(Lapisan terdalam ketika rasa tidak diselesaikan, melainkan ditinggali)
Ada fase yang paling jarang terlihat dalam sebuah perjalanan batin. Dari luar, hidup tampak tetap berjalan seperti biasa. Hari berganti, rutinitas berlangsung, pekerjaan terus dilakukan. Namun di dalam, ada sesuatu yang belum selesai, dan justru tidak...
Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.
Di era Orde Baru yang identik dengan kekuasaan Pak Harto, usahawan di tingkat desa dan kabupaten seakan sulit bangkit. Yang terus berkembang hanyalah pengusaha karbitan atau cukong-cukong yang kebetulan dekat dengan lingkaran kekuasaan. Hanya seorang entrepreneur sejati yang tahan banting yang bisa muncul tanpa bersandar pada penguasa. Sementara dalam era reformasi ini, menurut HM Aksa Mahmud, peluang munculnya pebisnis baru, pengusaha daerah, kini sangat terbuka.
Oleh REZA INDRAGIRI AMRIEL | Kendati masyarakat luas tak terkecuali saya angkat topi terhadap kinerja KPK, kurang baik apabila dukungan terhadap KPK ditegakkan di atas proses berpikir jalan pintas. KPK harus terus dikawal secara kritis. Setali tiga uang, sikap kontra terhadap kerja Polri tidak elok dibangun di atas bias. Polri patut terus memperoleh kepercayaan untuk maju.
Oleh Ch. Robin Simanullang SIB 24-08-1989: Sistem perekonomian Pancasila, Demokrasi Ekonomi, adalah sistem perekonomian yang semestinya kita anut sesuai konstitusi. Salah satu cirinya adalah 'perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan'. Dalam demokrasi ekonomi, sebagaimana ditegaskan dalam GBHN, harus dihindari ciri-ciri negatif, seperti, sistem free fight liberalism, sistem etatisme dan monopoli. Tiada keraguan kita akan keampuhan nilai dan sistem perkonomian Pancasila tersebut.
Oleh Ch. Robin Simanullang SIB 28-06-1990: TVRI menayangkan wajah beberapa koruptor. Mereka perlu dipermalukan. Agar mereka jera. Serta yang lain tidak melakukan perbuatan memalukan itu. TVRI tengah membangun suara: Korupsi itu memalukan!
â€Saya tidak tunduk kepada konstituen apalagi kepada tekanan publik (demonstran) dan pers. Saya hanya tunduk pada konstitusi.†Pernyataan berani ini Anda (Presiden Terpilih Joko Widodo - Jokowi) kemukakan tatkala masih menjabat Walikota Solo.
Ibarat soerang dokter, ia adalah 'dokter spesialis' bank bermasalah (sakit). Berhasil mengatasi kredit bermasalah di Bank Mandiri, kemudian memimpin penyehatan Bank Internasional Indonesia (BII) yang 'sekarat'. Setelah berhasil menyehatkan BII, ia lalu dipercayakan menjabat Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) yang tengah bermasalah akibat L/C fiktif Rp 1,7 trilyun.
Doktor ilmu politik ini akrab dengan dunia pergerakan sejak mahasiswa (Angkatan '66). Bahkan semasa menjabat Rektor Universitas Gadjah Mada (1998-2002), saat mahasiswa dilarang demonstrasi, dia malah turun demo bersama mahasiswa memperjuangkan reformasi. Oleh para aktivis mahasiswa, dia pun dianugerahi Bintang Jasa Utama Tokoh Reformasi Damai 1999.
Hj. Lily Chodidjah Wahid, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB / Rela Dicap Sakit Demi Prinsip | 4 Mar 1948 | Ensiklopedi | L | Perempuan, Islam, Jawa Timur, PKB, Politisi, Partai, Anggota DPR, DPR
Arnold Achmad Baramuli, Ketua DPA (1998-1999) / Wafat, Mantan Ketua DPA | 20 Jul 1930 - 11 Okt 2006 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, DPR, MPR, Gubernur, DPA
Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh, Kepala Staf TNI Angkatan Laut ke- 18 (2002-2005) / Bertindak Lebih Tegas | 9 Jun 1948 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Kristen Protestan, Maluku, TNI, Lemhannas, angkatan laut
Wimar Jartika Witoelar, Juru Bicara Kepresidenan Indonesia (1999–2001) / Kepala Juru Bicara Demokrasi | 14 Jul 1945 | Ensiklopedi | W | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Wartawan, ITB, Dosen, kolumnis, penulis, presenter, juru bicara, talkshow
Kodradi, Direktur Utama Bank Tabungan Negara / Sedikit Bicara Banyak Bekerja | 18 Jul 1944 | Direktori | K | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, bank, direktur, Undip, BTN
Djenar Maesa Ayu, Penulis, Pekerja Seni / Melawan Ketabuan dengan Pena | 14 Jan 1973 | Direktori | D | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Novelis, cerpen, penulis, aktris, tabu
Ellyas Pical, Juara IBF Kelas Bantam Yunior 1985, 1986, 1987 / Petinju Indonesia Pertama Juara Dunia | 24 Mar 1960 | Direktori | E | Laki-laki, Kristen Protestan, Maluku, Juara, tinju, atlit, olahragawan
Johny Ivan, PNS Dinas Energi & Sumber Daya Mineral / Membawa Terang Lewat PLTMH | | Wiki-tokoh | J | Laki-laki, Islam, , pns, mikrohidro, PLTMH, pembangkit listrik
Habib Ali Al Habsyi, Pendiri dan pengelola lembaga keuangan syariah di bebagai tempat di Kalimantan Selatan / Memotivasi Kemandirian Si Miskin | 15 Sept 1966 | Wiki-tokoh | H | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, pendiri, keuangan, syariah
Stephanus Ivan Goenawan, Dosen Fakultas Teknik Universitas Atmajaya, Jakarta / Berhitung Horizontal | 4 Mar 1972 | Wiki-tokoh | I | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Penemu, Dosen, peneliti
Raden Dewi Sartika, Guru, Pendiri Sekolah Isteri (16 Januari 1904) / Dewi Pendidikan dari Cicalengka | 4 Des 1884 - 11 Sept 1947 | Pahlawan | R | Perempuan, Islam, Jawa Barat, Pahlawan, Guru, Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Ki Sarmidi Mangunsarkoro, Menteri Pendidikan Nasional, 1949–1950 / Turut Membesarkan Tamansiswa | 23 Mei 1904 - | Pahlawan | K | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, pahlawan nasional, Pahlawan, menteri pendidikan, tokoh pendidikan, Tamansiswa
Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo, Mentalist / Sang Mentalist Indonesia | 28 Des 1971 | Selebriti | D | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, mentalis, pesulap
Anya Dwinovita Pahlawanti, Presenter, pemain sinetron, model / Kiprah Si Bibir Seksi | 10 Nov 1982 | Selebriti | A | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, film, cantik, bintang, sinetron, iklan, presenter, artis
Ibarat soerang dokter, ia adalah 'dokter spesialis' bank bermasalah (sakit). Berhasil mengatasi kredit bermasalah di Bank Mandiri, kemudian memimpin penyehatan Bank Internasional Indonesia (BII) yang 'sekarat'. Setelah berhasil menyehatkan BII, ia lalu dipercayakan menjabat Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) yang tengah bermasalah akibat L/C fiktif Rp 1,7 trilyun.