Ada hal-hal yang ikut berjalan bersama kita, meski tidak pernah diminta. Bukan kenangan yang terus dipanggil, bukan luka yang ingin dipamerkan, melainkan sesuatu yang tidak bisa begitu saja diletakkan di belakang tanpa membuat langkah terasa pincang.
Awalnya, kita mencoba berjalan seperti biasa. Kita menyusun...
Oleh Ch. Robin Simanullang | Seri 1 dari 3 | Sejak merdeka, Indonesia masih tertatih-tatih dalam upaya menyejahterakan rakyatnya dan belum mampu menegakkan kepala dalam pergaulan (kesetaraan) dunia. Mengapa? Karena selama ini, politik masih lebih dominan sebagai panglima. Bahkan, dalam hampir sepuluh tahun terakhir, justru politik pencitraan menjadi panglima. Maka, kini (Pemilu 2014), sudah saatnya Indonesia memilih pemimpin yang berani menjadikan hukum sebagai panglima.
Oleh Ch. Robin Simanullang | Tajuk Rencana SIB, Kamis 12 Januari 1989 | Utopia, suatu negara tanpa pajak. Namun citra pajak dalam sejarahnya tidak pernah popular. Bahkan rakyat sudah terlanjur melihat dan merasakan pajak sebagai kewajiban yang dipaksakan secara sewenang-wenang.
Gagasan besar versus implementasi konkrit, normatif versus aplikatif (solutif), pendekatan deduktif versus induktif dan prosedural versus dialogis (kontekstual), tampak nyata dalam debat dua pasangan Capres-Cawapres yang bertema ’Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum’ di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014).
Oleh Prof. Dr. Azyumardi Azra | Ada apa ketika para pemimpin dan tokoh lintas agama, Senin (10/1/2011) lalu, mengeluarkan pernyataan terbuka yang kemudian dikenal sebagai "kebohongan" [rezim] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono? Kenapa tiba-tiba mereka "turun gunung" secara bersama-sama dan kemudian keluar ke depan publik dengan sejumlah daftar "kebohongan" tersebut? Bagaimana kita memahami gejala yang cukup mengagetkan ini?
Pembaca! Kali ini, majalah ini tampil lebih spesial. Bukan hanya sekadar lantaran lebih tebal dari biasanya, melainkan juga karena menampilkan sosok pemimpin terbesar bangsa ini, dalam 60 tahun merdeka. Khususnya dalam hal kiprah para pemimpin itu dalam melaksanakan pembangunan.
Oleh Dr. Suryadharma Ali, MSi* | PPP mendesak pemerintah untuk merealokasi subsidi BBM kepada peningkatan subsidi petani dan nelayan, untuk peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di daerah, pembangunan jaringan transmisi dan menambal defisit neraca daya listrik, serta pembangunan infrastruktur pedesaan.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI (1993-1998) / Pejuang Sepanjang Hayat | 15 Nov 1935 | Ensiklopedi | T | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Jenderal, Wapres, TNI, Panglima, ABRI, angkatan darat
Prof. Dr. Ahmad Syafi'i Ma'arif, MA, Guru Besar dan Ketua Umum PP Muhammadiyah (1999-2005) / Buya Guru Moral Bangsa | 31 Mei 1935 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, muhammadiyah, Islam, Profesor, Dosen, Toleransi, Perdamaian, Lintas Agama, kemanusiaan
Iravati Mangunkusumo Sudiarso, Pianis / Empu Pianis Indonesia | 28 Sept 1937 | Ensiklopedi | I | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Guru, direktur, musik, pianis, orkestra, Yayasan Pendidikan Musik
Prof Dr H Syaukani Hasan Rais, SE, MM, Bupati Kutai Kartanegara (1999-2004 dan 2005-2008) / Berkapasitas Kepemimpinan Nasional | 11 Nov 1948 - 27 Jul 2016 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, Kalimantan Timur, golkar, Bupati, Guru Besar, Pejabat, Pemda
Yusuf Arief Rahmanto, Pendiri Yahoo Messenger Tiny / Pendiri Yahoo Messenger Tiny | 1 Mei 1978 | Direktori | Y | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, komputer, programmer, aplikasi komputer
Titi Qadarsih, Pemimpin dan guru Titi Studio Club (1978 -2000) / Embah Modelling Indonesia | 22 Sept 1945 | Direktori | T | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Guru, film, pemain, peragawati, pengisi, suara
Eric FH Samola, SH, Direktur Harian Jawa Pos (1982) / Pengusaha Peduli Wartawan | 26 Agts 1936 - 10 Okt 2000 | Direktori | E | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, Wartawan, Tempo, Pengusaha, UI, direktur, majalah, Jawa Pos, Swasembada
Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud, Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) / Vonis Tak Terlibat Bom Bali | 17 Agts 1938 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pemimpin, Pontren
Johny Ivan, PNS Dinas Energi & Sumber Daya Mineral / Membawa Terang Lewat PLTMH | | Wiki-tokoh | J | Laki-laki, Islam, , pns, mikrohidro, PLTMH, pembangkit listrik
Alimin Prawirodirdjo, Dewan Konstituante / Utamakan Persatuan dan Dialog | 1889 - 24 Jun 1964 | Pahlawan | A | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, pahlawan nasional, Pahlawan, dewan
I Gusti Ketut Pudja, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, sampai 1968 / Pahlawan dari Singaraja | 19 Mei 1908 - 4 Mei 1977 | Pahlawan | I | Laki-laki, Hindu, Bali, pahlawan nasional, Pahlawan, Gubernur, sarjana hukum, PPKI
Sultan Syarif Kasim II, Sultan Siak ke-12, Pahlawan Nasional / Nasionalis dari Bumi Lancang Kuning | 1 Des 1893 - 23 Apr 1968 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Riau, Pahlawan, Sultan, belanda, kerajaan, penjajah, siak, penasihat
Hi Nani Wartabone, Pendiri Jong Gorontalo di Jawa Timur 1923 / Peroleh Gelar Pahlawan Nasional | 30 Jan 1907 - 3 Jan 1986 | Pahlawan | W | Laki-laki, Islam, Sulawesi Utara, Wartawan, Pahlawan, pendiri, jong, Pahalwan nasional
Ingrid Maria Palupi Kansil S.sos, Anggota DPR periode 2009-2014 / Kembang Cantik di Senayan | 9 Nov 1976 | Selebriti | I | Perempuan, Islam, Jawa Barat, Politisi, cantik, sinetron, artis, bintang iklan
R.A. Ira Wibowo Wirjodiprodjo, Aktris / Mencuat Setelah Cinema-Cinema | 20 Des 1967 | Selebriti | I | Perempuan, Islam, , Penyanyi, cantik, iklan, aktris
Dian Hadipranowo, Musisi, Komposer / Dunia Musik Si Anak Diplomat | 2 Agts 1965 | Selebriti | D | Perempuan, Islam, , musisi, Pencipta Lagu, komposer, piano
Rhenald Kasali, Pakar Manajemen, Guru Besar FEUI / Ahli Bedah Bisnis | 13 Agts 1960 | Direktori | R | Laki-laki, Kristen Katolik, DKI Jakarta, Guru Besar, Dosen, UI, motivator, pembicara, Pakar manajemen, Tarakanita, Kanisius
Profesor Riset Dr. Ikrar Nusa Bhakti, pria kelahiran Jakarta, Minggu, 27 Oktober 1957 seorang pengamat politik dan militer yang mumpuni. Mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI) itu menjadi narasumber pers tentang kajian peristiwa politik dan militer. Pengamatan, kajian, apresiasi dan kritiknya memiliki getaran yang bisa memengaruhi sikap-tindak para politisi, pejabat publik dan militer di Indonesia.