Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.
KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudz terpilih kembali menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2005-2010 dalam Munas MUI VII di Jakarta (28/7/2005). Dia didampingi Wakil Ketua Umum Din Syamsuddin dan sebelas ketua yakni Umar Shihab, Asmuni Abdurrahim, Ma'ruf Amin, Sukri Ghazali, Nazri Adlani, Amidhan, Yunahar Ilyas, Kholil Ridwan, Huzaimah Y Tanggo, Tuty Alawiyah dan Amir.