Prolog Supranalar: Mendewakan Logika, Memenjarakan Jiwa

Kita hidup di puncak sebuah peradaban yang mabuk akan rasionya sendiri. Hari ini, manusia abad ke-21 menatap langit bukan lagi untuk mencari Tuhan atau merenungkan keajaiban penciptaan, melainkan untuk menghitung jarak galaksi, memetakan satelit, dan merencanakan kolonisasi Mars. Kita mengira, dengan menggenggam rumus...

Menatap Wajah Sang Causa Prima YHWH-DEBATA

Ketika kesadaran manusia berhasil melompat dari konsep abstrak menuju...

Mendefinisikan Supranalar (Superreason)

Dalam arsitektur kesadaran manusia, berpikir sejatinya terbagi ke dalam...

Negara Ambivalensi Pancasila

Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita...

Spanyol Juara, Messi Mati Kutu: Kemenangan Eksistensial Sepakbola

Spanyol menunjukkan kelasnya sebagai tim kesebelasan paling solid sepanjang...

Rangkuman Sintesis: Supranalar Melangitkan Logika Membumikan Iman

Di bawah bentangan langit modernitas, manusia kerap mengira bahwa...

Supranalar Melampaui Batas Langit Logika

Buku Supranalar: Melampaui Batas Langit Logika, Sebuah Gagasan Diksi...

In Memoriam Ustad Abdul Halim: Jembatan Emas yang Berpulang

Ada orang-orang yang dihadirkan Tuhan ke dunia bukan untuk...

Supranalar: Konstruksi Berpikir Baru

Guna memaknai seluruh rangkaian pengajaran ‘Supranalar’ dalam Alkitab, kita...

Trending Hari Ini
Lorong Kata

Daftar Tulisan

Buku | History

Mitologi Pustaha dan Surat Batak

Mitologi Batak mengisahkan adanya dua jenis Pustaha Batak yang...

Asal Kata Danau Toba, Tapanuli dan Tanah Batak

Kata Tao, Toba dan Tapian (Tao na Uli, Toba...

Awal Silsilah Marga Batak

Silsilah (Tarombo) Suku Bangsa Batak adalah kearifan Mitologi Batak...

Kekerabatan, Silsilah dan Puak Batak

Bangso Batak menganut dua bentuk kekerabatan yakni kekera­batan genealogis...

Topik Pilihan

Simposium Hari Pendidikan Nasional 2025: Dari Al-Zaytun Menuju Indonesia Emas

Selama tiga hari di Kampus Al-Zaytun, Simposium Hari Pendidikan...

Pancasila, di Mana Kini Berada?

TI 1/6/2011 | Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip dan dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik. Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila? Di manakah Pancasila kini berada?

Ternyata Segini IQ Orang Indonesia

Dalam sepuluh tahun terakhir, IQ rata-rata orang Indonesia tidak...

Prof. Yohanes Surya: Rahasia yang Mengubah Anak Biasa Jadi Juara Dunia

Apa yang bisa membuat seorang anak dari pedalaman Papua,...

Catatan Kilas

Supranalar, Sebuah Gagasan Diksi

Oleh Ch. Robin Simanullang || Melampaui Batas Logika: Mengapa Kita...

Misteri Bocornya Sprindik

Integritas petinggi KPK dipertaruhkan. Misteri bocornya Sprindik berdampak ganda. Sebuah pelajaran berharga bagi KPK, untuk tidak masuk dalam pusaran pencitraan dan popularitas (interes politik).

Negara Ambivalensi Pancasila

Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita...

Pengantar Buku Life Begins at Seventy

Apa kearifan-kearifan yang mencerahkan dari Syaykh Al-Zaytun AS Panji...

Opini

Ketika Duka Menjadi Cahaya: Membaca Jumat Agung dalam Kesadaran Bangsa

Oleh: Ali Aminulloh Hari ini, 3 April 2026, ketika dunia...

Tantangan Hukum Indonesia di Era Globalisasi

Di era globalisasi, hukum di Indonesia berupaya memberikan kepastian...

