Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita menyaksikan negara kerap terjebak dalam ambivalensi Pancasila. Sebuah frasa populer kerap diucapkan untuk melunakkan ketegangan: “Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara Islami.” Sepintas, ungkapan ini terdengar menyejukkan. Namun, jika timbangan egaliter diletakkan secara jujur...
Gagasan besar versus implementasi konkrit, normatif versus aplikatif (solutif), pendekatan deduktif versus induktif dan prosedural versus dialogis (kontekstual), tampak nyata dalam debat dua pasangan Capres-Cawapres yang bertema ’Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum’ di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014).
Golkar, partai penguasa 30-an tahun Orde Baru, jika dilihat dari perolehan suara pemilu legislatif era reformasi, masih bertahan sebagai salah satu partai besar di Indonesia. Namun dalam hal pemilu presiden, tampak semakin tak berdaya, loyo, kerdil dan terpuruk jadi follower.Catatan Ch. Robin SimanullangWartawan TokohIndonesia.com
PRESIDEN JOKOWI*: Demokrasi kita ini sudah terlalu kebablasan. Praktek demokrasi politik yang kita laksanakan telah membuka peluang terjadinya artikulasi politik yang ekstrim, seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, sektarianisme, dan terorisme, serta ajaran yang lain, yang bertentangan dengan ideologi kita Pancasila.
Dr. Frans Hendra Winarta | Kata paling tepat untuk mendeskripsikan penegakan hukum di Indonesia adalah 'prihatin'. Kata ini banyak diucapkan oleh berbagai kalangan terkait karut-marutnya penegakan hukum dan keadilan di negeri ini, di mana korupsi konon telah menjadi musuh nomor satu sejak reformasi digulirkan pada 1998.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
DR. Ir. H. Soenarno, Dipl.HE, Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah 2001 / Meniti Karir dari Lapangan, Tawarkan Agropolitan | 19 Mei 1942 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, UGM, Menteri, Dosen
Mayor Jenderal Marinir Safzen Noerdin, Komandan Korps Marinir TNI-AL, 2004 / Dekat dengan Prajurit | 1952 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, komando, Marinir, AL
Marsma TNI Iwan Sidi, S.I.P, MM, Aspam Kepala Staf TNI AU / Aspam Kepala Staf TNI AU | 27 Mar 1951 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, akabri, AU
Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) / Tak Henti Kritik Polisi | 18 Agts 1964 | Direktori | N | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, polisi, pengamat, kritis, kepolisian
Hendarso (Darso), Penyanyi / Darso, Si Raja Pop Sunda | 12 Agts 1945 | Wiki-tokoh | D | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Sunda, Penyanyi, pop, dangdut, Calung
Eko Widaryanto, Pengusaha, Dosen, Peneliti / Berdaya dengan Energi Nabati | 17 Jan 1957 | Wiki-tokoh | E | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pengusaha, Dosen, peneliti
Muchtar Asri, Upas Api Dinas Kehutanan Kabupaten Aceh Tengah (2007-sekarang) / Muchtar Asri, Upas Uyem Asir- asir | 11 Apr 1947 | Wiki-tokoh | M | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, pns, dinas kehutanan
Syekh Yusuf Tajul Khalwati, Pahlawan Nasional / Giat Syiarkan Islam di Pembuangan | 3 Jul 1626 - 23 Mei 1699 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, Pejuang, belanda, dakwah, penjajah, pembuangan
Letnan Jenderal Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono, Atase Militer RI di Negara Belanda (1950) / Fasih Tiga Bahasa Internasional | 20 Jan 1924 - 1 Okt 1965 | Pahlawan | M | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, letjen, Pahlawan Revolusi, HBS, TNI-AD, TKR, Atase
Mohammad Natsir, Perdana Menteri Indonesia ke-5 / Perjuangkan Islam Dasar Negara | 17 Jul 1908 - 6 Feb 1993 | Pahlawan | M | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, masyumi, Perdana Menteri
Sarah Meirizka Hardiany Sechan, Presenter, aktris / Sering Kebagian Peran Ajaib | 9 Mei 1974 | Selebriti | S | Perempuan, Islam, Jawa Barat, presenter, penyiar, aktris