Ada orang yang bereaksi terlalu keras. Suara sedikit naik, ia langsung defensif. Kalimat kecil terasa seperti serangan. Sikap biasa terbaca sebagai penolakan.
Orang lain sering bingung, karena yang terjadi sebenarnya tidak besar. Namun reaksinya terasa besar. Dan orang itu sendiri juga sering bingung pada...
Jakarta (TI 26 Juni 2011) Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurun tajam 9,5 persen, dari tingkat kepuasaan sebanyak 56,7 persen pada Januari 2011 menjadi 47,2 persen pada Juni 2011. Penurunan tersebut dibuktikan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilaksanakan pada 1-7 Juni 2011 dengan 1.200 responden di 33 provinsi, menggunakan teknik wawancara tatap muka dan tingkat kesalahan 2,9 persen.
Oleh Pdt. Dr. Erastus Sabdono, MTh | Segala sesuatu menjadi bernilai ketika menjadi milik Tuhan. Betapapun tinggi nilai suatu barang kalau digunakan untuk kepentingan diri sendiri bukan saja menjadi tidak berarti tetapi juga laknat; sesuatu yang sangat buruk atau bencana yang sangat besar. Tetapi semurah apapun nilai suatu barang bila dipersembahkan atau digunakan untuk kepentingan Tuhan, maka barang itu akan menjadi sangat bernilai.
PENGANTAR: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Ir. Hatta Rajasa dalam pidato kebangsaannya pada temu kader PAN tingkat nasional di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (17/2/2013) mengemukakan delapan pandangan PAN untuk mewujudkan partai bernomor delapan itu memenangkan pertarungan politik 2014, baik Pemilu legislatif maupun presiden.
Dalam waktu dekat akan ada beberapa kepala daerah yang dipecat karena ikut demo bersama warganya menolak kenaikan harga BBM. Pemecatan ini bisa terjadi jika omongan Mendagri Gamawan Fauzi bisa dipegang alias tidak asbun.
Surat Terbuka Buat Kapolri | Kisruh antara Kepolisian RI (Polri) versus Komisi PembeÂrantasan Korupsi (KPK) telah mereda setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan lima poin solusi untuk mengatasinya. Kelima poin pidato Presiden di hadapan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012) malam tersebut lebih menekankan agar Polri berlapang dada ‘mengalah’.
Oleh Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH | Apakah pemerintah siap melindungi rakyat dari kebangkrutan rumah tangga? Yang jelas, tim Pak Beye belum berhasil menjalankan amanat Inpres No 1/2010 tentang BPJS. Sebaliknya, pemerintah cepat melindungi bank bermasalah dari kebangkrutan.
Oleh Try Sutrisno | Bangsa ini tidak boleh terus-terusan berada dalam kungkungan dependensi (ketergantungan), tetapi harus bisa bersikap independen secara internal, dan bersikap interdependen secara eksternal.
Syaykh Al-Zaytun Dr. Abdussalam Panji Gumilang memaparkan 'khayal' yang menurutnya realistis untuk mengakselerasi pembangunan Indonesia, tatkala PPP sudah meraih suara atau kursi parlemen 60%, dimulai tahun 2024 menuju Semesta Indonesia Raya tahun 2050. Digalang dengan politik Samudera Jaga Negara, Tirta Sangga Negara.
Khutbah Id 1343 H Syaykh al-Zaytun Panji Gumilang | Indonesia sebuah nama Karunia Ilahi dari proses berfikir dan berjuang untuk mendapatkannya, dibarengi dengan pendekatan ilmu untuk menemukan yang benar.
Ibarat soerang dokter, ia adalah 'dokter spesialis' bank bermasalah (sakit). Berhasil mengatasi kredit bermasalah di Bank Mandiri, kemudian memimpin penyehatan Bank Internasional Indonesia (BII) yang 'sekarat'. Setelah berhasil menyehatkan BII, ia lalu dipercayakan menjabat Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) yang tengah bermasalah akibat L/C fiktif Rp 1,7 trilyun.
Doktor ilmu politik ini akrab dengan dunia pergerakan sejak mahasiswa (Angkatan '66). Bahkan semasa menjabat Rektor Universitas Gadjah Mada (1998-2002), saat mahasiswa dilarang demonstrasi, dia malah turun demo bersama mahasiswa memperjuangkan reformasi. Oleh para aktivis mahasiswa, dia pun dianugerahi Bintang Jasa Utama Tokoh Reformasi Damai 1999.
