Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita menyaksikan negara kerap terjebak dalam ambivalensi Pancasila. Sebuah frasa populer kerap diucapkan untuk melunakkan ketegangan: “Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara Islami.” Sepintas, ungkapan ini terdengar menyejukkan. Namun, jika timbangan egaliter diletakkan secara jujur...
Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.
Politik adalah seni kemungkinan (the art of possibilities). Dalam berpolitik (seni kemungkinan) itu ada visi dan misi yang diperjuangkan melalui seni diplomasi, negosiasi, koalisi dan kampanye yakni seni untuk meyakinkan, memengaruhi, mengubah pilihan dan dukungan. Catatan Kilas: Ch. Robin Simanullang
Dr. Frans Hendra Winarta | Kata paling tepat untuk mendeskripsikan penegakan hukum di Indonesia adalah 'prihatin'. Kata ini banyak diucapkan oleh berbagai kalangan terkait karut-marutnya penegakan hukum dan keadilan di negeri ini, di mana korupsi konon telah menjadi musuh nomor satu sejak reformasi digulirkan pada 1998.
Oleh Ch. Robin Simanullang | Bagaimana pandangan Syaykh Al-Zaytun Panji Gumilang tentang Pancasila (lima nilai-nilai dasar bernegara)? Apakah pemuka agama (Islam) dan pemangku pendidikan ini patut digugu dan ditiru (diteladani) dalam hal bagaimana hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam tatanan nilai-nilai dasar negara yang sudah disepakati bersama itu?
Oleh Prof. Dr. Tamrin Amal Tomagola | Kepentingan keutuhan negara dan bangsalah yang sedang dipertaruhkan. Karena itu, entitas negara dan bangsa—beserta seluruh jajaran dan komponennya—harus tampil maksimal menghadapi musuh bersama: perusuh radikal-picik yang memorakporandakan ruang publik milik bersama warga.
Salah satu kebijakan pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kala (Kabinet Indonesia Bersatu) yang amat strategis dan langsung menyentuh kebutuhan rakyat banyak adalah perhatiannya yang serius membenahi perkeretaapian. Kebijakan itu diawali secara strategis dengan membentuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Departemen Perhubungan. Hatta Rajasa yang dipercayakan menakhodai Dephub itu adalah menteri yang dengan cepat melihat urgensi pembentukan Ditjen Perkeretaapian itu serta memilih orang yang tepat pula memimpinnya.
Prof (Ris) Ikrar Nusa Bhakti, PhD, Profesor Riset Politik LIPI / Pengamat Politik dan Militer | 27 Okt 1957 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, UI, pengamat, peneliti, pakar, LIPI
Prof. Dr. Mahar Mardjono, Rektor Universitas Indonesia (1973-1982) / Sang Teladan dan Simbol Moral | 8 Jan 1923 - 19 Sept 2002 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Guru Besar, Rektor, UI, IDI
Dr (HC) Chaerul Saleh Datuk Paduko Rajo, Ketua MPRS (1960-1966) / Politisi Murba, Jenderal Kehormatan TNI AD | 13 Sept 1916 - 8 Feb 1967 | Ensiklopedi | C | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Pejuang, Ketua MPR, Menteri, Murba, GRR, PPI, MPRS
Dr. Muchtar Pakpahan, SH, MA, Aktivis Buruh, Ketua Umum SBSI yang pertama / Buruh Membutuhkan Partai | 21 Des 1953 | Direktori | M | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Dosen, Advokat, Pencipta Lagu, UI, pengacara, aktivis, USU, SBSI
Yudhi Komarudin, MBA, Direksi PT Sepatu Bata mulai tahun 1997 / Menapaki Langkah Sebagai Leader | 25 Mei 1956 | Direktori | Y | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, konsultan, auditor, STEI
Mahmuddin Yasin, MBA, Wakil Menteri BUMN, Kabinet Indonesia Bersatu II / Wakil Menteri BUMN Pertama | 12 Jul 1954 | Direktori | M | Laki-laki, Islam, , BUMN, komisaris, Wakil Menteri, kementerian, wamen
Adrian Bernard Lapian, Sejarawan / Nakhoda Sejarah Kelautan | 1 Sept 1929 - | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Dosen, peneliti, sejarawan, pustakawan
Asep Kambali, Pendiri Komunitas Historia Indonesia / Asep dan Propaganda Sejarah | 16 Jul 1980 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, pendiri, sejarah
Ir. Andri Irwanto, MM, MBA, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Tridharma Indonesia (1996-2001) / Berani Bersuara dan Berbuat | 28 Mei 1971 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Buddha, Jawa Barat, Pengusaha, sekjen, STIE
Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, Anggota DPR (2009-2014) dari PDI-Perjuangan / Puti Blusak-blusuk ke Gunung | 26 Jun 1971 | Wiki-tokoh | P | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Politisi, Partai, DPR, PDI-P
Gerungan Saul Samuel Jacob (GSSJ) Ratulangi, Gubernur Sulawesi / Pahlawan Termasyur dari Minahasa | 5 Nov 1890 - 30 Jun 1949 | Pahlawan | S | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, Pahlawan Kemerdekaan, Gubernur
Sultan Syarif Kasim II, Sultan Siak ke-12, Pahlawan Nasional / Nasionalis dari Bumi Lancang Kuning | 1 Des 1893 - 23 Apr 1968 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Riau, Pahlawan, Sultan, belanda, kerajaan, penjajah, siak, penasihat
Sultan Ageng Tirtayasa, Pemimpin Perang dari Banten (1682) / Melawan Monopoli Belanda | - | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Banten, pahlawan nasional, Pahlawan, voc
Farah Fauzan Quinn, Chef Profesional / Chef Seksi nan Modis | 8 Apr 1980 | Selebriti | F | Perempuan, Islam, Jawa Barat, makanan, seksi, Chef, Host, Restoran, kuliner, demo masak, modis
Atiqah Hasiholan, Aktris, Model / Meniti Peran di Dunia Film | 3 Jan 1982 | Selebriti | A | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, film, cantik, aktris, teater, seksi, bintang iklan
Elvy Sukaesih, Penyanyi Dangdut / Si Ratu Dangdut | 25 Jun 1951 - 19 Sept 2009 | Direktori | E | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, Penyanyi dandut, Ratu dangdut
Mr. Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono, Politisi, Pendiri Partai Katolik Indonesia / Politisi Berpendirian Teguh | 1900 - 1 Agts 1986 | Pahlawan | I | Laki-laki, Kristen Katolik, DI Yogyakarta, pahlawan nasional, Politisi, Pahlawan, Anggota DPR, Menteri, Katolik, Pemuka Agama
Sutan Raja DL Sitorus, Ketua Dewan Pembina DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) / Pendiri Utama PPRN | 12 Mar 1938 | Direktori | D | Laki-laki, Kristen Protestan, , Partai, Pengusaha, ketua, dewan pembina