Tentang Jejak Sunyi di Luar memperkenalkan ruang pengamatan yang menjaga Sistem Sunyi tetap rendah hati. Ia tidak dibuat untuk mengklaim bahwa semua bentuk ketenangan adalah bagian dari Sistem Sunyi, tetapi untuk mengakui bahwa laku sunyi juga bisa muncul di luar bahasa, istilah, dan...
Berharap mendapat hadiah Nobel Perdamaian, atau setidaknya untuk mendapat pujian internasional, Presiden BJ Habibie melepas Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi dengan memberi opsi merdeka kepada rakyat Timtim melalui jajak pendapat.
Benih-benih demokrasi yang mulai bertunas di Indonesia penuh dengan tantangan. Antara lain dengan munculnya rasa tidak puas terhadap amandemen UUD 45, yang merupakan pilar utama demokratisasi di Indonesia, antara lain dengan pembatasan periode boleh-tidaknya presiden dipilih lagi. Menurut Wakil Ketua MPR HM Aksa Mahmud, kalau kita kembali ke UUD 45, berarti kita menggiring kembali negara ini ke era lama, zaman susah.
Kecerdasan kedaulatan rakyat telah menunjukkan sosoknya melindas 'permainan kepentingan sempit elit politik yang cenderung menghalalkan segala cara' dalam Pemilukada DKI Jakarta, baik dalam putaran pertama (11 Juli 2012) terutama putaran kedua (20 September 2012).
Oleh Ch. Robin Simanullang | Seri 1 dari 3 | Sejak merdeka, Indonesia masih tertatih-tatih dalam upaya menyejahterakan rakyatnya dan belum mampu menegakkan kepala dalam pergaulan (kesetaraan) dunia. Mengapa? Karena selama ini, politik masih lebih dominan sebagai panglima. Bahkan, dalam hampir sepuluh tahun terakhir, justru politik pencitraan menjadi panglima. Maka, kini (Pemilu 2014), sudah saatnya Indonesia memilih pemimpin yang berani menjadikan hukum sebagai panglima.
Oleh: Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang | Dalam Indonesia merdeka, dinyatakan kita memiliki negara yang "Berkedaulatan Rakyat" yang dipegang oleh suatu badan bernama Majelis Permusyawaratan Rakyat, sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. Majelis ini menetapkan UUD dan menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara. Oleh karenanya, kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (yang merupakan penjelmaan dari seluruh rakyat Indonesia).
Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita: Hui-mui sebaik apa pun penyusunannya, sepanjang dilakukan manusia, tetap saja hilang kesempurnaan dan nilai kemanusiaannya ketika dijalankan dalam praktik- Hal ini sudah tentu di luar jangkauan persepsi dan pemikiran para pembentuk undang-undang dan para ahli teori hukum yang tak pernah menyelami realitas hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Pada edisi lalu, kolom ini bertajuk Bobot Kepemimpinan. Diawali dengan pertanyaan: Siapakah yang layak disebut tokoh Indonesia dan apa kriterianya? Tokoh Indonesia itu ialah semua pemimpin formal dan informal Indonesia tanpa pembatasan tingkatan, melainkan lebih kepada bobot kepemimpinannya. Sebab seorang kolonel bisa mengukir prestasi yang oleh seorang jenderal belum tentu bisa (pernah) melakukannya.
Setiap hari kami menerima banyak surat, terutama melalui e-mail. Isi dan maksud surat-surat itu beragam, baik berupa saran, pendapat, pertanyaan (di antaranya menanyakan alamat tokoh), maupun kritik. Namun keberagaman dan banyaknya surat itu, bagi kami, memiliki satu hakikat utama yakni sebagai sumber inspirasi yang sangat berharga.
