Ketika Luka Membuat Kita Selalu Mengantisipasi Penolakan

Ada orang yang selalu bersiap untuk ditolak. Bukan bersiap dalam kata-kata, tetapi bersiap dalam cara ia hidup. Ia tidak pernah berharap terlalu tinggi, tidak pernah meminta terlalu jelas, dan tidak pernah menaruh dirinya sepenuhnya di sebuah kesempatan. Ia tetap mencoba, tetap bergerak, dan tetap...

Rasa Aman yang Selalu Terasa Sementara

Ada orang yang bisa merasa aman, tetapi hanya sebentar....

Luka yang Tidak Menghancurkan, Tapi Mengikis

Tidak semua luka datang seperti badai. Sebagian luka datang...

Luka yang Membuat Kita Tidak Bisa Menerima Bahagia

Ada orang yang tidak kesulitan menghadapi hal buruk. Ia...

Ketika Kedekatan Terasa seperti Ancaman

Ada orang yang selalu menjaga jarak. Ia tidak selalu...

Mundur Saat Hubungan Mulai Serius

Ada orang yang bisa dekat. Ia bisa hadir, tertawa,...

Ketika Luka Membuat Kita Menolak Keintiman yang Tenang

Ada orang yang tidak bisa menerima keintiman yang tenang....

Tidak Nyaman Diperhatikan Terlalu Lama

Ada orang yang tidak nyaman ketika diperhatikan. Bukan karena...

Trending Hari Ini
Lorong Kata

Daftar Tulisan

Buku | History

Sejarah Wilayah Tanah Batak Raya

Pada awalnya, Tano Batak Rea (Tanah Batak Raya) meliputi...

Kekerabatan, Silsilah dan Puak Batak

Bangso Batak menganut dua bentuk kekerabatan yakni kekera­batan genealogis...

Awal Silsilah Marga Batak

Silsilah (Tarombo) Suku Bangsa Batak adalah kearifan Mitologi Batak...

Asal Kata Danau Toba, Tapanuli dan Tanah Batak

Kata Tao, Toba dan Tapian (Tao na Uli, Toba...

Topik Pilihan

Prof. Yudi Latif: Merancang Indonesia Seribu Tahun

Prof. Yudi Latif, Ph.D., dalam kuliah umumnya pada peringatan...

Data Ketua DPA

Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.

Dahlan Iskan: Luar Biasa! Panji Gumilang dan Gagasan Besar Indonesia 1000 Tahun

Dalam pidato di Perayaan 25 Tahun Al-Zaytun, Dahlan Iskan...

Lalu Mara Satriawangsa: Krisis Global, Respons Lokal

Lalu Mara Satriawangsa menyorot badai ekonomi global, Prabowo menawarkan...

Catatan Kilas

Supranalar, Sebuah Gagasan Diksi

Oleh Ch. Robin Simanullang || Melampaui Batas Logika: Mengapa Kita...

Moral Pragmatisme Paloh

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak merasa diri...

PKS itu Berkeringat

Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rapat paripurna DPR, Jumat (30/3/2012), menolak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi dengan tetap mempertahankan Pasal 7 Ayat (6) Undang-Undang APBN 2012, menjadi berita hangat dalam pekan ini.

Polri, Tegakkan Kepala!

Surat Terbuka Buat Kapolri | Kisruh antara Kepolisian RI (Polri) versus Komisi Pembe­rantasan Korupsi (KPK) telah mereda setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan lima poin solusi untuk mengatasinya. Kelima poin pidato Presiden di hadapan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012) malam tersebut lebih menekankan agar Polri berlapang dada ‘mengalah’.

Opini

Pemberantasan KKN: Antara Harapan dan Kenyataan

Meskipun pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) telah menjadi...

Ketika Duka Menjadi Cahaya: Membaca Jumat Agung dalam Kesadaran Bangsa

Oleh: Ali Aminulloh Hari ini, 3 April 2026, ketika dunia...

“Industri Hukum” Indonesia: Mafia, Korupsi, dan Keadilan yang Terbeli

Fenomena jual-beli perkara, maraknya mafia hukum di berbagai sektor,...

