Kita hidup di puncak sebuah peradaban yang mabuk akan rasionya sendiri. Hari ini, manusia abad ke-21 menatap langit bukan lagi untuk mencari Tuhan atau merenungkan keajaiban penciptaan, melainkan untuk menghitung jarak galaksi, memetakan satelit, dan merencanakan kolonisasi Mars. Kita mengira, dengan menggenggam rumus...
Oleh Ch. Robin Simanullang | Seri 2 dari 3 | Sepanjang sejarah Republik Indonesia (68 tahun lebih), dengan amat sedih harus kita akui, bahwa belum ada Presiden yang berani menegakkan hukum dengan benar dan adil (demi kebenaran dan keadilan). Penegakan hukum masih berada di bawah bayang-bayang kepentingan politik (kekuasaan) dan ekonomi. Politik masih selalu jadi panglima. Padahal semestinya, hukumlah yang jadi panglima (supremasi hukum).
Calon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi) memaparkan visi ekonomi berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) saat acara Debat Capres II di Jakarta, Minggu 15 Juni 2014 malam. Bagi saya, kata Jokowi, ekonomi ditujukan sebesar-besarnya untuk kemajuan rakyat. Menurutnya, itulah inti ekonomi berdikari. Dia juga menegaskan sikapnya yang selama ini hanya tunduk pada konstitusi dan aspirasi rakyat.
Gagasan besar versus implementasi konkrit, normatif versus aplikatif (solutif), pendekatan deduktif versus induktif dan prosedural versus dialogis (kontekstual), tampak nyata dalam debat dua pasangan Capres-Cawapres yang bertema ’Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum’ di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014).
Oleh Pdt. Markus Daniel Wakarry | Bangsa memerlukan pemimpin. Jikalau tidak ada pemimpin, jatuhlah bangsa. Bangsa tidak akan bertumbuh mencapai kedewasaan, tanpa kepemimpinan. Suatu bangsa yang tengah bertumbuh dan bergumul dalam dunia yang penuh goncangan dan krisis, memerlukan pimpinan yang solid, yang kekuatannya bertumpu pada asas-asas kepemimpinan yang sesuai dengan nilai-nilai dasar dan konstitusi yang dianutnya.
Oleh Imam Prawoto, MBA* | Alkisah, tersebutlah seorang manusia yang sedang berbuat dan 'berbicara' dengan sebuah karya besarnya. Untuk masa depan anak bangsa di republik ini. Sungguh taklah sulit untuk berjujur kata, bahwa tokoh ini memiliki kecerdasan, talenta dan karakter pertahanan yang sangat kuat, penuh tanggung jawab, memiliki segudang gagasan, ide dan pandangan-pandangan kebangsaan dan kenegaraan. Memiliki magnet-futurist thinking.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan, Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983) / Bapak Sosiologi Indonesia | 23 Mei 1915 - 11 Jun 2003 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, UI, pakar, sosiolog, staf ahli, FEUI
Hary Tanoesoedibjo, Presdir PT Bimantara Citra Tbk dinobatkan Warta Ekonomi sebagai salah seorang Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005. Disebut, tidak banyak orang yang sukses dalam industri media elektronik maupun cetak. Salah satunya adalah Hary Tanoesoedibjo. Tak heran bila kemudian dia dijuluki "Raja Muda Bisnis Multimedia".
