Total Membagi Peran

[ Venna Melinda ]
 
0
337
Venna Melinda
Venna Melinda | Tokoh.ID

[SELEBRITI] Kesibukan sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014, tidak membuat Puteri Indonesia 1994 ini melalaikan tanggung jawabnya sebagai isteri dan ibu bagi keluarganya. Sebagai anggota dewan, ia sangat peduli dengan pendidikan masyarakat khususnya yang kurang mampu.

Nama wanita kelahiran Surabaya 20 Juli 1972 ini pertama kali mencuat di tahun 1994 saat dinobatkan sebagai Puteri Indonesia. Keberhasilan Venna menjuarai kontes kecantikan itu menjadi jalan pembuka baginya dalam merintis karir di dunia hiburan. Kebetulan di masa itu tayangan sinetron sedang banyak bermunculan, dengan modal wajah cantik, Venna terjun sebagai bintang sinetron.

Dunia akting sebenarnya bukan hal baru bagi putri pasangan Jimmy Rekartono dan Madeayu Rachmawati ini. Sebab di era tahun 80-an, ia pernah bermain dalam film Catatan Si Boy 2 yang dibintangi aktor Onky Alexander. Namun setelah itu, ia memilih tak lagi meneruskan karir aktingnya karena ingin memfokuskan diri pada pendidikan.

Di dunia sinetron, namanya semakin mengorbit tatkala menjadi bintang utama dalam sinetron Bella Vista dan Tersanjung. Sejak karier sinetronnya mulai meredup, Venna mulai mencoba peruntungannya di dunia tarik suara di tahun 2004. Tak tanggung-tanggung, Venna tak hanya bertindak sebagai penyanyi tapi juga sebagai produser albumnya sendiri, di bawah label perusahaan rekaman miliknya, VM Records. Sayangnya debut albumnya yang berjudul The Other Side of Me kurang terdengar gaungnya.

Setelah itu ia memilih untuk lebih aktif mengembangkan hobinya dalam hal perawatan tubuh dan kebugaran. Berawal dari pendirian studio senam, dia lalu merambah dunia tari Salsa. Venna sempat memiliki Sanggar Senam dan Fitness Venna Melinda, namun akhirnya dia menutup studio senam tersebut karena kurang dikelola dengan baik. Ketika itu ia juga sempat mengeluarkan DVD berisi senam dengan ‘exotic dance’.

Di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga dan mengurus dua putranya, bintang sinetron Rahasia Sahabat ini meluncurkan buku di tahun 2006 yang berjudul Venna Melinda’s Guide To Good Living. Buku tersebut mengisahkan keputusannya untuk mengambil langkah kehidupan yang seperti dijalaninya saat ini disertai tips lengkap guna menjaga kebugaran tubuh. Di samping itu, Venna Melinda juga menjadi bintang iklan produk Natur Slim dengan slogannya yang terkenal “Minum Natur Slim. Buktikan khasiatnya.”

Pada tahun 2009, Venna mencoba hal lain di luar dunia hiburan, yakni menjadi wakil rakyat. Meskipun banyak orang meragukan kemampuannya, Venna tak terlalu menggubrisnya. Dalam mensosialisasikan visi misinya sebagai calon anggota dewan, Venna justru tidak mau menggelar panggung hiburan untuk menarik simpati masyarakat seperti yang banyak dilakukan para pesaingnya. Ia lebih memilih melakukan pendekatan dengan mendatangi calon pemilihnya dengan caranya sendiri. “Kalau kelompok masyarakat yang aku kunjungi suka olahraga, ya aku mengajak mereka senam dulu. Begitu juga, kalau masyarakatnya lebih senang campur sari ya aku ikut nyanyi dulu,” tandas Vena seraya mengenang masa-masa kampanyenya seperti dikutip dari situs tempointeraktif.