Logika Hukum Asas Praduga Tak Bersalah

Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita[1]: Perkembangan Asas Praduga Tak Bersalah. Asas hukum praduga tak bersalah, sejak abad ke 11 dikenal di dalam sistem hukum Common Law, khususnya di Inggeris, dalam Bill of Rights (1648). Asas hukum ini dilatarbelakangi oleh pemikiran individualistik –liberalistik yang berkembang sejak pertengahan abad ke 19 sampai saat ini.

Terbaru

Populer Minggu Ini

Roy Suryo

RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia

AS Panji Gumilang

Syaykh Abdussalam Panji Gumilang, Pendiri dan Syaykh Al-Zaytun / Tokoh Pembawa Damai dan Toleransi | 30 Jul 1946 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, panji gumilang, al-zaytun, Pluralisme, Toleransi, Perdamaian, Guru, Pesantren, damai

Bekerja, Bekerja dan Bekerja

Pidato Perdana Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) pada acara pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden dalam Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Senin 20 Oktober 2014.

Awal Silsilah Marga Batak

Silsilah (Tarombo) Suku Bangsa Batak adalah kearifan Mitologi Batak...

Belum Ada yang Meledak

Mantan personil grup vokal AB Three yang kemudian memilih bersolo karir ini suaranya khas dan gayanya centil. Karirnya sebagai solois mulai meredup seiring dengan bermunculannya penyanyi pendatang baru. Justru yang menonjol adalah sorotan media tentang kehidupan pribadinya.

Kuis Kepribadian Presiden RI

🔥 Teratas: Habibie (22.7%), Jokowi (19%), Gusdur (16.7%), Megawati (10.7%), Soeharto (9.3%)

Poling

Beli Buku Hita Batak A Cultural Strategy
Beli Buku The Story of Simplicity Mayjen TNI Dr Suyanto

Follow us

0FansSuka
50,300PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
2,674PelangganBerlangganan

Ensiklopedi

Rahardjo Tjakraningrat

H. Rahardjo Tjakraningrat, Ketua Umum PSI, 2002-2010 / Kiprah Politik Bermoral | 12 Feb 1943 | Ensiklopedi | R | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Politisi, Partai, Dirut, UI, direktur, komisaris, Ketua Umum

Ninik Rahayu

Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S., adalah akademisi, aktivis, dan...

Kuntowijoyo

Prof Dr Kuntowijoyo, Pendiri Pusat Pengkajian Strategi dan Kebijakan (PPSK), 1980 / Sejarawan Beridentitas Paripurna | 18 Sept 1943 - 22 Feb 2005 | Ensiklopedi | K | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, UGM, Dosen, pendiri, penulis, sastra

Jakob Sumardjo

Prof. Drs Jakob Sumardjo, Guru Besar Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung / Bercerai Kita Runtuh | 26 Agts 1939 | Ensiklopedi | J | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Tengah, Guru Besar, Dosen, sosiolog

Direktori

Dede Yusuf

Yusuf Macan Effendi, Wakil Gubernur Jawa Barat (2008-2013) / Aktor Laga yang Jadi Birokrat | 14 Sept 1966 | Direktori | D | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Pejabat, Pemda, aktor, ganteng, birokrat

Linda Gumelar

Linda Amalia Sari, SIP, Menteri PPPA, 2009-2014 / Mengurusi Perempuan dan Anak-anak | 15 Nov 1951 | Direktori | L | Perempuan, Islam, Jawa Barat, DPR, Menteri, Kowani, Universitas Pancasila

Andy A Sampurna Jaya

H. Andy Achmad Sampurna Jaya, Bupati Lampung Tengah (2001-2005) / Tokoh Pemersatu dari Tanah Melayu | 2 Sept 1949 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, Lampung, Bupati, DPR, PARSI, IPSI

Roem Rowi

Prof Dr HM Roem Rowi, MA, Guru Besar Ilmu Al-Quran IAIN Sunan Ampel / Penyelami Rahasia Al-Quran | 3 Okt 1947 | Direktori | R | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, al-zaytun, Guru Besar, Dosen