DR (H.C.) Martha Tilaar, Chairman, Chief Executive Officer, dan Pendiri Martha Tilaar Group / Sariayu Bermula dari Garasi | 4 Sept 1937 | Ensiklopedi | M | Perempuan, Islam, Jawa Tengah, CEO, Pengusaha, Dirut, Jamu, Kecantikan
Wiranto, Ketua Umum Partai Hanura / Janjikan Perlindungan HAM | 4 Apr 1947 | Ensiklopedi | W | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Jenderal, Partai, TNI, ABRI, Hanura
Dr. Pdt.Markus Daniel Wakkary, Gembala Sidang GPdI Maranatha, Medan / Pendeta yang Jurnalis | 22 Jun 1943 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Barat, Wartawan, MPR, Pendeta, penasehat, staf ahli, GAMKI, Parkindo, ECFC
Joop Ave, Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (1993-1998) / Press Officer Kelas Wahid | 5 Des 1934 | Ensiklopedi | J | Laki-laki, Kristen Protestan, DI Yogyakarta, Menteri, akademi, dirjen, Pariwisata, HBS, GIKI
Yohanes Surya, Pendiri STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan) SURYA / Persiapkan Indonesia Raih Nobel 2020 | 6 Nov 1963 | Direktori | Y | Laki-laki, Kristen Katolik, DKI Jakarta, Dosen, Rektor, ilmuwan
Robinson Hamonangan Siregar, SH, Dewan Redaksi Suara Pembaruan / Pengawal Kode Etik Jurnalistik | 11 Jan 1932 - 14 Jan 2008 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, Wartawan, senior
Firmanzah, Dekan dan Guru Besar Fakultas Ekonomi (FE) UI / Dekan dan Guru Besar Termuda UI | 7 Jul 1976 | Direktori | F | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Guru Besar, Dosen, Dekan, FEUI
Adrian Bernard Lapian, Sejarawan / Nakhoda Sejarah Kelautan | 1 Sept 1929 - | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, Dosen, peneliti, sejarawan, pustakawan
Syamsiar Seman, Penulis budaya Banjar / Menjaga Budaya Banjar Lewat Buku | 1 Apr 1936 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, Dosen, Budaya, kesenian, penulis
H Luluk Sumiarso, Dirjen Minyak dan Gas Bumi, 2006-Juli 2008 / Bos Toprak dan Seni Tradisi | 5 Apr 1951 | Wiki-tokoh | L | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, staf, ahli, dirjen, seni, komisaris
Ismail Marzuki, Komponis / Komponis Pejuang Legendaris | 11 Mei 1914 - 25 Mei 1958 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, pahlawan nasional, Pahlawan, Pencipta Lagu
Supriyadi, Pemimpin PETA / Melawan Penjajah Jepang | 13 Apr 1923 - | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, pahlawan nasional, Pahlawan, Panglima, dewan
H. Ilyas Yacoub, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera Tengah (DPRST) / Dibuang ke Digul | 1903 - 2 Agts 1958 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pahlawan nasional, DPR
Haji Oemar Said Cokroaminoto, Ketua Sarekat Islam (SI) / Raja Jawa Tanpa Mahkota | 16 Agts 1883 - 17 Des 1934 | Pahlawan | O | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, SDI, SI
Titi Widoretno Warisman, Aktivis pendidikan, pemerhati masalah anak / Ingin Menjadi Hamba | 21 Jun 1964 | Selebriti | N | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Penyanyi, aktivis pendidikan, pemerhati masalah anak
Zivanna Letisha Siregar, Presenter, Putri Indonesia 2008 / Menyimpan Sejumlah Impian | 16 Feb 1989 | Selebriti | Z | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, jurnalistik, indonesia, artis, Putri, news presenter
Deddy Corbuzier seorang mentalist andal pertama dan terunggul yang dimiliki Indonesia. Untuk menghibur penonton, pria yang mengaku tidak percaya perdukunan dan paranormal ini kerap menggabungkan efek-efek psikologi, parapsikologi, mind power, mind reading, psikokinetik, dan human research pada kemampuan mentalistnya.
Aktor film Ratno Timoer (usia 61 tahun), yang memerankan Si Buta dari Gua Hantu, meninggal dunia, Minggu 22 Desember 2002 pukul 16.30 WIB, di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Jenazahnya, disemayamkan di rumah duka di Jalan Duren Tiga, No 45, Pancoran, Jakarta Selatan.