Manusia hidup dengan nalar, tetapi tidak hanya melalui nalar.
Titik JernihSupranalar dan Sistem Sunyi adalah dua jalan independen yang berjumpa di batas nalar: Supranalar membuka ruang epistemik bagi makna, iman, dan transendensi setelah akal bekerja, sedangkan Sistem Sunyi menata gerak batin agar keterbukaan itu...
Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (10/2/2011) | Bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang tercermin dari sikap ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, berpolitik itu sebuah kepastian, ada visi dan prinsip yang teguh. Sikap ini seringkali dimanfaatkan partai dan politisi lain demi kepentingan politik mereka, terutama politik transaksional. Tampaknya, PDIP juga menyadari hal ini, sehingga dalam implementasi prinsipnya sudah semakin matang.
Sejak 2008, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyatakan diri sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan sekaligus melakukan Aksi Pakta Integritas. KPK pun mendukung dan bahkan memberi 'penghargaan' sebagai peringkat pertama kementerian berintegritas terbaik pada 2009-2010. Ternyata, WBK dan pakta integritas itu bodong, alias Omdo (Omong Doang). Oleh Ch. Robin Simanullang
CATATAN CH. ROBIN SIMANULLANG | KPK itu menggenggam kewenangan luar biasa maka integritas pimpinan KPK semestinya harus lebih tinggi daripada penegak hukum lainnya. Kewenangan luar biasa itu juga menuntut tidak adanya toleransi (zero tolerance) atas kelalaian sekecil apa pun bagi pimpinan KPK; Mereka harus jadi panutan dan teladan bagi penegak hukum lain.
Pada tahun 2014, kota Jakarta akan kolaps macet total akibat pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan. Pada saat itu, siapa saja boleh beli mobil namun tak bisa keluar rumah, cukup diselimuti saja di garasi. Untuk mengatasi masalah itu, Gubernur Sutiyoso menggagas suatu pola transportasi makro. Dia pun memotivasi Rustam Effendi selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk membantunya mewujudkan obsesi itu. Itulah ikhwal awal berprosesnya reformasi total (revolusi) transportasi di Jakarta.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Namanya terukir sebagai pencipta lagu nasional 'Bangun Pemudi Pemuda'. Judul lagu itu tampaknya selalu menjadi obsesi pria suku Batak kelahiran Parlombuan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 8 September 1920 itu. Hal itu setidaknya tercermin dari Karya Paparnya berjudul Membangun Manusia Pembangunan, saat menerima gelar Doctor Honoris Causa (DR. HC) atas pengabdiannya selama 60 tahun di bidang pendidikan dari Saint John University, 10 Februari 2001 di Jakarta.
H. Adam Malik Batubara, Wakil Presiden RI (1978-1983) / Si Kancil Pengubah Sejarah | 22 Jul 1917 - 5 Sept 1984 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, Sumatera Utara, Wartawan, Sumatera Utara, Wakil Presiden, Keua MPR, Menlu, Diplomat, Antara, Pematang Siantar
Prof. Dr. Ali Wardhana, Menteri Keuangan RI (1968-1983) & Menko Ekuin Wasbang (1983-1988) / Menkeu RI Selama 10 Tahun | 6 Mei 1928 | Ensiklopedi | A | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Guru Besar, UI, Dekan, Menkeu
Maruarar Siahaan, S.H, Hakim Mahkamah Konstitusi / Tak Sangka Jadi Hakim MK | 16 Des 1942 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, UI, hakim, MK, Hakim Konstitusi, MA, Ikahi
Agum Gumelar, Mantan Menteri Perhubungan / Siap Melaksanakan Amanah Rakyat | 17 Des 1945 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Menteri, PSSI, Lemhannas, KONI
Christophorus Apolinaris Eka Budianta Martoredjo, Penulis, Penyair, Aktivis Lingkungan Hidup / Antara Puisi dan Lingkungan | 1 Feb 1956 | Direktori | E | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Timur, penyair, UI, penulis, Aktivis Lingkungan Hidup
Seno Gumira Ajidarma, Wartawan, Fotografer, Penulis / Pembangkang yang Sastrawan | 19 Jun 1958 | Direktori | S | Laki-laki, Islam, , Wartawan, Novelis, cerpen, penulis, sastra, fotografer, novel
Ratna Dewi Antarina SF Amir, Managing Director HighScope Indonesia / Direktur Pengelola HighScope Indonesia | 8 Jun 1962 | Direktori | A | Perempuan, Islam, , Pengusaha, Dosen, Pendidikan, UI, sekolah, bisnis, pendidik, FEUI
Irwandi Yusuf, Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (2007-2012) / Gubernur Aceh 2007-2012 | 2 Agts 1960 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, Nanggroe Aceh Darussalam, Dosen, Gubernur, NAD
Muhammad Mahendradatta, SH, MA, MH, Pengacara, Mantan Koordinator TPM / Mencuat Tangani Kasus Teroris | 11 Jan 1962 | Wiki-tokoh | M | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Advokat, hukum, pengacara, TPM, Teroris
Rahmaniar, Baristand Industri Palembang pada seksi standardisasi dan sertifikasi (2005-sekarang) / Siap Mengantarkan Karet ke Pasar Global | 8 Okt 1967 | Wiki-tokoh | R | Perempuan, Islam, Lampung, dokter, peneliti, pengawas, karet, mutu
Djony Teedens, Kepala Bagian Kemitraan Dinas Parawisata dan Budaya NTT / Pemerhati Teori Musik Tradisi NTT | 11 Feb 1958 | Wiki-tokoh | D | Laki-laki, Lainnya, Nusa Tenggara Timur, sasando, musik tradisi
Letnan Jenderal Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono, Atase Militer RI di Negara Belanda (1950) / Fasih Tiga Bahasa Internasional | 20 Jan 1924 - 1 Okt 1965 | Pahlawan | M | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, letjen, Pahlawan Revolusi, HBS, TNI-AD, TKR, Atase
Marsma TNI Anumerta R. Iswahyudi, Wakil AURI pada Komandemen Tentara Sumatera / Penerbang Kebanggaan AURI | 15 Jul 1918 - 14 Des 1947 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, pahlawan nasional, Pahlawan, instruktur, AURI
Laksamana Muda TNI (Purn) John Lie, Pahlawan Nasional / | 9 Mar 1911 - 27 Agts 1988 | Pahlawan | J | Laki-laki, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, pahlawan nasional, ALRI, Laksamana Muda
Cipto Mangunkusumo, Mendirikan Indische Partij (1912) / Dokter Pendiri Indische Partij | 4 Mar 1886 - 8 Mar 1943 | Pahlawan | C | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Pahlawan, bumiputera, Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah, Pemain film dan sinetron / Eksis Hingga Akhir Hayat | 31 Agts 1939 - 25 Nov 2010 | Selebriti | I | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, pemain film, sinetron, aktris
Mantan personil grup vokal AB Three yang kemudian memilih bersolo karir ini suaranya khas dan gayanya centil. Karirnya sebagai solois mulai meredup seiring dengan bermunculannya penyanyi pendatang baru. Justru yang menonjol adalah sorotan media tentang kehidupan pribadinya.