Kita hidup di puncak sebuah peradaban yang mabuk akan rasionya sendiri. Hari ini, manusia abad ke-21 menatap langit bukan lagi untuk mencari Tuhan atau merenungkan keajaiban penciptaan, melainkan untuk menghitung jarak galaksi, memetakan satelit, dan merencanakan kolonisasi Mars. Kita mengira, dengan menggenggam rumus...
Oleh Ch. Robin Simanullang | Seri 2 dari 3 | Sepanjang sejarah Republik Indonesia (68 tahun lebih), dengan amat sedih harus kita akui, bahwa belum ada Presiden yang berani menegakkan hukum dengan benar dan adil (demi kebenaran dan keadilan). Penegakan hukum masih berada di bawah bayang-bayang kepentingan politik (kekuasaan) dan ekonomi. Politik masih selalu jadi panglima. Padahal semestinya, hukumlah yang jadi panglima (supremasi hukum).
Oleh: Ch. Robin Simanullang | Judul ini terkesan seperti sensasi. Padahal sesungguhnya itulah kenyataan, bukan sensasi. Banyak hal yang membuktikan betapa negara, sejauh ini, masih gagal memberantas narkoba.
Gagasan besar versus implementasi konkrit, normatif versus aplikatif (solutif), pendekatan deduktif versus induktif dan prosedural versus dialogis (kontekstual), tampak nyata dalam debat dua pasangan Capres-Cawapres yang bertema ’Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum’ di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014).
Oleh Pdt. Markus Daniel Wakarry | Bangsa memerlukan pemimpin. Jikalau tidak ada pemimpin, jatuhlah bangsa. Bangsa tidak akan bertumbuh mencapai kedewasaan, tanpa kepemimpinan. Suatu bangsa yang tengah bertumbuh dan bergumul dalam dunia yang penuh goncangan dan krisis, memerlukan pimpinan yang solid, yang kekuatannya bertumpu pada asas-asas kepemimpinan yang sesuai dengan nilai-nilai dasar dan konstitusi yang dianutnya.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Hary Tanoesoedibjo, Presdir PT Bimantara Citra Tbk dinobatkan Warta Ekonomi sebagai salah seorang Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005. Disebut, tidak banyak orang yang sukses dalam industri media elektronik maupun cetak. Salah satunya adalah Hary Tanoesoedibjo. Tak heran bila kemudian dia dijuluki "Raja Muda Bisnis Multimedia".
Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan, Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983) / Bapak Sosiologi Indonesia | 23 Mei 1915 - 11 Jun 2003 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, UI, pakar, sosiolog, staf ahli, FEUI
DR (H.C.) Martha Tilaar, Chairman, Chief Executive Officer, dan Pendiri Martha Tilaar Group / Sariayu Bermula dari Garasi | 4 Sept 1937 | Ensiklopedi | M | Perempuan, Islam, Jawa Tengah, CEO, Pengusaha, Dirut, Jamu, Kecantikan
Pendeta DR Fridolin Ukur, Pendeta Emiritus Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) / Pendeta Penyair Wajah Cinta | 5 Apr 1930 - 26 Jun 2003 | Ensiklopedi | F | Laki-laki, Kristen Protestan, Kalimantan Tengah, penyair, TNI, Dosen, Rektor, Pendeta, kolumnis, Injil
Soeparno Prawiroadiredjo, Dipl.Ing, Dirut PT Kodja (Persero) 1966-1988 / Pemimpin Tanpa Menghukum | 4 Jun 1933 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Dirut, dirjen, komisaris
Sjahrir, PhD, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi (2005-2009) / Menyongsong Indonesia Baru | 24 Feb 1945 - 28 Jul 2008 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Politisi, Partai, Ekonom, Universitas Harvard, IU, PIB
Muhammad Lukman Edy, Menteri Negara PPDT (2005-2009) / Menteri KIB Termuda | 26 Nov 1971 | Direktori | L | Laki-laki, Islam, Riau, Unpad, Menteri, DPRD
I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai, Atlet binaraga / Ikon Binaraga Indonesia | 6 Mei 1970 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, atlit, binaraga, olahragawan
Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi, MS, Wakil Menteri Perdagangan RI Kabinet Indonesia Bersatu II / Wakil Menteri Perdagangan dari IPB | 18 Okt 1964 | Direktori | B | Laki-laki, Islam, Sulawesi Utara, IPB, Dosen, pertanian, pengajar, Wakil Menteri, kementerian perdagangan
Djoko Murdono, Dosen, Kepala Pusat Studi Gandum FP UKSW, 2006 / Ketekunan Pemulia Gandum | 31 Des 1960 | Wiki-tokoh | D | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Dosen, kepala laboratorium
Nyak Ina Raseuki (a.k.a Ubiet), Dosen, musisi / Fleksibilitas Kesenian | 24 Mei 1965 | Wiki-tokoh | U | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, musisi, Dosen, Penyanyi
Taufan EN Rotorasiko, Presiden Komisaris Indonesia Clean Energy / Bangun Jiwa Wirausaha lewat Karang Taruna | 17 Apr 1976 | Wiki-tokoh | T | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, komisaris, hemat energi
Arsinah Sumetro, Pendiri dan Ketua LSM Anak Bangsa di Entikong, Kalimantan Barat / Srikandi Pembela Buruh Migran | 6 Jun 1959 | Wiki-tokoh | A | Perempuan, Islam, Kalimantan Tengah, migran, aktivis, LSM
Ainur Rokhimah (Inul Daratista), Penyanyi / Ratu Goyang Ngebor | 21 Jan 1979 | Selebriti | I | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Penyanyi, Ratu, dangdut, ngebor
Ananda Sukarlan, Pianis, Komposer / Pianis yang Mendunia | 10 Jun 1968 | Selebriti | A | Laki-laki, Lainnya, DKI Jakarta, pianis, komposer, Kanisius, Budi mulia
Letnan Jenderal Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono, Atase Militer RI di Negara Belanda (1950) / Fasih Tiga Bahasa Internasional | 20 Jan 1924 - 1 Okt 1965 | Pahlawan | M | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, letjen, Pahlawan Revolusi, HBS, TNI-AD, TKR, Atase
Aktor film Ratno Timoer (usia 61 tahun), yang memerankan Si Buta dari Gua Hantu, meninggal dunia, Minggu 22 Desember 2002 pukul 16.30 WIB, di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Jenazahnya, disemayamkan di rumah duka di Jalan Duren Tiga, No 45, Pancoran, Jakarta Selatan.