Oleh: Ali Aminulloh
Ketika bangsa Indonesia beramai-ramai menurunkan Sang Merah Putih pada sore 17 Agustus, Syaykh Al-Zaytun justru mengajukan pertanyaan yang tidak lazim: mengapa bendera yang pagi harinya dinaikkan dengan penuh kehormatan harus diturunkan hanya beberapa jam kemudian? Pertanyaan sederhana itu membongkar sebuah ironi...
Oleh: Siti Musdah Mulia | Pluralisme adalah sebuah aliran filsafat yang mengakui adanya eksistensi perbedaan. Perbedaan bukanlah hal negatif yang perlu dinegasikan. Perbedaan adalah keindahan dan kekayaan sosial yang dapat dijadikan fondasi dan modal sosial dalam kehidupan bersama di masyarakat. Karena itu, semua upaya untuk penyeragaman dan menghilangkan perbedaan adalah bertentangan dengan realitas sosial dan sia-sia belaka.
Oleh Ch. Robin Simanullang SIB 28-06-1990: TVRI menayangkan wajah beberapa koruptor. Mereka perlu dipermalukan. Agar mereka jera. Serta yang lain tidak melakukan perbuatan memalukan itu. TVRI tengah membangun suara: Korupsi itu memalukan!
Oleh Anies Baswedan, Ph.D | Makin hari kegalauan itu tumbuh makin pesat, tetapi berhentilah mengatakan bangsa ini bobrok. Hentikan tudingan bahwa bangsa ini tenggelam. Tidak! Bangsa ini sedang bangkit dan akan makin tinggi berdirinya. Namun, jika Presiden Yudhoyono tidak segera mengubah cara menjalankan pemerintahan, maka saya harus mengingatkan bahwa bangsa Indonesia bisa memasuki persimpangan jalan yang berbahaya.
Wajah indo, tubuh kekar, serta kemampuan beladirinya pernah menghiasi layar lebar di tahun 80-an. Setelah masa keemasannya berakhir, aktor laga senior yang menguasai beladiri taekwondo ini kembali berakting dengan memainkan peran lain yang lebih menantang.
Surya Dharma Paloh, Chairman Media Grup dan Pendiri Nasional Demokrat / Pembawa Suara Masa Depan | 16 Jul 1951 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, golkar, Pengusaha, Media Indonesia, MetroTV, Publisher, Nasional Demokrat, Dirut, komisaris
Guru Besar Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) kelahiran Tente, Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1947, ini, walaupun bukan orang Jawa, terkenal sebagai orang yang sangat nJawani. Ia dikenal luas para tetangganya karena banyak bergaul dan sering keliling dengan naik motor. Dia secara mendadak meninggal dunia ketika hendak memangkas rambut di belakang rumahnya di Yogyakarta, Rabu (8/1/2003), sekitar pukul 14.00.
Prof. Dr. Maria Farida Indrati, SH, MH, Hakim Konstitusi RI (2008-2013) / Hakim Konstitusi Perempuan Pertama | 14 Jun 1949 | Ensiklopedi | M | Perempuan, Kristen Katolik, Jawa Tengah, Profesor, Dosen, UI, MK, Mahkamah Konstitusi, Hakim Konstirusi
Erry Firmansyah, Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta (2002) / Lesatkan Bursa Efek Jakarta | 18 Sept 1955 | Direktori | E | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, UI, direktur, komisaris, BEJ
Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (2008-2009) / Kepala Staf TNI AL ke-21 | 20 Sept 1952 | Ensiklopedi | T | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, TNI, staf ahli, KSAL, Seskoad
Prof Dr Ir Alex Kawilarang Warouw Masengi MSc, Dosen, Peneliti / Penemu Kapal Ikan Bersirip | 13 Jun 1958 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, Dosen, peneliti, Dekan
Gedong Bagoes Oka (Ni Wayan Gedong), Anggota Utusan Golongan MPR (1999-2002) / Pejuang Kemanusiaan dan Perdamaian | 3 Okt 1921 - 14 Nov 2002 | Ensiklopedi | G | Perempuan, Hindu, Bali, DPR, MPR, Dosen
Hendarman Supandji, Jaksa Agung RI 2007-2010 / Berantas Yes, Korupsi No! | 6 Jan 1947 | Ensiklopedi | H | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, jaksa, kejaksaan, jaksa agung, Undip, penegak hukum
Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid, Ketua Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (2011-sekarang) / Regenerasi Politik Gus Dur | 29 Okt 1974 | Direktori | Y | Perempuan, Islam, Jawa Timur, PKB, sekjen, Trisakti, Universitas Harvard, PKBI
Prof. J Kristiadi, Peneliti CSIS / Pengamat Politik Berwarna | 24 Mar 1948 | Direktori | J | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Tengah, Dosen, pengamat, csis
Annie Bertha Simamora, Anggota Dewan Redaksi Harian Sore Sinar Harapan / Wartawati Senior yang Kritis | 16 Apr 1941 - 11 Agts 2003 | Direktori | A | Perempuan, Kristen Protestan, Sulawesi Selatan, sinar harapan, wartawati
Salis S Aprilian, Presiden Direktur PT Pertamina EP, 2009-sekarang / Spiritualitas di Dunia Migas | 21 Apr 1963 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Pertamina, migas, direktur
Sean Gelael, Pembalap muda, navigator / Bintang Baru Gokar Indonesia | 1 Nov 1996 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Juara, pembalap, gokar, navigator
Mohammad Husni Thamrin, Dewan Rakyat (Volksraad, 1927-1941) / Politikus yang Santun | 16 Feb 1894 - 11 Jan 1941 | Pahlawan | M | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Dewan rakyat, Dewan kota, Volksraad
H. Pajonga Daeng Ngalle Karaeng Polongbangkeng, Ketua Gerakan Muda Bajoang / Nasionalis Sejati dari Sulawesi | 1901 - 23 Feb 1958 | Pahlawan | P | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, pahlawan nasional, Pahlawan
Pance Pondaag, Penyanyi dan Pencipta Lagu / Lagunya Orbitkan Sejumlah Penyanyi | 18 Feb 1951 - 3 Jun 2010 | Selebriti | P | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Selatan, Pencipta Lagu, Penyanyi, pop
Desy Ratnasari, Model, aktris, pembawa acara, penyanyi / Sepak Terjang Miss No Comment | 12 Des 1973 | Selebriti | D | Perempuan, Islam, Jawa Barat, Penyanyi, Atmajaya, UI, cantik, magister, psikologi, aktris, model
Ahmad Syech Albar, Penyanyi, aktor / Superstar Rock Indonesia | 16 Jul 1946 | Selebriti | A | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Penyanyi, aktor, rocker, Rock, kribo
Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).