Data Singkat
Harvey Benjamin Malaihollo, Penyanyi kawakan / Meniti Karir dari Festival Menyanyi | 3 Mei 1962 | Selebriti | H | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, Penyanyi, ambon, festival
Nama:
Harvey Benjamin Malaihollo
Lahir:
Jakarta, 3 Mei 1962
Ayah:
Daniel Benjamin Malaihollo
Ibu:
Maudy Titaley
Istri:
Lolita Leimena (menikah 9 Okt 1990)
Anak:
Joshua Benjamin Malaihollo
Benjamin Joshua Malaihollo
Prestasi:
Bintang Radio dan Televisi tingkat DKI Jakarta, 1975
Bintang Radio dan Televisi tingkat DKI Jakarta, 1976
Festival Lagu Populer Indonesia 1986, 1987, 1988, 1991
Penghargaan Special Kawakami, World Pop Song Festival, Tokyo, 1982
Best Performer, Golden Kite World Song Festival, Kuala Lumpur, 1984
Best Performer, World Pop Song Festival, Tokyo, 1986
Best Performer, ASEAN Pop Song Festival, Singapura, 1988
Penyanyi Terbaik bersama Elfa’s Singer, ASEAN Popular Song Festival, Manila, 1989
Penghargaan:
Penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari PAPPRI, 2011
Diskografi
Solo:
Vol 1, 1977
Sudah Kubilang
Coklat Susu
Senja Dibatas Kota
Taragak, 1986 (Pop Minang)
Aku Begini Kau Begitu, 1989
Mau Tak Mau, 1989
Kugapai Hari Esok
Pengertian, 1993
Hidup Yang Sepi
Tetaplah Bersamaku, 1996
Begitulah Cinta
Duet:
Bagian 1 (bersama Ireng Maulana), 1985
Volume 2 (bersama Ireng Maulana)
Merah Biru Bossanova (bersama Ireng Maulana)
Volume 1 (bersama Rafika Duri), 1977
Volume 3 (bersama Rafika Duri), 1978
Rafika & Harvey (bersama Rafika Duri)
Titian Karier (bersama Rafika Duri), 1983
Cinta Dan Kedamaian bersama Tina
Gempita dalam Nada (bersama Elfa Secioria)
Old And New (bersama Bram Titaley)
Kompilasi:
Reflections Of Harvey Malaihollo – Greatest Hits 1987-2007
1961: Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang mengorbit Bumi.
1946: Indonesia membuka konsulat pertamanya di Singapura.
1981: Pesawat ulang-alik pertama, Columbia, berhasil mengorbit dan kembali ke Bumi.
12 April
Rohana Kudus, yang lahir di Koto Gadang, Sumatera Barat pada 20 Desember 1884, tercatat sebagai seorang pejuang sekaligus perintis pers nasional dan wartawati (jurnalis) pertama di Indonesia. Kiprah Rohana pada masanya sangat menginspirasi perempuan-perempuan Indonesia yang menekuni dunia pers sekarang ini.