(Gema kecil dari sesuatu yang sudah selesai)
Ada titik ketika sebuah cerita tidak lagi berjalan, tetapi juga tidak benar-benar hilang.
Ia tidak kembali. Tidak dimulai lagi. Tidak juga meminta untuk dipahami ulang. Hanya berpindah tempat. Dari sesuatu yang dulu terasa di luar, menjadi sesuatu yang...
Cilegon TI (5/7/2011) | Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)Â Banten yang digelar di Hotel Grand Mangkuputra, Kota Cilegon (5/7/2011), meneguhkan keputusan DPP PDIP yang merekomendasikan Rano Karno sebagai Calon Wakil Gubernur Banten, mendampingi Ratu Atut Chosiyah pada Pilgub Banten, 22 Oktober 2011.
Robert Budi Hartono, pemilik BCA dan Djarum, masih menduduki posisi orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2013 dengan nilai kekayaan mencapai 8,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 82,4 triliun. Dia di urutan ke-131 orang terkaya di dunia. Kekayaan dari keluarga yang low profile dan banyak berkecimpung dalam lembaga amal dan membina olahraga ini berasal dari bisnis perbankan dan rokok.
TI 15/5/2011: Orde Baru lebih baik dibandingkan dengan Orde Reformasi dan Orde Lama. Soeharto adalah presiden yang paling disukai dan dianggap paling berhasil dibanding lima presiden lainnya. Hasil survei nasional Indo Barometer yang bertajuk "Evaluasi 13 Tahun Reformasi dan 18 Bulan Pemerintahan SBY-Boediono" membuktikan hal itu.
Di tengah gencarnya upaya Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penghijauan dan memperluas ruang terbuka hijau (RTH) antara lain dengan mengampanyekan gerakan menanam pohon, justru masih terjadi penebangan, pembakaran dan penyiksaan pohon di beberapa tempat yang dilakukan ‘instansi’ pemerintah.
CATATAN KILAS Ch. Robin Simanullang | Pragmatisme politik yang melekat dalam jejak Partai Golkar dan partai koalisi lainnya (PAN, PPP dan PKB) kembali diperagakan dengan ikut menari dalam gendang (hajatan) partai penguasa (Partai Demokrat). Tarian Golkar itu menggeliat-geliat dalam irama gendang yang punya hajat (Demokrat), seolah-olah mereka menari dalam hajatan sendiri.[1]
Integritas petinggi KPK dipertaruhkan. Misteri bocornya Sprindik berdampak ganda. Sebuah pelajaran berharga bagi KPK, untuk tidak masuk dalam pusaran pencitraan dan popularitas (interes politik).
PRESIDEN RI JOKO WIDODO*: Tahun 2016 ini adalah Tahun Percepatan Pembangunan Nasional. Kita harus melangkah menuju Indonesia maju. Percepatan pembangunan tersebut mutlak kita perlukan. Sudah 71 tahun Indonesia merdeka, kita belum mampu memutus rantai kemiskinan, memutus rantai pengangguran, memutus rantai ketimpangan dan kesenjangan sosial.
Pertanyaan ini muncul dalam benak ketika membaca keluh-kesah Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang mengatakan korupsi di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, mewabah, semakin sistemik dan brutal. Semakin menggurita hingga ke generasi muda. Pergerakannya juga semakin cepat dan sulit terpantau sehingga butuh pengawasan yang cermat dan ketat.
Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita | Setidaknya ada tujuh alasan kekeliruan jika pemerintah menolak revisi UU KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Di antaranya, tidak memahami sifat manusia yang lazim dikenal dengan adagium â€power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutelyâ€.
Oleh Ikrar Nusa Bhakti | Di kala orang sudah bicara mengenai pertarungan politik, ekonomi, dan pertahanan internasional kurun 2014-2050, Indonesia masih berkutat pada persoalan korupsi, transisi demokrasi, otonomi daerah, dan desentralisasi yang belum tuntas sampai ke soal bagaimana masa depan otonomi khusus di tanah Papua.
Pak Presiden RI Terpilih, izinkan saya menyampaikan harapan: Cermat dan berhati-hatilah memilih anggota kabinet yang akan membantu Anda dalam lima tahun ke depan. Jangan terjebak pada pilihan dari kalangan profesional murni yang tidak memiliki sikap politik yang jelas. Sebab, jabatan menteri itu bukan jabatan (jenjang karier) profesional, melainkan jabatan politik (leadership politik).
Oleh KH Hasyim Muzadi | Semua kalangan Nahdlatul Ulama (NU) penting kiranya mengerti tentang khitah NU. Khitah sebenarnya terdiri dari tiga bagian penting, yakni (1) bagian yang mengatur jati diri NU, (2) bagian yang mengatur tentang kemandirian, (3) bagian yang mengatur soal kebebasan menentukan pilihan.