Setelah proses pendekatan itu mengalir lancar, Vena pun serius menjelaskan program-program yang bakal diperjuangkannya bila terpilih kelak. Dan setelah melakukan serangkaian kampanye melelahkan, dengan dukungan penuh dari Partai Demokrat, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Tulung Agung, Kediri, dan Blitar. Pada awal tahun 2010, nama Venna sempat dicalonkan menjadi bakal calon Bupati untuk Blitar. Ia diusung oleh partai Demokrat dengan dukungan PKS, Golkar, dan PKB.

Sejak menjadi anggota Dewan, ibu dua bocah laki-laki bernama Verrell dan Athalla ini aktif melakukan kunjungan sosial ke berbagai daerah yang membutuhkan perhatian. Seperti daerah pembuangan sampah di Bantar Gebang. Selain untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang kurang beruntung di kawasan itu, Venna juga memberikan dukungan pada anak-anak kurang mampu khususnya bidang pendidikan yang selama ini menjadi fokus utamanya.

Pertama kali mencuat di tahun 1994 saat dinobatkan sebagai Puteri Indonesia. Keberhasilan Venna menjuarai kontes kecantikan itu menjadi jalan pembuka baginya dalam merintis karir di dunia hiburan. Kebetulan di masa itu tayangan sinetron sedang banyak bermunculan, dengan modal wajah cantik, Venna terjun sebagai bintang sinetron.

Selain memperjuangkan pendidikan yang layak untuk anak-anak dari keluarga miskin, Venna menyoroti kebijakan pemerintah tentang Ujian Nasional. Maraknya kekerasan di sekolah pun tak lepas dari perhatiannya. Venna mengaku, saat memutuskan terjun ke dunia politik, dirinya tak pernah setengah-setengah. Terbukti, demi mengabdi untuk rakyat, salsa, tarian kecintaannya langsung ditinggalkannya. “Aku mau mengabdi untuk rakyat. Untungnya semua keluarga mendukung, jadi aku senang menjalaninya,” terangnya seperti dilansir situs tabloidnova.

Meski kesehariannya kerap disibukkan dengan jadwal rapat dan kunjungan ke berbagai daerah, istri dari Ivan Fadilla Soedjoko ini tak melupakan kodratnya sebagai ibu dan istri. Venna mengaku, ia kerap diprotes anak-anaknya lantaran terlalu sibuk. Oleh sebab itu, ia tetap berusaha menyediakan waktu bagi kedua putranya yang kini mulai beranjak remaja itu.

Dalam mendidik buah hatinya, Venna selalu menerapkan prinsip keterbukaan, termasuk soal hubungan dengan lawan jenis. Diakui Venna, ia tak pernah melarang anak-anaknya untuk berpacaran karena kalau dilarang ia justru takut malah akan terjadi hal yang lebih buruk, seperti seks bebas.

Akan tetapi di sisi lain, ia juga memberikan pengertian kepada mereka mengenai batasan-batasan antara hubungan lelaki dan perempuan. Ia juga selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya. Awalnya, sikap over protective Venna sempat diprotes putra sulungnya namun setelah diberikan pengertian, sang anak dapat menerimanya. Bocah kelahiran tahun 1996 itu pun bahkan menjadikannya sebagai sahabat terpercaya untuk berbagi dan menggali informasi termasuk seputar seksualitas.

Selain menanamkan pendidikan agama, Venna juga memberikan pendidikan seks kepada dua anaknya sejak dini. Pasalnya, ia tak ingin sang anak mendapatkan informasi yang salah lantaran bertanya pada orang yang tidak tepat. “Anak-anak lebih sering curhat ke aku karena bapaknya kan ngantor. Selain itu mas Ivan juga cenderung pendiam, jadi mereka lebih nyaman curhat ke aku,” tutur wanita berkulit putih ini seperti dimuat dalam harian Indopos edisi Minggu 2 Agustus 2009.