Telah Terjadi Degenerasi Demokrasi

Oleh Prof. Dr. Komaruddin Hidayat | Dua jebakan besar selalu menghadang agenda pembangunan demokrasi: disfungsionalitas dan degenerasi demokrasi. Indonesia terjatuh pada yang kedua karena komitmen bersama di antara elite parpol lemah untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara secara sehat. Orang mulai sinis dengan mantra demokrasi dan reformasi karena buah yang ditunggu-tunggu serta dijanjikan tak kunjung muncul.

Bobot Kepemimpinan

Siapakah yang layak disebut tokoh Indonesia dan apa kriterianya? Pertanyaan ini sering kami terima dari berbagai kalangan. Termasuk pertanyaan klise dari para tokoh: "Apakah saya sudah layak disebut tokoh Indonesia?" Jawaban kami sederhana: Tokoh Indonesia itu ialah semua pemimpin formal dan informal Indonesia tanpa pembatasan tingkatan. Sebab seorang kolonel bisa mengukir prestasi yang oleh seorang jenderal belum tentu bisa (pernah) melakukannya.

Terbaru

Populer Minggu Ini

Try Sutrisno

Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI (1993-1998) / Pejuang Sepanjang Hayat | 15 Nov 1935 | Ensiklopedi | T | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Jenderal, Wapres, TNI, Panglima, ABRI, angkatan darat

AS Panji Gumilang

Syaykh Abdussalam Panji Gumilang, Pendiri dan Syaykh Al-Zaytun / Tokoh Pembawa Damai dan Toleransi | 30 Jul 1946 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, panji gumilang, al-zaytun, Pluralisme, Toleransi, Perdamaian, Guru, Pesantren, damai

Ikrar Nusa Bhakti

Prof (Ris) Ikrar Nusa Bhakti, PhD, Profesor Riset Politik LIPI / Pengamat Politik dan Militer | 27 Okt 1957 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, UI, pengamat, peneliti, pakar, LIPI

Roy Suryo

RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia

Zainuddin MZ

KH Zainuddin Muhammad Zein, Dai dan Politisi PPP-PBR / Zainuddin MZ Meninggal | 2 Mar 1951 - 5 Jul 2011 | Direktori | Z | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Politisi, dai

Stigmatisasi Late, Elat dan Teal

Late, elat dan hosom (iri, dengki, sirik, benci, cemburu,...

Mus Mujiono

Mus Mujiono, Musisi / George Benson Indonesia | 5 Mar 1960 | Selebriti | M | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Timur, musisi, jazz

Kuis Kepribadian Presiden RI

🔥 Teratas: Habibie (23.2%), Jokowi (19.3%), Gusdur (16.3%), Megawati (10.5%), Soeharto (9.2%)

Beli Buku Hita Batak A Cultural Strategy
Beli Buku The Story of Simplicity Mayjen TNI Dr Suyanto

Follow us

0FansSuka
50,300PengikutMengikuti
2,883PelangganBerlangganan

Ensiklopedi

BM Diah

Burhanuddin Mohammad Diah, Wartawan / Wartawan Nasionalis Tiga Zaman | 7 Apr 1917 - 10 Jun 1996 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, Wartawan, Duta Besar, pendiri, media

Soeharto

Data Singkat Jenderal Besar TNI HM Soeharto, Presiden RI Kedua...

Abdul Haris Semendawai

Abdul Haris Semendawai, S.H., LLM lahir di Ulak Baru...

Sapardi Djoko Damono

Prof. Sapardi Djoko Damono, Guru Besar Sastra dan Pendiri HISKI / Penyair Kaliber Dunia | 20 Mar 1940 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, penyair, Sastrawan, penulis, sastra

Direktori

Rhoma Irama

Raden Oma Irama, Penyanyi dangdut / Revolusi Si Raja Dangdut | 11 Des 1946 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, film, aktor, Penyanyi dangdut

Chrisye

Chrismansyah Rahadi, Musisi, Pencipta Lagu / Penyanyi Pop Legendaris | 16 Sept 1949 - 30 Mar 2007 | Direktori | C | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, musisi, Pencipta Lagu, Penyanyi

