Kita hidup di puncak sebuah peradaban yang mabuk akan rasionya sendiri. Hari ini, manusia abad ke-21 menatap langit bukan lagi untuk mencari Tuhan atau merenungkan keajaiban penciptaan, melainkan untuk menghitung jarak galaksi, memetakan satelit, dan merencanakan kolonisasi Mars. Kita mengira, dengan menggenggam rumus...
PENGANTAR: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Ir. Hatta Rajasa dalam pidato kebangsaannya pada temu kader PAN tingkat nasional di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (17/2/2013) mengemukakan delapan pandangan PAN untuk mewujudkan partai bernomor delapan itu memenangkan pertarungan politik 2014, baik Pemilu legislatif maupun presiden.
Oleh Dr. Hamdan Zoelva, SH, MH | Tidak bisa dipungkiri bahwa sejak Soeharto jatuh dari kekuasaannya dan kran kebebasan mulai terbuka, arus deras dinamika sosial politik masyarakat kian hari kian bergerak cukup panjang. Berbagai agenda dan aspek kehidupan bernegara mulai dari penegakan hukum, kebebasan media hingga penerapan otonomi daerah kini direspon secara masif oleh masyarakat.
Oleh Dr. Hamdan Zoelva, SH, MH | Istilah negara hukum dalam berbagai literatur tidak bermakna tunggal, tetapi dimaknai berbeda dalam tempus dan locus yang berbeda, sangat tergantung pada idiologi dan sistem politik suatu negara.
Oleh Kiki Syahnakri | Akar pokok problematika keindonesiaan saat ini bercabang tiga. Pertama, telah dipaksakan suatu "transplantasi (demokrasi) liberal" di negeri ini. Kedua, pemisahan diametral-absolut antara fungsi pertahanan dan keamanan. Ketiga, lemahnya kepemimpinan.
Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan, Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983) / Bapak Sosiologi Indonesia | 23 Mei 1915 - 11 Jun 2003 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, UI, pakar, sosiolog, staf ahli, FEUI
Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Sesungguhnya KH Cholil Bisri lebih patut disebut sebagai deklarator PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) ketimbang Gus Dur. Sebab dialah yang memimpin sebuah tim membidani pendirian partai sebagai wadah aspirasi politik warga Nahdlatul Ulama (NU) atas desakan para kyai. Sementara Gus Dur selaku Ketua Umum NU ketika itu malah menolak pendirian partai. Maka pada mulanya, ada 72 deklarator PKB, tidak termasuk Gus Dur. Namun ketika deklarasi pendirian PKB itu disampaikan kepada PB NU, nama-nama deklarator itu pun dicoret dan berobah menjadi hanya lima orang.
Harsha E Joesoef, Duta Besar RI untuk Slowakia, 8 Maret 2009-sekarang / Duta Besar Jasa Logistik | 30 Jan 1959 | Wiki-tokoh | H | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Duta Besar
Judul bombastis, dibalut dengan sampul berhias gambar gadis cantik nan molek, manusia dan setan berwajah seram membuat novel-novelnya selalu dicap picisan. Meski demikian, harus diakui pula, namanya populer sebagai penulis berkat tema horor yang diusungnya.
St Gr Tumpak Hasiholan Simanullang (Ompu Mangatur Doli), Guru & Vorhanger GKPI / Pernah Bangkit dari Kematian | 2 Mar 1928 - 17 Jan 2008 | Ensiklopedi | T | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Batak, Guru, Penatua
Soeparno Prawiroadiredjo, Dipl.Ing, Dirut PT Kodja (Persero) 1966-1988 / Pemimpin Tanpa Menghukum | 4 Jun 1933 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Dirut, dirjen, komisaris
Ir. H. Alex Noerdin, SH, Gubernur Sumatera Selatan (2008-2013) / Teguh demi Kesejahteraan Rakyat | 9 Sept 1950 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Sumatera Selatan, Bupati, Gubernur, Pemimpin, Atmajaya, Trisakti
Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana, SE.MA, Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas (2009-2014) / Spesialis Ekonomi Internasional | 16 Agts 1960 | Direktori | A | Perempuan, Islam, Jawa Barat, Guru Besar, Unpad, Menteri, ekonomi, peneliti, penulis, konsultan, Bappenas
Adhie M Massardi, Aktivis Komite Bangkit Indonesia dan Gerakan Indonesia Bersih 2.0 / Rindukan Pemimpin Ideal | 26 Jan 1956 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Wartawan, aktivis, puisi, juru bicara, Kritik
La Ode Sirad, Anggota DPRD Muna periode 1982-1987 / Pelestari Bahasa Daerah Muna | Agts 1940 | Direktori | L | Laki-laki, Islam, Sulawesi Tenggara, Dirut, DPRD
Ansgerius Takalapeta, Bupati Alor, NTT, 1999-2009 / Bupati Penggerak Tanam Pohon | | Direktori | A | Laki-laki, Kristen Katolik, Nusa Tenggara Timur, Bupati, Pemda
Slamet Riyanto, Guru, Penulis / Membangun Karakter Lewat Dongeng | 6 Okt 1965 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Guru, penulis, dongeng
Stephanus Ivan Goenawan, Dosen Fakultas Teknik Universitas Atmajaya, Jakarta / Berhitung Horizontal | 4 Mar 1972 | Wiki-tokoh | I | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Penemu, Dosen, peneliti
Raden Mas Suryo, Gubernur Jawa Timur / Gubernur di Balik Pertempuran Surabaya | 9 Jul 1898 - 10 Sept 1948 | Pahlawan | R | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, Gubernur, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, DPA
Marsma TNI Anumerta R. Iswahyudi, Wakil AURI pada Komandemen Tentara Sumatera / Penerbang Kebanggaan AURI | 15 Jul 1918 - 14 Des 1947 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, pahlawan nasional, Pahlawan, instruktur, AURI
Victor Hutabarat, Penyanyi / Tak Harus Melengking | 29 Agts 1955 | Selebriti | V | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Selatan, Penyanyi, pop, penyanyi rohani
I Dewa Gede Budjana, Musisi, gitaris band Gigi / Gitarku Kekasihku | 30 Agts 1963 | Selebriti | D | Laki-laki, Hindu, Nusa Tenggara Timur, musisi, jazz, gitaris, band, Rock
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Seluruh pelosok negeri nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah sebuah lagu, Bagimu Negeri, yang diciptakan oleh Kusbini. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal yang tetap dikumandangkan hingga saat ini karena lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu.