Ada hal-hal yang ikut berjalan bersama kita, meski tidak pernah diminta. Bukan kenangan yang terus dipanggil, bukan luka yang ingin dipamerkan, melainkan sesuatu yang tidak bisa begitu saja diletakkan di belakang tanpa membuat langkah terasa pincang.
Awalnya, kita mencoba berjalan seperti biasa. Kita menyusun...
Oleh Ch. Robin Simanullang | Seri 1 dari 3 | Sejak merdeka, Indonesia masih tertatih-tatih dalam upaya menyejahterakan rakyatnya dan belum mampu menegakkan kepala dalam pergaulan (kesetaraan) dunia. Mengapa? Karena selama ini, politik masih lebih dominan sebagai panglima. Bahkan, dalam hampir sepuluh tahun terakhir, justru politik pencitraan menjadi panglima. Maka, kini (Pemilu 2014), sudah saatnya Indonesia memilih pemimpin yang berani menjadikan hukum sebagai panglima.
Gagasan besar versus implementasi konkrit, normatif versus aplikatif (solutif), pendekatan deduktif versus induktif dan prosedural versus dialogis (kontekstual), tampak nyata dalam debat dua pasangan Capres-Cawapres yang bertema ’Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum’ di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014).
Pada tahun 2014, kota Jakarta akan kolaps macet total akibat pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan. Pada saat itu, siapa saja boleh beli mobil namun tak bisa keluar rumah, cukup diselimuti saja di garasi. Untuk mengatasi masalah itu, Gubernur Sutiyoso menggagas suatu pola transportasi makro. Dia pun memotivasi Rustam Effendi selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk membantunya mewujudkan obsesi itu. Itulah ikhwal awal berprosesnya reformasi total (revolusi) transportasi di Jakarta.
Oleh Dr. Bambang Kesowo , SH, LLM | Sistem presidensial dalam UUD 1945 mengacu pada kedudukan dan peran sentral presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Dia memimpin administrasi sebuah negara. Tak hanya mengendalikan pemerintahan sebagai pemimpin tertinggi eksekutif, ia juga mengepalai negara.
Pembaca! Kali ini, majalah ini tampil lebih spesial. Bukan hanya sekadar lantaran lebih tebal dari biasanya, melainkan juga karena menampilkan sosok pemimpin terbesar bangsa ini, dalam 60 tahun merdeka. Khususnya dalam hal kiprah para pemimpin itu dalam melaksanakan pembangunan.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI (1993-1998) / Pejuang Sepanjang Hayat | 15 Nov 1935 | Ensiklopedi | T | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Jenderal, Wapres, TNI, Panglima, ABRI, angkatan darat
Dr. Hamdan Zoelva, SH, MH, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi 2013-2016 / Advokat, Politisi Hingga Hakim MK | 21 Jun 1962 | Ensiklopedi | H | Laki-laki, Islam, Nusa Tenggara Barat, Unpad, Unhas, DPR, Advokat, PBB, pengacara, MK, Hakim Konstitusi
Gesang Martohartono, Pencipta dan Penyanyi Lagu Keroncong / Sebuah Legenda Maestro Keroncong | 1 Okt 1917 - 20 Mei 2010 | Ensiklopedi | G | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Maestro, Keroncong, Bengawan Solo, Pencipta Lagu, Penyanyi
Sarwata bin Kertotenooy, SH, Ketua Mahkamah Agung 1996-2000 / Ketua MA yang Tak Pernah Marah | 2 Jul 1935 - 3 Agts 2003 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, UGM, hakim agung, MA, TNI-AU
Teguh Karya, Sineas Perfilman / Suhu Teater Indonesia | 22 Sept 1937 - 11 Des 2001 | Ensiklopedi | T | Member | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Barat, sutradara, film, teater
Drs H Danny Setiawan, Msi, Gubernur Jawa Barat 2003-2008 / Gubernur Jawa Barat 2003-2008 | 28 Agts 1945 | Direktori | D | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Unpad, Gubernur
Sapto Nugroho, Relawan pengelola TK Alternatif bagi Anak-anak Miskin di Kampung Bibis Wetan, Solo / Membawa Ideologi Kenormalan | 12 Apr 1964 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Relawan, cacat, difabel, fasilitator
Rahmaniar, Baristand Industri Palembang pada seksi standardisasi dan sertifikasi (2005-sekarang) / Siap Mengantarkan Karet ke Pasar Global | 8 Okt 1967 | Wiki-tokoh | R | Perempuan, Islam, Lampung, dokter, peneliti, pengawas, karet, mutu
Ismail Marzuki, Komponis / Komponis Pejuang Legendaris | 11 Mei 1914 - 25 Mei 1958 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, pahlawan nasional, Pahlawan, Pencipta Lagu
Arie Frederick Lasut, Pendiri Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Tinggi / Berjuang Simpan Rahasia Negara | 6 Jul 1918 - 7 Mei 1949 | Pahlawan | A | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, pahlawan nasional, Pahlawan, DPR
Mr. Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono, Politisi, Pendiri Partai Katolik Indonesia / Politisi Berpendirian Teguh | 1900 - 1 Agts 1986 | Pahlawan | I | Laki-laki, Kristen Katolik, DI Yogyakarta, pahlawan nasional, Politisi, Pahlawan, Anggota DPR, Menteri, Katolik, Pemuka Agama
Cornelia Agatha, Aktris / Beralih ke Panggung Teater | 11 Jan 1973 | Selebriti | C | Perempuan, Kristen Protestan, DKI Jakarta, Penyanyi, cantik, teater, bintang iklan, bintang sinetron
Simon Dominggus Pesulima (Broery Marantik), Penyanyi, komponis, aktor / Putra Ambon Bersuara Emas | 25 Jun 1948 - 7 Apr 2000 | Selebriti | B | Laki-laki, Islam, Maluku, Komponis, Penyanyi, jazz, aktor
Elfonda Mekel, Penyanyi / Dikagumi Para Baladewa | 21 Mei 1970 | Selebriti | O | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Selatan, Penyanyi, band, Dewa 19, vokalis
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Diah Iskandar, Penyanyi / Senandung Nostalgia Connie Francis | 12 Feb 1947 | Direktori | D | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, pendiri, pengajar
KH Zainuddin Muhammad Zein, Dai dan Politisi PPP-PBR / Zainuddin MZ Meninggal | 2 Mar 1951 - 5 Jul 2011 | Direktori | Z | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Politisi, dai
Profesor Riset Dr. Ikrar Nusa Bhakti, pria kelahiran Jakarta, Minggu, 27 Oktober 1957 seorang pengamat politik dan militer yang mumpuni. Mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI) itu menjadi narasumber pers tentang kajian peristiwa politik dan militer. Pengamatan, kajian, apresiasi dan kritiknya memiliki getaran yang bisa memengaruhi sikap-tindak para politisi, pejabat publik dan militer di Indonesia.