Sigit Pramono, Direktur Utama BNI, 2003 / Dokter Spesialis Bank Bermasalah | 14 Nov 1958 | Direktori | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, bank, direktur, bni, Undip, Mandiri, BII
Prof. Mayling Oey-Gardiner, Ph.D, Guru Besar FEUI / Guru Besar FEUI Perempuan Pertama | 25 Feb 1941 | Ensiklopedi | M | Perempuan, Kristen Katolik, Jawa Barat, Guru Besar, Dosen, FEUI, Universitas Harvard
Ani Idrus, Pendiri Harian Waspada / Pendiri Harian Waspada | 25 Nov 1918 - 9 Jan 1999 | Ensiklopedi | A | Perempuan, Islam, Sumatera Barat, pendiri harian waspada, jurnalistik
Pendeta DR Fridolin Ukur, Pendeta Emiritus Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) / Pendeta Penyair Wajah Cinta | 5 Apr 1930 - 26 Jun 2003 | Ensiklopedi | F | Laki-laki, Kristen Protestan, Kalimantan Tengah, penyair, TNI, Dosen, Rektor, Pendeta, kolumnis, Injil
Melky Goeslaw, Penyanyi dan Pencipta Lagu / Musisi yang Disegani | 7 Mei 1947 - 20 Des 2006 | Direktori | M | Laki-laki, Kristen Protestan, Maluku Utara, musisi, Pencipta Lagu, Penyanyi
La Ode Ida, Wakil Ketua DPD, 2004-2014 / Politikus Pendukung FPI | 12 Mar 1961 | Direktori | L | Laki-laki, Islam, Sulawesi Tenggara, PAN, DPD, FPI, Kendari, Sultra
Nasruddin Hars, Ketua PWI Jaya periode 1987-1991 / Mantan Ketua PWI Jaya | 1942 - 26 Jun 2005 | Direktori | N | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, Wartawan, PWI, pemred, Lemhannas
Prof Dr Paulus Wirutomo, Guru Besar FISIP Universitas Indonesia / Sosiolog Universitas Indonesia | 29 Mei 1949 | Direktori | P | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Tengah, UI, sosiolog
Frans Hero Making, Penyuluh perikanan / Menyuluh adalah Mengabdi | 20 Jul 1962 | Wiki-tokoh | F | Laki-laki, Lainnya, Nusa Tenggara Timur, perikanan, ikan, penyuluh, perekayasa, budidaya
Eko Widaryanto, Pengusaha, Dosen, Peneliti / Berdaya dengan Energi Nabati | 17 Jan 1957 | Wiki-tokoh | E | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pengusaha, Dosen, peneliti
KH Abdul Muhaimin, Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummahat, Kotagede, Yogyakarta / Merangkai Keberagaman | 13 Mar 1953 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Pondok Pesantren, pendiri, Pengasuh
Surono, Kepala Pusat Vulkanogologi dan Mitigasi Bencana Goelogi (2006) / Ahli Gunung Merapi | 8 Jul 1955 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, peneliti, mitigasi, gunung berapi
Sultan Syarif Kasim II, Sultan Siak ke-12, Pahlawan Nasional / Nasionalis dari Bumi Lancang Kuning | 1 Des 1893 - 23 Apr 1968 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Riau, Pahlawan, Sultan, belanda, kerajaan, penjajah, siak, penasihat
Raden Mas Suryo, Gubernur Jawa Timur / Gubernur di Balik Pertempuran Surabaya | 9 Jul 1898 - 10 Sept 1948 | Pahlawan | R | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, Gubernur, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, DPA
Supeno, Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam kabinet Hatta / Politisi Berpendirian Teguh | 12 Jul 1916 - 24 Feb 1950 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, , pahlawan nasional, Pahlawan, AMS
Syekh Yusuf Tajul Khalwati, Pahlawan Nasional / Giat Syiarkan Islam di Pembuangan | 3 Jul 1626 - 23 Mei 1699 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, Pejuang, belanda, dakwah, penjajah, pembuangan
Muhammad Rivai Riza, Produser, sutradara, penulis naskah / Ikut Memajukan Perfilman Indonesia | 2 Okt 1970 | Selebriti | R | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, sutradara, produser, penulis naskah
Pencipta lagu dan penyanyi bersuara khas yang berjaya di tahun 1980 hingga 1990-an ini banyak mengorbitkan penyanyi seperti Dian Piesesha, Maya Rumantir, Hetty Koes Endang dan Meriam Bellina. Selain mencipta dan menyanyikan lagu-lagu Indonesia populer, Pance Pondaag juga mencipta dan menyanyikan lagu-lagu rohani. Karyanya tak lekang dimakan zaman bahkan setelah kepergiannya menghadap Sang Khalik.
Dia adalah konseptor, kreator, dan developer pelatihan etos kerja pertama di dunia. Dijuluki sebagai Mr Ethos, Guru Etos Indonesia, bahkan Bapak Etos Indonesia. Pendiri dan pemimpin Institut Darma Mahardika ini, di dunia pengembangan kualitas SDM, dikenal seorang suhu, guru besar, grand master training yang berkompetensi memberikan lisensi dan sertifikasi bagi lembaga dan orang lain untuk menyelenggarakan program-program pengembangan SDM berbasis etos kerja.
Tak ada yang mengira kalau dara ini salah satu sosok penting di balik suksesnya Indonesia mengekspor beras organik untuk pertama kali. Dia akrab dengan petani. Ia bersentuhan langsung dengan mereka. Dia juga bukan tipikal pengusaha yang gemar menekan petani kecil. Hermas E Prabowo.