Gayus (Mengejutkan, Sembilan Pengakuan Gayus) dalam siaran pers yang dibacakan dan dibagikan kepada pers di Kantor Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) di Jakarta, Rabu (19/1/2011) malam.
Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Syaukani Hasan Rais meninggal dunia Rabu 27 Juli 2016 sekira pukul 16.26 Wita di rumah sakit AWS Samarinda. Saat menghembuskan napas terakhir, Pak Kaning (sapaan akrabnya) didampingi istri, puterinya Rita Widyasari (Bupati Kukar) dan beberapa orang anggota keluarga.
Anomali dukungan partai politik (parpol) kepada calon perseorangan (independen) dalam Pilkada tidak terlarang. Walaupun hal itu akan menimbulkan pertanyaan tentang eksistensi parpol tersebut, baik secara ideologis, tujuan dan terutama basis massanya.Catatan: Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com
Pilgub DKI Jakarta akan berlangsung Februari 2017. Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sangat percaya diri meninggalkan PDIP dan memilih pasangan Cawagubnya Heru Budi Hartono (Heru), melalui jalur perorangan (independen), untuk sementara ini berada di atas angin karena belum munculnya pasangan pesaing yang lebih unggul. Oleh: Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com
Politik adalah seni kemungkinan (the art of possibilities). Dalam berpolitik (seni kemungkinan) itu ada visi dan misi yang diperjuangkan melalui seni diplomasi, negosiasi, koalisi dan kampanye yakni seni untuk meyakinkan, memengaruhi, mengubah pilihan dan dukungan. Catatan Kilas: Ch. Robin Simanullang
Majalah Forbes merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia (Indonesia's 50 Richest) tahun 2015 dilengkapi jumlah kekayaan dan sektor bisnis yang menjadi fokus pendorong kekayaan para orang miliader tersebut.
Indonesia mencari orang yang extraordinary, luar biasa, setengah malaikat, untuk memimpin KPK. Orang berintegritas moral tinggi, bersih, jujur, cakap, berani, tegas dan memiliki reputasi yang baik; Berkomitmen memberantas korupsi, bergaya hidup sederhana (bersahaja), tidak memiliki cacat di masa lalu, sudah selesai dengan kepentingan diri sendiri dan berani (siap) mati (berkorban) demi bangsa dan negara. Negarawan (pejabat negara) setengah malaikat!
Catatan Ch. Robin Simanullang | Para elit Partai Golkar yang sudah berpengalaman dan dikenal piawai dalam kegiatan politik tampaknya sedang mengalami dekadensi politik. Layaknya orang dewasa yang terperosok dekadensi ‘moral’. Terbukti, para elit Golkar gagal total mengatasi konflik internalnya, sehingga membuka ruang bagi eksternal menungganginya.
CATATAN CH. ROBIN SIMANULLANG | KPK itu menggenggam kewenangan luar biasa maka integritas pimpinan KPK semestinya harus lebih tinggi daripada penegak hukum lainnya. Kewenangan luar biasa itu juga menuntut tidak adanya toleransi (zero tolerance) atas kelalaian sekecil apa pun bagi pimpinan KPK; Mereka harus jadi panutan dan teladan bagi penegak hukum lain.
Birahi politik dan arogansi oknum komisioner KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) telah menjerumuskan lembaga negara independen dan super body itu ke titik paling lemah sejak kelahirannya 2004. Pelajaran yang amat mahal untuk mensterilkan KPK dari arogansi dan birahi politik.
Pustaka Tokoh Indonesia menerbitkan buku Biografi Hukum Prof. Dr. H. Romli Atmasasmita, SH, LLM berjudul Jalan Keadilan di Tengah Kezaliman, yang diluncurkan pada Sabtu, 15 November 2014 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Jawa Barat.
Salah satu kelebihan Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah bisa dengan gampang percaya kepada Amien Rais, yang bagi sebagian orang bukan hal mudah. Gampangnya JK percaya kepada Amien tersebut terkesan dari temu pers seusai pertemuan JK dengan Amien, Rabu (29/10/2014).