Panglima TNI Pimpin Langsung Latgab TNI

Pertama Kali

Yudo Margono, Laksamana TNI Persiapkan TNI Siap Tempur TNI Garda Terdepan Toleransi
 
0
98
Kali Pertama Operasi “Dharma Yudha” 2023 Dipimpin Langsung Panglima TNI. Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama Ketiga Kepala Staf Angkatan. Foto Puspen TNI

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memimpin langsung Operasi Dharma Yudha Latihan Gabungan TNI Tahun 2023. Inilah pertama kali operasi latihan gabungan dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan yang diskenariokan para Kepala Staf Angkatan sebagai penasehat.

Panglima TNI mengatakan dalam latihan ini semua diperankan sesuai doktrin operasi gabungan TNI, mulai dari pelibatan personel, alutsista, persenjataan dari Angkatan Darat, Laut maupun Udara, kita libatkan kemudian kita cek kesiapsiagaannya. “Ini, untuk mengukur sejauh mana kemampuan TNI dalam operasi gabungan TNI sesuai doktrin yang sudah kita miliki”, kata Panglima TNI Yudo Margono.

“Alhamdulilah semua rangkaian kegiatan sejak dari kemarin penembakan senjata strategis, kemudian operasi pokok baik operasi amphibi, operasi pendaratan administrasi, operasi linud, operasi udara gabungan dan operasi darat gabungan termasuk operasi dukungan, kegiatan terlaksana dengan aman dan lancar,” jelas Laksamana Yudo Margono.

Latihan Gabungan TNI Tahun 2023 melibatkan personel dan alutsista dengan rincian 7.165 prajurit, 35 KRI, 20 pesawat tempur, 15 Helikopter, 15 Tank darat, 43 Tank Amphibi dan beberapa unit Meriam operasi darat gabungan maupun Meriam untuk pertahanan pantai.

Siaran Pers Puspen TNI (1/8/2023) merilis Akhir dari Operasi Dharma Yudha Latihan Gabungan TNI Tahun 2023, dimana pasukan gabungan TNI Darat, Laut dan Udara di bawah kepemimpinan Panglima Komando Gabungan TNI II Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, S.I.P. membombardir habis musuh yang telah menguasai sebelumnya Pantai Banongan Banyuwangi. Selasa (01/08/2023).

Strategi yang digunakan pasukan TNI dalam menggempur musuh yaitu pasukan musuh yang lengah disusupi oleh pasukan khusus TNI dari Sat 81 Kopassus, Denjaka, Taifib dan Kopasgat melakukan penerjunan malam untuk menghancurkan sasaran-sasaran strategis musuh.

Selanjutnya disusul oleh bantuan tembakan dari unsur Kogaslagab dan unsur Kogasudgab membombardir pantai musuh. Kemudian dilaksanakan operasi amphibi pendaratan marinir dari laut. Setelah pantai dikuasi, dilaksanakan operasi pendaratan administrasi yaitu mendaratkan pasukan darat gabungan untuk melaksanakan operasi darat lanjutan.

Kemampuan Interoperabilitas Ketiga Matra Diuji

Latihan Gabungan TNI kali ini merupakan tonggak penting untuk melihat sejauh mana tingkat kesiapan dan kemampuan TNI dalam menangkal juga menindak beragam potensi ancaman terhadap kedaulatan Negara. Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengemukakan hal itu saat menutup acara Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha Tahun 2023, bertempat di Puslatpur Marinir 5 Baluran Asembagus, Jawa Timur, Selasa (1/8/2023).

Kemampuan Interoperabilitas Ketiga Matra Diuji Dalam Latgab TNI, Foto Puspen TNI

Panglima TNI menyampaikan bahwa latihan gabungan yang dilaksanakan merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada bangsa dan negara. “Latihan ini juga sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan TNI dalam setiap aspek penugasan guna mewujudkan TNI sebagai Patriot NKRI,” jelas Laksamana Yudo Margono.

Menurut Panglima, berbagai tantangan dan perubahan situasi global yang sangat dinamis akan selalu menjadi ujian bagi kesiapan dan adaptabilitas TNI dalam menjalankan tugas pokoknya. “Kita semua patut berbangga bahwa TNI secara terpadu Tri Matra mampu menunjukan kemampuan terbaik yang dimiliki kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Yudo Margono.

Advertisement

Panglima TNI menjelaskan bahwa dalam latihan gabungan ini TNI dihadapkan dengan berbagai kemungkinan situasi dan skenario yang harus dipecahkan. ” Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kemampuan taktik perorangan maupun satuan, serta menguji kesiapan alutsista TNI, mengasah doktrin operasi gabungan TNI, serta mengetahui sampai sejauh mana kemampuan interoperabilitas antara ketiga matra,” jelasnya.

Laporan Rukmana Fadli | Editor Asasira | TokohIndonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini