Berita

Populer (All Time)

Presiden Habibie Lepaskan Timor Timur

Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.

Revolusi Pendidikan untuk Indonesia Abadi

Syaykh Al-Zaytun Prof. Dr (HC) Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang,...

Sesakit Apapun, Tetap Kawal Jokowi

Spanduk 'Turunkan Jokowi Sekarang Juga' sempat bertebaran di Solo...

Surat Kepada Presiden

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang Saya mendapat kesan bahwa Menkopolhukam...

Al-Zaytun, Islam Milenium Ketiga

Pernahkah Anda mengimpikan seperti apa wajah Islam pada milenium...

Populer Minggu ini

Pancasila, di Mana Kini Berada?

TI 1/6/2011 | Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip dan dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik. Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila? Di manakah Pancasila kini berada?

Jakarta Menyala

Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta terpilih Pramono...

Sekilas Sejarah BIN

Intelijen Indonesia, dalam konteks ini Badan Intelijen Negara Republik...

Ratna Sarumpaet Babak-Belur

Biadab. Ratna Sarumpaet dikabarkan dianiaya orang tak dikenal hingga...

Dr. Berly Martawardaya: Menjaga Bumi, Membangun Bangsa

Dr. Berly Martawardaya, Direktur Riset INDEF dan dosen FEB...

Trending Hari Ini

In Memoriam Ustad Abdul Halim: Jembatan Emas yang Berpulang

Ada orang-orang yang dihadirkan Tuhan ke dunia bukan untuk...

Pancasila, di Mana Kini Berada?

TI 1/6/2011 | Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip dan dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik. Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila? Di manakah Pancasila kini berada?

Sekilas Sejarah BIN

Intelijen Indonesia, dalam konteks ini Badan Intelijen Negara Republik...

Pemimpin Terkorup Dunia

Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengumumkan pemimpin...

Najwa Shihab: Legislasi Diam-diam dan Kekuasaan yang Mengembang

Najwa Shihab tidak sekadar bertanya, ia menggugat arah kekuasaan....

DAFTAR ARTIKEL

FMMI, Forum Penggiat Maritim Indonesia

Forum Masyarakat Maritim Indonesia (FMMI), sebagai tempat berkumpulnya para penggiat maritim Indonesia, dideklarisikan pembentukannya pada tanggal 9-9-1999, oleh sekelompok pemrakarsa "Peduli Maritim" di Akademi Maritim Indonesia, Jakarta.

Adang Tawarkan Reformasi Birokrasi

Jakarta, Kompas 5 Juni 2007:  Calon Gubernur DKI Jakarta, Adang Daradjatun, menawarkan reformasi birokrasi di tiga sektor untuk mengatasi masalah pengangguran, banjir, dan memperbaiki kualitas pendidikan. Sasaran reformasi, selain mengubah cara pandang dan pola berpikir kalangan birokrasi, juga mengubah sistem, mekanisme, dan tanggung jawab tiga kepala dinas yang terkait dengan bidang itu.

Pimpin MUI Lagi

KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudz terpilih kembali menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2005-2010 dalam Munas MUI VII di Jakarta (28/7/2005). Dia didampingi Wakil Ketua Umum Din Syamsuddin dan sebelas ketua yakni Umar Shihab, Asmuni Abdurrahim, Ma'ruf Amin, Sukri Ghazali, Nazri Adlani, Amidhan, Yunahar Ilyas, Kholil Ridwan, Huzaimah Y Tanggo, Tuty Alawiyah dan Amir.

Jejak Usia 65 Tahun Ashadi Siregar

Jakarta--MI: Menjejak usia 65 tahun, jurnalis senior Ashadi Siregar mendapat kado manis dari para sahabat dari kalangan jurnalis, budayawan dan sineas. Sebuah buku berjudul Ashadi Siregar : Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru, yang berisi testimoni para sahabat pun diluncurkan.

Kiprah Yayasan Damandiri

Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (YDSM atau Damandiri), resmi berdiri 15 Januari 1996. Sejak berdiri, kiprahnya membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan sudah cukup berarti, dalam pasang-surut pengabdiannya. Akte Pendirian Yayasan Damandiri ini ditandatangani HM Soeharto, Prof.DR.Haryono Suyono, Sudwikatmono dan Sudono Salim.

Ketum PBNU, yang Senior dan Karismatik

Struktur kepemimpinan Nahdlatul Ulama atau NU masih tetap menghargai senioritas. Oleh karena itu, yang terpilih dalam pemilihan ketua umum PBNU pada Muktamar ke-32 NU diprediksi adalah sosok yang lebih senior dan karismatik.

Kongres Bali, Momen Penentuan Masa Depan PDI-P

Dua pengamat politik sepakat bahwa penyelenggaraan Kongres ke-3 PDI-P di Bali pada awal April mendatang merupakan momen penting bagi langkah PDI-P di masa depan.

Politik Dinasti Jadi ‘Bom Waktu’ untuk PDI-P

Kentalnya politik dinasti dalam tubuh PDI-P kembali tampak dengan munculnya nama Puan Maharani dan Muhammad Prananda sebagai calon yang diprediksi kuat akan menduduki kursi wakil ketua umum jika posisi ini disetujui di Kongres PDI-P ketiga di Bali pada awal April.

Kasus Bachtiar Chamsyah Terus Ditelusuri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami penyidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Sosial. Karena itu, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Staf Ahli Menteri Sosial Gunawan Sumodiningrat sebagai saksi untuk tersangka mantan Mensos Bachtiar Chamsyah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sapi impor dan mesin jahit di Kemsos, di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat (26/3/2010) ini.

Opsi C, Vonis DPR Mewakili Rakyat

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (12/03/2010): Ibarat gempa bumi, episentrum krisis ekonomi dan politik tahun 1997/1998 berada di Indonesia dan beberapa negara ASEAN sendiri. Sedangkan episentrum krisis keuangan global 2008 berada jauh di Amerika Serikat sana, tanpa krisis politik pula di Indonesia.

Presiden SBY Lecehkan DPR

Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (05/03/2010): Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Kamis malam 4 Maret 2010, terasa sangat melecehkan Keputusan Rapat Paripurna DPR tentang hasil akhir Pansus Hak Angket Bank Century. Pidato itu disampaikan dengan bahasa yang terkesan halus dan sopan tetapi sesungguhnya secara substantif sangat kasar dan melecehkan.

Singa Tua Diplomat Indonesia

Tokoh Indonesia 11/12/2008: Ali Alatas, singa tua diplomat Indonesia yang menjabat Menteri Luar Negeri RI pada 1987-1999 dan terakhir Ketua Dewan Pertimbangan Presiden/Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Internasional, sejak April 2007 hingga wafat pada usia 76 tahun, Kamis 11 Desember 2008 pagi di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Disemayamkan di rumah duka di Jalan Benda Raya No 19, Cilandak, Jakarta Selatan. Dimakamkan TMP Kalibata, Jakarta (12/12/2008).

Advertisement

spot_img