Wiki Tokoh

Eko Widaryanto

Eko Widaryanto, Pengusaha, Dosen, Peneliti / Berdaya dengan Energi Nabati | 17 Jan 1957 | Wiki-tokoh | E | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pengusaha, Dosen, peneliti

Emeria Siregar

Emeria Wilujeng Amir Siregar, Duta Besar Indonesia untuk Ceko di wilayah Eropa Timur/Tengah (ETT) / Kembali ke Habitat | 27 Des 1957 | Wiki-tokoh | E | Perempuan, Lainnya, Jawa Timur, Wartawan, Diplomat, Duta Besar

Siti Fauzanah

Siti Fauzanah, Guru, Pendiri Puskesmas Matematika / Puskesmas Matematika | | Wiki-tokoh | S | Perempuan, Islam, , Guru, pendiri, matematika, puskesmas

Sari Bahagiarti Kusumayudha

Prof Dr Ir Sari Bahagiarti Kusumayudha, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPN "Veteran" Yogyakarta / Investigator Air Tanah | 19 Des 1956 | Wiki-tokoh | S | Perempuan, Lainnya, Jawa Tengah, Rektor, ahli, hidrogeologi

Bio Populer

Pahlawan

Supeno

Supeno, Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam kabinet Hatta / Politisi Berpendirian Teguh | 12 Jul 1916 - 24 Feb 1950 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, , pahlawan nasional, Pahlawan, AMS

Harun bin Said

Kopral KKO TNI Anumerta Harun bin Said, Anggota Korps Komando (sekarang Korps Marinir) AL-RI / Prajurit Konfrontasi Indonesia-Malaysia | 14 Apr 1947 - 17 Okt 1968 | Pahlawan | H | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, pahlawan nasional, Marinir, KKO

Siti Walidah Ahmad Dahlan

Nyi H. Siti Walidah Ahmad Dahlan, Istri KH Ahmad Dahlan / Wanita Penyemangat Perjuangan | 1872 - 31 Mei 1946 | Pahlawan | S | Perempuan, Islam, DI Yogyakarta, pahlawan nasional, muhammadiyah, Pahlawan

KH Zaenal Mustofa

Data Singkat Kyai Haji Zaenal Mustofa, Pahlawan Nasional, Ulama Pendiri...

Selebriti

Raam Punjabi

Raam Jethmal Punjabi, Pengusaha Film / Raja Penjual Mimpi Bertangan Dingin | 6 Okt 1943 | Selebriti | R | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, film, produser

Eko Patrio

Eko Indro Purnomo, Pelawak, presenter, anggota DPR RI, 2009-2014 / Komedian Berkinerja Politikus | 30 Des 1970 | Selebriti | E | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, DPR, pelawak, presenter

Broery Pesulima

Simon Dominggus Pesulima (Broery Marantik), Penyanyi, komponis, aktor / Putra Ambon Bersuara Emas | 25 Jun 1948 - 7 Apr 2000 | Selebriti | B | Laki-laki, Islam, Maluku, Komponis, Penyanyi, jazz, aktor

Ussy Sulistiawati

Ussy Sulistiawati, Model, Aktris, Pembawa acara, Penyanyi / Dianggap Aji Mumpung | 13 Jul 1980 | Selebriti | U | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, cantik, model, Pembawa acara

Sedang Dicari

Pencipta Lagu Bagimu Negeri

Seluruh pelosok negeri nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah sebuah lagu, Bagimu Negeri, yang diciptakan oleh Kusbini. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal yang tetap dikumandangkan hingga saat ini karena lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu.

Dua Ruang, Satu Sunyi: Jejak Atur Lorielcide alias Rielniro

Ia menulis tanpa pernah memperkenalkan diri. Tak mengejar nama,...

Agus Widjojo

Agus Widjojo, Mantan Kepala Staf Teritorial TNI / Konsern atas Reformasi TNI | 8 Jun 1947 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, TNI, MPR

Melawan Penjajah Jepang

Walau menyadari bahwa kekuatan kolonial Jepang sulit ditandingi, namun dengan semangat yang kuat, Supriyadi bersama teman-temannya tetap melakukan perlawanan.

Berita Sorotan