Slamet Abdul Sjukur

Slamet Abdul Sjukur, Musisi, Komposer / Seniman Eksentrik Penentang Arus | 30 Jun 1935 | Direktori | S | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, musisi, Seniman, kreatif, eksentrik

Joko Sasmito

Joko Sasmito, Peneliti, Penemu Biochip / Penemu Biochip Kedokteran | | Direktori | J | Laki-laki, Islam, , Penemu, peneliti, biochip, kedokteran

Wiki Tokoh

Andi Irmanputra Sidin

Dr. Andi Irmanputra Sidin, Pengamat Hukum Tata Negara / Cetusan Hati Pengagum Prabowo | | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, Sumatera Selatan, pengamat, ahli, pakar, Hukum Tata Negara

Christian Mara

Christian Mara, Seniman / Seni Dayak Christian Mara | 21 Jul 1967 | Wiki-tokoh | C | Laki-laki, Lainnya, Kalimantan Barat, Seniman, pembuat alat musik

Rafendi Djamin

Rafendi Djamin, Pendiri Indonesias Forum for Human Dignity (InFoHD), Amsterdam, Belanda / Hidupkan HAM ASEAN | 7 Nov 1957 | Wiki-tokoh | R | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pendiri, aktivis, HAM

Wawan Susetya

Wawan Susetya, Penulis / Proses Pencarian Seorang Penulis | 1 Des 1969 | Wiki-tokoh | W | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Wartawan, Dosen, penulis

Bio Populer

Pahlawan

Sutoyo Siswomiharjo

Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, Komandan Batalyon I CPM (1950) / Gugur Dianiaya G-30-S/PKI | 23 Agts 1922 - 1 Okt 1965 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Pahlawan, komandan, Pahlawan Revolusi, HIS, Mayjen

Urip Sumoharjo

Letjen Urip Sumohardjo merupakan sosok militer sejati yang ikut...

Ki Hajar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama / Bapak Pendidikan Nasional | 2 Mei 1889 - 28 Apr 1959 | Pahlawan | K | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Politisi, Pahlawan, Menteri, kolumnis, aktivis, Stovia, Pelopor Pendidikan, ELS

Andi Djemma

Andi Djemma, Kepala Pemerintahan Swapraja Luwu / Raja yang Cinta Republik | 15 Jan 1901 - | Pahlawan | A | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, pahlawan nasional, Pahlawan

Selebriti

Maia Estianty

Maia Estianty, Penyanyi, pencipta lagu, produser musik / Terus Meniti Kejayaan | 27 Jan 1977 | Selebriti | M | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Pencipta Lagu, Penyanyi, cantik, artis, bintang iklan

Adi Bing Slamet

Ferdinand Syah Akbar, Penyanyi, Aktor / Berangkat dari Penyanyi Cilik | 6 Mar 1967 | Selebriti | A | Laki-laki, Islam, , Penyanyi, aktor

Nicholas Saputra

Nicholas Saputra, Aktor / Idola Kaum Perempuan | 24 Feb 1984 | Selebriti | N | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, film, aktor, ganteng

Tasya

Shafa Tasya Kamila, Penyanyi, bintang iklan, aktris / Terkenal sebagai Penyanyi Cilik | 22 Nov 1992 | Selebriti | T | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, cantik, bintang iklan, bintang sinetron, penyanyi cilik

Sedang Dicari

Sherly Tjoanda

Sherly Tjoanda bukan sekadar Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara...

Ibu dari Tiga Anak, Ibu untuk Satu Provinsi

Sherly Tjoanda bukan sekadar Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara...

Ikrar Nusa Bhakti

Prof (Ris) Ikrar Nusa Bhakti, PhD, Profesor Riset Politik LIPI / Pengamat Politik dan Militer | 27 Okt 1957 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, UI, pengamat, peneliti, pakar, LIPI

Bagong Kussudiardja

Bagong Kussudiardja, Koreografi dan Pelukis / Begawan Seni itu Telah Tiada | 9 Okt 1928 - 15 Jun 2004 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Kristen Katolik, DI Yogyakarta, Seniman, pelukis, Koreografi

Berita Sorotan