Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita menyaksikan negara kerap terjebak dalam ambivalensi Pancasila. Sebuah frasa populer kerap diucapkan untuk melunakkan ketegangan: “Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara Islami.” Sepintas, ungkapan ini terdengar menyejukkan. Namun, jika timbangan egaliter diletakkan secara jujur...
Golkar, partai penguasa 30-an tahun Orde Baru, jika dilihat dari perolehan suara pemilu legislatif era reformasi, masih bertahan sebagai salah satu partai besar di Indonesia. Namun dalam hal pemilu presiden, tampak semakin tak berdaya, loyo, kerdil dan terpuruk jadi follower.Catatan Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com
Syaykh Al-Zaytun Dr. Abdussalam Panji Gumilang memaparkan 'khayal' yang menurutnya realistis untuk mengakselerasi pembangunan Indonesia, tatkala PPP sudah meraih suara atau kursi parlemen 60%, dimulai tahun 2024 menuju Semesta Indonesia Raya tahun 2050. Digalang dengan politik Samudera Jaga Negara, Tirta Sangga Negara.
Salah satu kebijakan pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kala (Kabinet Indonesia Bersatu) yang amat strategis dan langsung menyentuh kebutuhan rakyat banyak adalah perhatiannya yang serius membenahi perkeretaapian. Kebijakan itu diawali secara strategis dengan membentuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Departemen Perhubungan. Hatta Rajasa yang dipercayakan menakhodai Dephub itu adalah menteri yang dengan cepat melihat urgensi pembentukan Ditjen Perkeretaapian itu serta memilih orang yang tepat pula memimpinnya.
Setelah reformasi, ini Pemilihan Umum (Pemilu) kedua. Pemilu pertama, tahun 1999, yang dinilai paling demokratis setelah tahun 1955, telah melahirkan anggota legislatif 'reformis'. Dibilang reformis, karena mereka umumnya bersuara lantang mengkritisi eksekutif, kendati tak jarang kebablasan mencampuri urusan eksekutif sangat jauh. Salah satu produk mereka yang fenomenal adalah amandemen UUD 1945, yang antara lain mengenai sistem Pemilu langsung.
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI (1993-1998) / Pejuang Sepanjang Hayat | 15 Nov 1935 | Ensiklopedi | T | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Jenderal, Wapres, TNI, Panglima, ABRI, angkatan darat
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Selama lebih dari 45 tahun, Hendarso setia membawakan alunan musik calung, alat musik dari bambu, yang kemudian dipadukannya dengan dangdut dan pop. Lagu-lagunya berlirik bahasa Sunda. Sebagian orang menyebut dia sebagai Michael Darso Si Raja Pop Sunda, mengacu pada raja pop dunia Michael Jackson.
Drs Andi Syamsu Alam, SH, MH, Mantan Hakim Agung / Ketua Muda Agama MA | 1 Feb 1945 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, , hakim agung, hakim, pengadilan
Erry Firmansyah, Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta (2002) / Lesatkan Bursa Efek Jakarta | 18 Sept 1955 | Direktori | E | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, UI, direktur, komisaris, BEJ
Maya Tamara Sianturi, LRAD, ARAD, Pimpinan dan Direktur Artistik Namarina / Generasi Kedua Namarina | 1 Okt 1960 | Direktori | M | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, penari, Dance, Namarina
Dr. H Abdul Radjak, SpOG, Direktur RSU Bekasi (1976-1982) / Harapan Baru Pemberdayaan Rakyat | 9 Sept 1943 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, UI, pendiri, direktur, kedokteran, ahli bedah
Cecep Maman Suherman, Perintis PKBM Gajah Mada / Ayah bagi Anak Yatim dan Tunakarya | 13 Apr 1937 | Wiki-tokoh | C | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, perintis, PKBM, instruktur
Sean Gelael, Pembalap muda, navigator / Bintang Baru Gokar Indonesia | 1 Nov 1996 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Juara, pembalap, gokar, navigator
Wawan Purwana, Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia Jawa Barat, sejak 2000 / Demi Korban Bencana | 17 Okt 1959 | Wiki-tokoh | W | Laki-laki, Lainnya, Jawa Barat, ketua, arung jeram, Gadamusa
Abdul Kadir Raden Temenggung, Kepala Pemerintahan Melawi (bagian dari kerajaan Sintang), 1845 / Berjuang dari Dalam | 1771 - 1 Agts 1875 | Pahlawan | A | Laki-laki, Islam, Kalimantan Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, Sintang
Prof. Dr. Hazairin, SH, Pakar Hukum Adat, Guru Besar, Pahlawan Nasional / Pakar Hukum Adat Kebanggaan Bengkulu | 28 Nov 1906 - 11 Des 1975 | Pahlawan | H | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Pahlawan, Guru Besar, Dosen, hukum, pakar, bengkulu
Laksamana Madya Yosaphat Sudarso, Kepala Staff Angkatan Laut / Gugur di Atas KRI Macan Tutul | 24 Nov 1925 - 15 Jan 1962 | Pahlawan | Y | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Tengah, Pahlawan, laksamana, KSAL, Pahlawan pembela kemerdekaan
Syekh Yusuf Tajul Khalwati, Pahlawan Nasional / Giat Syiarkan Islam di Pembuangan | 3 Jul 1626 - 23 Mei 1699 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, Pejuang, belanda, dakwah, penjajah, pembuangan
Ananda Sukarlan, Pianis, Komposer / Pianis yang Mendunia | 10 Jun 1968 | Selebriti | A | Laki-laki, Lainnya, DKI Jakarta, pianis, komposer, Kanisius, Budi mulia
Viky Paulus Sianipar, Musisi dan komposer / Populerkan Musik Tradisional | 26 Jun 1976 | Selebriti | V | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, musisi, tradisional, musik, komposer, Toba Dream
KH Zainuddin Muhammad Zein, Dai dan Politisi PPP-PBR / Zainuddin MZ Meninggal | 2 Mar 1951 - 5 Jul 2011 | Direktori | Z | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Politisi, dai