Arifin M Siregar, Menteri Perdagangan (1988-1993) / Pemimpin Bertangan Dingin | 11 Feb 1934 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, Menteri, Duta Besar, Bank Indonesia
Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, Menteri Sekretaris Negara 2009-2014 / Terpercaya Jadi Ketum Demokrat | 13 Jul 1949 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, Mensesneg, TNI, Menteri, Pangdam, akabri, demokrat, Menseskab
Dr. Albert Hasibuan, SH, Advokat dan Wakil Ketua Komisi Konstitusi / Garam dalam Aneka Profesi | 25 Mar 1939 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Barat, golkar, UGM, DPR, MPR, Advokat, STT Jakarta, Atmajaya, Komnas HAM
Abdullah Puteh, Gubernur Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (2000-2005) / Ditantang Mencari Solusi Konflik Aceh | 4 Jul 1948 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, ITB, DPR, MPR, Gubernur, HMI, KNPI, MKGR
Dorothea Rosa Herliany, Penyair / Produktif Menjadi Penyair | 20 Okt 1963 | Direktori | D | Perempuan, Kristen Katolik, Jawa Tengah, penyair, cerpen, penulis, puisi, sastra
Prof. Dr. Sjahruddin Rasul, SH, Wakil Ketua KPK 2003-2007 / Auditor BPKP Jadi Wakil Ketua KPK | 17 Agts 1943 | Direktori | S | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Unpad, padang, KPK, antikorupsi, BPKP, Sumbar, KPK Jilid I
Sapto Nugroho, Relawan pengelola TK Alternatif bagi Anak-anak Miskin di Kampung Bibis Wetan, Solo / Membawa Ideologi Kenormalan | 12 Apr 1964 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Relawan, cacat, difabel, fasilitator
Tine Mulyatini, Pemerhati kebudayaan / Melestarikan Budaya dengan Miniatur | 10 Okt 1970 | Wiki-tokoh | T | Perempuan, Lainnya, Jawa Barat, Budaya, miniatur
Hi Nani Wartabone, Pendiri Jong Gorontalo di Jawa Timur 1923 / Peroleh Gelar Pahlawan Nasional | 30 Jan 1907 - 3 Jan 1986 | Pahlawan | W | Laki-laki, Islam, Sulawesi Utara, Wartawan, Pahlawan, pendiri, jong, Pahalwan nasional
Wage Rudolf Soepratman, Komponis, Wartawan, Guru / Penggubah Lagu Indonesia Raya | 9 Mar 1903 - 17 Agts 1938 | Pahlawan | W | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, pahlawan nasional, Wartawan, Pahlawan, Guru, Komponis
Hj. Fatmawati, Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno) / Penjahit Bendera Pusaka | 15 Feb 1923 - 14 Mei 1980 | Pahlawan | F | Perempuan, Islam, Bengkulu, pahlawan nasional, Pahlawan, istri presiden, HIS
Nia Daniaty, Penyanyi / Penyanyi Melankolis Berwajah Sendu | 17 Apr 1964 | Selebriti | N | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, cantik, aktris, melankolis
Deddy Corbuzier seorang mentalist andal pertama dan terunggul yang dimiliki Indonesia. Untuk menghibur penonton, pria yang mengaku tidak percaya perdukunan dan paranormal ini kerap menggabungkan efek-efek psikologi, parapsikologi, mind power, mind reading, psikokinetik, dan human research pada kemampuan mentalistnya.
Opu Daeng Risaju, Aktivis PSII, Pahlawan Nasional / Teguh Melawan Penjajah | 1880 - 10 Feb 1964 | Pahlawan | O | Perempuan, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, Pejuang, Bangsawan, Perempuan, PSII
Penyanyi yang populer di era tahun 80-an ini banyak membawakan tembang-tembang pop, rohani, hingga lagu daerah. Selain piawai di bidang olah vokal, Victor juga memiliki kepedulian yang tinggi pada sesamanya. Ia sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial.
Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc, Dosen IPB dan Pendiri Indonesia Heritage Foundation / Pelopor Pendidikan Holistik Berbasis Karakter | 24 Agts 1958 | Direktori | R | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, IPB, Dosen, peneliti