Berita

Populer (All Time)

Presiden Habibie Lepaskan Timor Timur

Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.

Revolusi Pendidikan untuk Indonesia Abadi

Syaykh Al-Zaytun Prof. Dr (HC) Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang,...

Sesakit Apapun, Tetap Kawal Jokowi

Spanduk 'Turunkan Jokowi Sekarang Juga' sempat bertebaran di Solo...

Surat Kepada Presiden

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang Saya mendapat kesan bahwa Menkopolhukam...

Al-Zaytun, Islam Milenium Ketiga

Pernahkah Anda mengimpikan seperti apa wajah Islam pada milenium...

Populer Minggu ini

Agama Jangan Lagi Memisahkan Kita!

Salah satu Bab dalam buku Hita Batak A Cultural...

Batak Bersatu, Belajar dari Jong Bataks Bond

Jong Bataks Bond yang didirikan para pemuda-pelajar Batak pada...

Pemimpin Terkorup Dunia

Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengumumkan pemimpin...

Horas Tondi Madingin, Pir Tondi Matogu

Salam Horas Batak: Horas Tondi Madingin, Pir Tondi Matogu...

Bukan Susu Tetapi Makanan Keras

Penulis buku Hita Batak A Cultural Strategy, Ch. Robin...

Trending Hari Ini

Sekilas Sejarah BIN

Intelijen Indonesia, dalam konteks ini Badan Intelijen Negara Republik...

Indah Rencana-Mu Tuhan!

Kidung Indah Rencana-Mu Tuhan, ciptaan Pdt J.E Awondatu dan...

Pemimpin Terkorup Dunia

Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengumumkan pemimpin...

Horas Tondi Madingin, Pir Tondi Matogu

Salam Horas Batak: Horas Tondi Madingin, Pir Tondi Matogu...

Novum Gradum: Jalan Panjang Pendidikan Tak Boleh Berhenti

Dalam Simposium Hari Pendidikan Nasional 2025, Panji Gumilang memperkenalkan...

DAFTAR ARTIKEL

Bangsa Tanpa Pemimpin Sejati

Jakarta, TI 16/7/2011 | Buya Ahmad Syafii Maarif mengatakan bangsa ini punya orang atau penguasa formal, seperti presiden atau gubernur, tetapi tidak memiliki pemimpin sejati. Kendati ada pemerintah, tetapi perintahnya sudah tidak dipatuhi sehingga bisa dikatakan pemerintahan sudah berhenti. Jika bangsa ini masih bertahan hingga kini, sesungguhnya karena mujizat.

MIM Menuntut Keadilan

Pengurus Masyarakat Indonesia Membangun (MIM) DKI Jakarta menuntut ditegakkannya keadilan dan menghentikan fitnah kepada Al-Zaytun dan para pengasuhnya.

Hentikan Penzalim Panji Gumilang

Jakarta, TI 14/7/2011 | Sekitar 50.000 massa yang tergabung dalam Masyarakat Indonesia Membangun (MIM) melakukan aksi damai di Jakarta, Kamis (14/7/2011) menuntut penghentian Pendzaliman Terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang dan juga Ustaz Abdul Halim. Mereka membawa spanduk berisikan pesan, antara lain: "Berikan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Zaytun Keadilan dan Jangan Terus Difitnah karena Mereka Sedang Mengemban Amanah Bangsa dan Negara, Mendidik dan Mencerdaskan Bangsa".

Dewan Pers Sesalkan SBY

Jakarta TI 12/7/2011 | Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Bagir Manan, SH, MCL, di Jakarta, Selasa (12/7/2011) menyesalkan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, yang tidak pada tempatnya menuding pers membesar-besarkan masalah di dalam Partai Demokrat. Bagir berharap agar Presiden SBY jangan mengalihkan isu dan persoalan.

Hentikan Fitnah Al-Zaytun

Masyarakat Indonesia Membangun (MIM) yang melakukan aksi damai di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 14/7/2011 meminta penghentian fitnah kepada Panji Gumilang sebagai pimpinan Ponpes Al-Zaytun. Koordinator aksi, Eko Prayitno mengatakan pemberitaan yang menyudutkan Panji Gumilang sebagai pimpinan Ponpes Al-Zaytun dan para santri yang kini belajar di pesantren itu selama ini sangat tidak adil.

Presiden SBY Keluhkan Media

Jakarta TI 11/7/2011 | Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, mengeluhkan situasi politik dan berita media perihal dugaan korupsi kader Partai Demokrat yang dinilai tak sehat, karena bersumber dari SMS atau BBM (BlackBerry Messenger). Menurutnya, ada pihak-pihak yang telah menjalankan politik yang tak kesatria.

Kapolri Bisa Dipidana

Jakarta TI (7/7/2011) | Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie mengatakan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dapat dipidana satu tahun penjara atau membayar denda sebesar Rp.5 juta jika tidak mau membuka 17 rekening gendut perwira Polri kepada publik. Kapolri bisa dijerat dengan pasal 216 KUHAP dan pasal 52 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Rano Karno Dampingi Ratu Atut

Cilegon TI (5/7/2011) | Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Banten yang digelar di Hotel Grand Mangkuputra, Kota Cilegon (5/7/2011), meneguhkan keputusan DPP PDIP yang merekomendasikan Rano Karno sebagai Calon Wakil Gubernur Banten, mendampingi Ratu Atut Chosiyah pada Pilgub Banten, 22 Oktober 2011.

SDA Kembali Pimpin PPP

Bandung TI (6/5/2011) | Suryadharma Ali (SDA) kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) perioden 2011-2016 setelah secara telak memenangkan pemillihan Ketua Umum pada Muktamar VII PPP di Bandung. SDA memperoleh 859 suara, jauh mengungguli dua kompetitornya, yaitu Akhmad Muqowam 281 suara dan Ahmad Yani hanya 39 suara.

Parpol Pemilu 2009 Tidak Perlu Verifikasi

Jakarta, TI, 05 Juli 2011 | Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan, ketentuan verifikasi terhadap parpol peserta Pemilu 2009 untuk bisa mengikuti Pemilu 2014 bertentangan dengan Undang-Undang Dasar. Dengan keputusan ini, semua partai politik peserta Pemilihan Umum 2009 bisa langsung mengikuti Pemilu 2014 tanpa harus diverifikasi seperti dipersyaratkan Pasal 51 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. Keputusan itu diambil dalam sidang MK di Jakarta, Senin (4/7/2011), yang dipimpin Ketua MK Moh Mahfud MD.

20 Anggota Satgas Perlindungan TKI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan 20 orang anggota Satuan Tugas Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (Satgas Perlindungan TKI) dalam rapat mendadak di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (1/7/2011). Di antaranya, para mantan pejabat tinggi, Mahtuh Basyuni, Bambang Hendarso Danuri, Hendarman Supandji dan Alwi Shihab.

Kinerja SBY Menurun

Jakarta (TI 26 Juni 2011) Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurun tajam 9,5 persen, dari tingkat kepuasaan sebanyak 56,7 persen pada Januari 2011 menjadi 47,2 persen pada Juni 2011. Penurunan tersebut dibuktikan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilaksanakan pada 1-7 Juni 2011 dengan 1.200 responden di 33 provinsi, menggunakan teknik wawancara tatap muka dan tingkat kesalahan 2,9 persen.

Advertisement

spot_img