Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita menyaksikan negara kerap terjebak dalam ambivalensi Pancasila. Sebuah frasa populer kerap diucapkan untuk melunakkan ketegangan: “Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara Islami.” Sepintas, ungkapan ini terdengar menyejukkan. Namun, jika timbangan egaliter diletakkan secara jujur...
Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.
Oleh Try Sutrisno | Bangsa ini tidak boleh terus-terusan berada dalam kungkungan dependensi (ketergantungan), tetapi harus bisa bersikap independen secara internal, dan bersikap interdependen secara eksternal.
Oleh Dr. Ir. Arif Budimanta, MSc | Apabila kita berbicara mengenai pembangunan berkelanjutan (sustainable development), maka kepedulian utamanya adalah menjawab tantangan tentang pemerataan pemenuhan kebutuhan generasi masa kini dan generasi masa mendatang.
Oleh: Dr. Frans Hendra Winarta | Ada fenomena baru sekarang ini dalam menilai penegakan hukum di negeri kita, yaitu munculnya istilah baru 'perselingkuhan hukum-politik'.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Chaerul Saleh lahir di Sawah Lunto, Sumatera Barat, 13 September 1916. Dia salah seorang tokoh perumus naskah proklamasi. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (1960-1965) itu pernah juga menjabat Wakil Perdana Menteri III, Kabinet Kerja IV dan Kabinet Dwikora I (13 November 1963-1966). Politisi yang dianugerahi pangkat Jenderal Kehormatan TNI AD, itu meninggal dalam status tahanan di Jakarta, 8 Februari 1967.
TI 1/6/2011 | Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip dan dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik. Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila? Di manakah Pancasila kini berada?
Dra. Siti Hartati Tjakra Murdaya, Pengusaha, Pemimpin Grup Central Cipta Murdaya (CCM) / Berbisnis Berlandaskan Ajaran Buddha | 29 Agts 1946 | Direktori | S | Perempuan, Buddha, DKI Jakarta, Pengusaha, Trisakti, Tarumanegara
Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan, Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983) / Bapak Sosiologi Indonesia | 23 Mei 1915 - 11 Jun 2003 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, UI, pakar, sosiolog, staf ahli, FEUI
Prof Dr Maria Antonia Astrid Sunarti Susanto, Dosen / Ahli Sosiologi Komunikasi | 4 Jan 1936 | Ensiklopedi | A | Perempuan, Islam, Sulawesi Selatan, MPR, Dosen, asisten menteri
Mayjen TNI (Purn) Theo Sjafei, Dansesko ABRI 1994-1995 / Jenderal Politisi Strategis | 30 Jun 1941 - 29 Apr 2011 | Ensiklopedi | T | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Selatan, PDIP, Politisi, Jenderal, Militer, TNI, intelijen, Theo Sjafei
Raden Soehardi Adimaryono (Hardi), Pelukis / Melukis Mengikuti Kata Hati | 26 Mei 1951 | Ensiklopedi | H | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Seniman, Budayawan, pelukis, kritis, Kritik, ekspresionis
Edie Haryoto, Mantan Direktur Utama PT (Persero) Angkasa Pura II / Obsesi Wujudkan Kota Bandara Soekarno-Hatta | 19 Sept 1952 | Direktori | E | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, ITB, UGM, direktur, KAI, Angkasa Pura II
Irene Kharisma Sukandar, Pemain Catur Profesional / GMIW Pertama Indonesia | 7 Apr 1992 | Direktori | I | Perempuan, Kristen Protestan, DKI Jakarta, Juara, catur, atlit, olahragawan
Prof Dr Muchsin SH, Hakim Agung MA 2002-2011 / Politisi, Guru Besar dan Hakim Agung | 8 Agts 1943 - 4 Sept 2011 | Direktori | M | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Guru Besar, UGM, Rektor, Unair, hakim agung, MA
Abdullah, Membuat komik dan mengelola komikpalsu.blogspot.com / Berdialog lewat Komik | 14 Agts 1975 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, hukum, Komikus
Ni Luh Sinta Darmariani, Atlit angkat besi / Penutup Manis dari Sinta Darmariani | 22 Des 1986 | Wiki-tokoh | S | Perempuan, Lainnya, Bali, Juara, atlit, angkat besi
Habib Ali Al Habsyi, Pendiri dan pengelola lembaga keuangan syariah di bebagai tempat di Kalimantan Selatan / Memotivasi Kemandirian Si Miskin | 15 Sept 1966 | Wiki-tokoh | H | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, pendiri, keuangan, syariah
Gatot Mangkoepradja, Anggota DPR RI / Berjuang Bersama Bung Karno | 15 Des 1898 - 4 Okt 1968 | Pahlawan | G | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, DPR, PNI
Teungku Cik di Tiro, Panglima Perang Aceh / Berjuang untuk Agama dan Bangsa | 1836 - Jan 1891 | Pahlawan | C | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, pahlawan nasional, Pahlawan
Sutan Ibrahim Gelar Datuk Tan Malaka, Anggota KNI (Komite Nasional Indonesia) / Pejuang yang Misterius | 19 Feb 1896 - 1949 | Pahlawan | T | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, penulis, KNI
R.A. Surayni Yanti Lalita Zein, Penyanyi (personil Elfas Singer) / Terasah Lewat Elfas Singer | 22 Jan 1967 | Selebriti | L | Perempuan, Kristen Protestan, Jawa Barat, Penyanyi, jazz, penyanyi rohani
Roro Patma Dewi Tjitrohadikusumo, Bintang Film / Aktris Film Tiga Dara | 26 Jan 1934 - 28 Okt 2008 | Selebriti | C | Perempuan, Islam, Jawa Barat, film, aktris
Raden Aang Kusmayatna Kusumadinata, Pelawak, Seniman, Penceramah / Jejak Langkah si Kabayan | 20 Jun 1946 | Selebriti | I | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Seniman, pelawak, kabayan, Penceramah
Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).