Cagub Jawa Tengah 2013-2018

Ganjar Pranowo, SH, Anggota DPR Fraksi PDIP 2004-2009 dan 2009-2014 (Daerah Asal Pemilihan Jawa Tengah 7) resmi diusung PDI Perjuangan menjadi calon Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018. Dia bersama pasangannya (Cawagub) Heru Sudjatmoko resmi mendaftar ke KPU Jawa Tengah, Selasa (5/3/2013), hanya selang empat jam sebelum pendaftaran cagub dan cawagub ditutup pada pukul 24.00 WIB.

Negara Sebagai Arena

Konsolidasi demokrasi itu ternyata lebih mudah diucapkan ketimbang dipraktekkan. Khususnya untuk Indonesia, bayangan tentang sebuah masa pasca transisi yang menjadikan Indonesia --baik negara maupun rakyatnya-- semakin kuat, bukannya kian konkrit melainkan makin kabur. Kendati lembaga dan prosedur demokrasi sudah banyak diciptakan, kekhawatiran tentang akan adanya pembalikan (reversed) atas kecenderungan politik yang terjadi akhir-akhir ini, bukannya tanpa alasan.

Ikon Aktivis Antikorupsi

Teten Masduki, saat menjadi Koordinator Indonesia Corruption Watch, ia mendapat penghargaan Ramon Magsaysay 2005 dari Yayasan Magsaysay, Filipina, atas perjuangannya dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Penyerahan penghargaan dilakukan di Manila 29 Agustus 2005. Sebelumnya, aktivis antikorupsi itu telah pernah mendapat penghargaan Suardi Tasrif Award 1999 dan Alumni Berprestasi IKIP Bandung 2000.

Saksi Pemeliharaan Allah

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu pulalah, Mangapul bisa mengalami pemeliharaan Allah yang jauh dari nalar pikiran manusia.

Pertamina Sekadar Mandor dari Kontraktor

Ketika Baihaki Hakim diminta menjadi direktur utama (dirut) di Pertamina pada bulan Februari 2000, Presiden KH Abdurrachman Wahid berpesan agar Pertamina mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan minyak asing. Saat itu, Pertamina bukan saja tidak punya kegiatan produksi di luar negeri, bahkan di dalam negeri pun hanya menjadi "mandor" dari kontraktor bagi hasil (KPS).

Peduli Kelestarian Lingkungan

Kiprahnya sebagai musisi dan aktivis lingkungan hidup sudah tak terbantahkan. Berbagai penghargaan telah diterima perempuan yang identik dengan ikat kepala dan perhiasan berbau etnik ini. Antara lain, Kalpataru 2001, Asean Development Citra Awards 1999-2000 dan Piagam Penghargaan Global 500 dari Badan PBB UNEP 1988. Lagu-lagu ciptaannya pun banyak dilantunkan oleh penyanyi lain, seperti Anggun C Sasmi, Ita Purnamasari, Maya Rumantir dan Nicky Astria.

Pelantun Tembang Keroncong

Di tengah menjamurnya band rock dan penyanyi yang mengusung musik kontemporer, Sundari Soekotjo tetap konsisten sebagai penyanyi keroncong. Meski kerap dicap sebagai lagu nenek-nenek, penerima Keroncong Award 2002 ini senantiasa berusaha mengajari dan mengemas keroncong agar tetap dikenal dan disenangi. Selain menjadi penyanyi, ia juga terpanggil di dunia pendidikan yang membuatnya terpilih sebagai Duta Aksara bagi Departemen Pendidikan Nasional. 

Pengabdian Anggota BPK

Hasan Bisri, SE kelahiran Tegal, 8 Agustus 1957, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Jakarta (1985), diangkat menjabat Anggota BPK dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 185 M Tahun 2004 tertanggal 19 Oktober 2004. Dia sudah lama mengabdi di BPK. Sebelumnya, dia menjabat Kepala Auditorat II.C, tahun 2004.

Dipersiapkan Jadi Pemimpin

Ketika Pak Harto masih berkuasa pernah terbetik analisa politik Mbak Tutut telah dipersiapkan Pak Harto untuk memimpin Indonesia kelak. Tutut kerapkali dilibatkan dalam rombongan kepresidenan di dalam dan luar negeri. Tutut juga dicantelkan di organisasi Golkar sebagai salah seorang ketua. Golkar adalah mesin politik Orde Baru.

Tersandung Pimpin BPPN

Dia beruntung mendapat mandat memimpin Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) menggantikan Putu Ary Suta. Kendati alumni ITB, ini tidak berlatarbelakang pendidikan keuangan dan belum pernah memimpin perusahaan. Rupanya Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi percaya kepadanya untuk menangani tugas-tugas besar di BPPN itu. Dia terbilang sukses.

Terpopuler

Kecam Kepemimpinan Jusuf Kalla

Sinar Harapan 1/9/2007: Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung mengecam keras kepemimpinan Partai Golkar di bawah Jusuf Kalla, karena Kalla lebih mementingkan bisnis dan urusan jangka pendek, ketimbang mengurusi partai untuk kepentingan jangka panjang.

Anne Ahira

Ikuti Kami

27,368FansSuka
704PengikutMengikuti
Advertisement