Tan Joe Hok (Hendra Kartanegara), Pelatih bulu tangkis PB Jarum Kudus / Bahagia, Jadi Kebanggaan Bangsa | 11 Agts 1937 | Ensiklopedi | T | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Barat, Juara, piala, thomas, atlit, bulutangkis
Drs. Zaenal Soedjais, Predir Pusri Holding (2001-2004), Ketua Umum DPI dan Maporina / Doktor Kebijakan Pupuk Nasional | 10 Agts 1942 | Ensiklopedi | Z | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, CEO, UGM, BUMN, Pusri, Akuntan, direktur
Dr Ir Kuntoro Mangkusubroto, Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan Reformasi (1998-1999) / Kepala BP-BRR Aceh-Nias | 14 Mar 1947 | Ensiklopedi | K | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, ITB, Menteri, Dosen, Dirut, staf ahli, PLN, Stanford
Jend Pol (Purn) Prof. Dr. Awaloeddin Djamin, MPA, Kapolri (1978-1982) - Rektor Universitas Pancasila (1983-1995) / Polisi Pertama Bergelar Profesor Doktor | 26 Sept 1927 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Profesor, Rektor, kapolri
Amelia Achmad Yani, Ketua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional / Ketua Umum PPRN (4) | 22 Des 1949 | Direktori | A | Perempuan, Islam, Jawa Tengah, Partai, Ketua Umum, PPRN
Burhanuddin Abdullah, Gubernur BI 2003-2008 / Gubernur BI Berkepribadian Kuat | 10 Jul 1947 | Direktori | B | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Unpad, Menteri, Gubernur, BI
Widjanarko Puspoyo, MA, Kepala Bulog (2001–2007) / Eh, Malah Tersandung Korupsi | 22 Apr 1949 | Direktori | W | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, UI, bulog, Trisakti, AMPI
Daniel Watu, Petani, pemusik alat musik bambu, pencipta lagu / Kerisauan Ahli Waris Musik Bambu Ngada | 1948 | Wiki-tokoh | D | Laki-laki, Kristen Katolik, Nusa Tenggara Timur, musisi, Petani, etnik, musik
Mahmud Ghaznwie, Dokter, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin / Jurus Kebal Virus | 29 Okt 1951 | Wiki-tokoh | M | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Dosen, dokter, komputer, patolog, virus
Frans Hero Making, Penyuluh perikanan / Menyuluh adalah Mengabdi | 20 Jul 1962 | Wiki-tokoh | F | Laki-laki, Lainnya, Nusa Tenggara Timur, perikanan, ikan, penyuluh, perekayasa, budidaya
Sarkasi Said (The Barron of Batik), Seniman Batik / Anak Jalanan yang Jadi Maestro Batik | 21 Mar 1940 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, , Seniman, batik, World Guiness Book of Record
Halim Perdanakusuma, Anumerta Laksamana Muda TNI AU / Gugur Saat Bertugas | 18 Nov 1922 - 14 Des 1947 | Pahlawan | H | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, pahlawan nasional, laksamana, TNI-AU, Komodor
Ki Sarmidi Mangunsarkoro, Menteri Pendidikan Nasional, 1949–1950 / Turut Membesarkan Tamansiswa | 23 Mei 1904 - | Pahlawan | K | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, pahlawan nasional, Pahlawan, menteri pendidikan, tokoh pendidikan, Tamansiswa
Andi Djemma, Kepala Pemerintahan Swapraja Luwu / Raja yang Cinta Republik | 15 Jan 1901 - | Pahlawan | A | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, pahlawan nasional, Pahlawan
Laksamana Muda TNI (Purn) John Lie, Pahlawan Nasional / | 9 Mar 1911 - 27 Agts 1988 | Pahlawan | J | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, pahlawan nasional, ALRI, Laksamana Muda
Charles Edison Silitonga, Penyanyi / Melejit Berkat Suara Melengking | 17 Nov 1950 | Selebriti | E | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Batak, Penyanyi, pop, seriosa
Istri seorang presiden dengan sendirinya mendapat kehormatan sebagai ibu negara. Bagi Ibu Ani Yudhoyono, panggilan itu tampaknya tidak hanya sekadar kehormatan, tapi juga tanggung jawab. Hal itu terlihat dari aksi kesehariannya dalam upaya membangun kehidupan bangsa.
Atlet angkat besi Indonesia, ini meraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 (10/8/2008) di kelas 56 kg dengan total angkatan 288 kg. Dia atlet pertama Indonesia yang meraih medali di ajang Olimpiade Beijing 2008. Sang Juara kelahiran Lampung, 24 Juli 1989, ini telah meraih beberapa medali di ajang nasional dan internasional.
Abdul Mukthie Fadjar SH, Prof Dr terpilih menjadi wakil ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2011. Pria kelahiran Jogjakarta, 24 Desember 1943, ini mendampingi Mohammad Mahfud MD yang terpilih menjadi ketua. Ia menggantikan Mohamad Laica Marzuki SH, Dr H yang sudah memasuki masa pensiun.