Sejak awal, jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti ini memang tidak hanya memposisikan dirinya sebagai ibu, tapi juga teman yang baik bagi kedua putranya. Dengan demikian mereka tak merasa canggung saat harus menceritakan berbagai pengalamannya yang paling pribadi sekalipun. Misalnya saat Verrell dan Athalla berbagi cerita mengenai gadis yang tengah ditaksirnya.

Sedangkan untuk pendidikan akademis, Venna selalu menanamkan agar putranya dapat menjadi yang terbaik di kelas. Untuk memompa semangat belajar mereka, setiap tahunnya ia selalu menjadwalkan liburan. Jika anaknya bisa meraih juara kelas, Venna dan suami tak segan mengajak keduanya berlibur ke Eropa. Liburan bagi keluarga kecil Venna bukan hanya ajang untuk melepas penat namun juga momen yang tepat untuk menyampaikan uneg-uneg terhadap pasangan dan buah hatinya.

Sementara untuk kehidupan rumah tangganya dengan sang suami yang dikenalnya lewat ajang pemilihan Abang None Jakarta tahun 1993 itu, masih harmonis. Venna dan Ivan seolah tak terpengaruh dengan tingginya angka kawin cerai di kalangan artis. Meski terkesan adem ayem, bukan berarti perkawinan yang telah dibinanya selama belasan tahun berjalan tanpa masalah.

“Bohong kalau nggak pernah (bertengkar). Tapi kembali lagi, pernikahan itu kan fase penyesuaian. Aku pikir selama lima tahun, pernikahan akan berjalan mulus. Tapi dari tahun ke tahun justru makin ribut,” ujar wanita berdarah Bali itu. Lebih jauh Venna menjelaskan, tak jarang ia dan suami meributkan masalah sepele. Kondisi fisik dan emosi yang tidak diseimbang diakui Venna menjadi pemicunya.

Belum lagi perbedaan karakter antara dirinya dengan sang suami. Sifat Ivan yang cenderung mendiamkan masalah amat bertolak belakang dengan Venna yang ingin segala sesuatunya cepat selesai dan tak berlarut-larut. Namun, belakangan Venna mulai memahami tabiat pria yang menikahinya pada 7 Desember 1995 itu. Kini setiap ada masalah, ia tak langsung berusaha menyelesaikan. Venna baru bertindak saat pikirannya sudah tenang jadi ia bisa berdiskusi dengan sang suami dari hati ke hati tanpa emosi.

Diakui Venna, meski tergolong irit bicara, Ivan adalah suami yang amat mendukung karirnya selama ini. Baik saat menjadi aktris maupun saat menjabat sebagai wakil rakyat seperti saat ini. Oleh karena itu, ia senantiasa berusaha menjadi istri dan ibu yang baik. Itulah mengapa ia memutuskan untuk mundur dari dunia entertainment yang selama ini telah membesarkan namanya. Venna mengaku, keputusan itu diambil karena ia ingin punya lebih banyak waktu untuk keluarganya.

“Aku boleh punya kegiatan di luar rumah. Tapi, urusan rumah tangga harus beres. Di luar aku boleh jadi wanita karier, tapi di rumah aku kayak pembantu. Aku bersihin rumah, nyiapin makanan. Aku berusaha all out (total) membagi peran. Itu membuat suami respek,” katanya.

Selain berusaha menjadi ibu dan istri yang baik, ia juga dikenal sebagai koki yang handal di lingkungan keluarganya. Bakat memasak Venna didapatnya dari kedua neneknya yang memang pandai meracik masakan. Meski pandai memasak, Venna membatasi asupan makanan yang dikonsumsinya, terutama yang berefek buruk bagi kesehatan seperti makanan bersantan, yang terlalu manis atau asin, serta yang makanan berminyak. Salah satu hidangan yang menjadi menu favoritnya adalah daging sisit khas Bali. eti | muli, red

Data Singkat
Venna Melinda, Artis, Anggota DPR RI 2009-2014 / Total Membagi Peran | Selebriti | DPR, putri indonesia, cantik, artis, bintang iklan, aerobik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here